Berita OKU Selatan
Gudang di Bumi Agung Jaya OKU Selatan Terbakar, Kerugian Mencapai Puluhan Juta
Beruntung, berkat respons cepat tim pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari 10 menit.
Penulis: CHOIRUL RAHMAN | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Satu unit gudang milik warga di Desa Bumi Agung Jaya, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten OKU Selatan, dilalap si jago merah pada Selasa (15/7/2025) sekitar pukul 11.20 WIB.
Beruntung, berkat respons cepat tim pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari 10 menit.
Gudang yang diketahui milik Cahyo (55), seorang wiraswasta, berada di Jalan Rumah Sakit, Dusun 3.
Insiden ini menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp25 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan OKU Selatan, Wily Agus, ST, MT, MM, mengatakan pihaknya menerima laporan dari anggota Polri yang berada di lokasi.
Menindaklanjuti informasi tersebut, satu unit mobil pemadam dikerahkan dari Pos Sektor Muaradua dengan dukungan penuh dari personel gabungan, termasuk TNI dan Polri.
"Begitu kami mendapatkan laporan dari aparat kepolisian, tim langsung bergerak ke lokasi. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 10 menit. Ini semua berkat kesiapsiagaan personel kami serta bantuan warga dan aparat setempat," ujar Wily, Selasa (15/07/2025).
Baca juga: Kebakaran di Desa Tanjung Ning Simpang Empat Lawang, 3 Korban Derita Kerugian Hingga Rp 400 Juta
Baca juga: Kebakaran di Desa Tanjung Sejaro OI,Rumah Ariansyah Hangus Terbakar Diduga Korsleting Listrik
Menurutnya, keberhasilan pemadaman cepat ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat kebakaran.
"Upaya ini bukan hanya kerja Damkar, tetapi juga kolaborasi lapangan yang baik. Kami terus berkomitmen meningkatkan kecepatan tanggap darurat, termasuk melalui pelatihan berkala dan penempatan pos damkar strategis di wilayah-wilayah rawan," tambahnya.
Wily juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau.
"Tak lupa saya juga mengingatkan bahwa pentingnya pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dan tidak membakar sampah sembarangan," pungkasnya.
Sebanyak 12 personel dari Damkar OKU Selatan terlibat dalam operasi pemadaman.
Setelah api berhasil dijinakkan, tim melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang bisa memicu kebakaran ulang.
Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Namun dugaan awal menyebutkan adanya korsleting listrik di dalam gudang tersebut.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Pemugaran Candi Jepara OKU Selatan Ditargetkan Selesai November 2025, Disiapkan Jadi Wisata Sejarah |
![]() |
---|
Pemkab OKU Selatan Matangkan Soal Kebijakan Tambahan Penghasilan Pegawai Bagi Para ASN |
![]() |
---|
Buat Masyarakat Resah, Pemuda di OKU Selatan DItangkap Polisi Karena Jadi Pengedar Sabu |
![]() |
---|
Penggerebekan di Pondok, Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Gunung Tiga OKU Selatan |
![]() |
---|
Bawa Kabur Kompor Hingga Ijazah, Pembobol Kontrakan Karyawan Swasta di OKU Selatan Ditangkap Polisi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.