Berita Selebriti
Ikhlasnya Paula Verhoeven Relakan Wong Menangkan Hak Asuh Anak, Berharap Jadi Orang Tua Bijaksana
Bagi Paula Verhoeven saat ini hanya berharap agar dirinya dan Baim Wong bisa kompak menjadi orang tua yang bijaksana demi mengutamakan Kiano dan Kenzo
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM- Paula Verhoeven telah memasrahkan hak asuh kedua anaknya yang jatuh ke mantan suaminya, Baim Wong.
Diketahui, Paula Verhoeven mengajukan banding atas putusan perceraiannya dengan Baim Wong ke Pengadilan Tinggi Agama Jakarta Selatan .
Adapun hasil putusan banding menyatakan Baim Wong memenangkan hak asuh anak.
Bagi Paula Verhoeven saat ini, ia hanya berharap agar dirinya dan Baim Wong bisa kompak menjadi orang tua yang bijaksana.
Baca juga: Demi Mental 2 Anaknya, Paula Verhoeven Tak Ajukan Kasasi PK, Ikhlas Hak Asuh Jatuh ke Baim Wong

Hal itu semata-mata demi mengutamakan kepentingan kedua putranya, Kiano dan Kenzo.
"Saya berharap bahwa semoga saya dan ayahnya anak-anak menjadi orang tua yang bijaksana, dan selalu mengedepankan kepentingan K dan K (anak Paula dan Baim)," harap Paula, dikutip dari YouTube Cumicumi, Jumat (27/6/2025).
Paula juga berharap dirinya dapat menjalani hidupnya dengan tenang.
"Semoga kita dikasih yang terbaik dan agar anak-anak dan saya bisa menjalaninya dengan tenang dan positif," ungkap Paula.
Disinggung soal perasaannya setelah bandingnya ditolak, model berusia 37 tahun itu pilih bungkam.
"Maaf saya nggak bisa banyak berkomentar," ucap Paula.
Pun Paula enggan membeberkan soal akses dari Baim untuk bertemu sang buah hati.
Ia hanya minta doa dari publik agar diberi kemudahan.
"Tolong didoain aja," katanya.
Meski hakim berdalih mengutamakan dan merujuk pertimbangan ahli, pihak Paula tetap meragukan metode pemeriksaan yang digunakan sebagai landasan putusan tersebut.
“Terkait dengan hak asuh anak, sebenarnya hakim menilai berdasarkan pertimbangan dan konsideran hukum yang ada," kata kuasa hukum Paula Verhoeven, Alvon Kurnia Palma, dikutip Tribunnews dalam Youtube Cumicumi, Kamis (26/6/2025).
Menariknya, hakim Pengadilan Tinggi Agama juga menyebutkan bahwa dalam pertimbangan ini digunakan pendekatan lain, yakni social justice, serta memprioritaskan kepentingan terbaik bagi anak.
"Selain itu, hakim juga merujuk pada pertimbangan dari ahli, yaitu psikolog,” ujar Alvon.
Ia menyebut hakim memutuskan hak asuh jatuh ke ayah karena anak dinilai lebih dekat, namun pihaknya tetap mengkaji apakah putusan itu berdasar kuat.
“Berdasarkan hal tersebut, hakim menyimpulkan bahwa anak lebih dekat dengan ayah, sehingga memutuskan bahwa hak asuh anak diberikan kepada sang ayah."
"Namun terkait dengan putusan itu, kami tetap memberikan penilaian apakah hakim memang telah memutuskan berdasarkan dasar yang benar dan kuat,” lanjutnya.
Baca juga: SEGINI Nafkah Cerai Paula Verhoeven Harus Dibayarkan Baim Wong Pasca Tak Terbukti Istri Durhaka
Pihak Paula juga mempersoalkan metode pemeriksaan yang digunakan sebelumnya.
“Kenapa saya katakan demikian? alasannya begini: pada saat persidangan terdahulu di Pengadilan Agama, kami sebenarnya mempertanyakan soal metodologi yang digunakan. "
"Mereka menghadirkan dua orang ahli, yaitu seorang psikolog dan kami juga menghadirkan dua ahli, yakni seorang dokter anak dan seorang psikolog,” ungkap sang kuasa hukum.
Yang dipertanyakan pihak Paula ialah soal kapasitas dari psikolog dengan latar belakang SDM yang dihadirkan pihak terkait.
“Yang kami pertanyakan ialah soal kapasitas dari psikolog SDM tersebut. "
"Apakah memang seorang dengan latar belakang SDM dapat memberikan penilaian terkait perkembangan atau kondisi anak? Itu menjadi pertanyaan mendasar bagi kami,” tegasnya.
Selain itu, terkait pemeriksaan dari psikolog anak yang dihadirkan pihak terkait, pihak Paula juga menyoal proses pemeriksaan yang dilakukan.
“Selain itu, terkait dengan psikolog anak yang dihadirkan, kami juga menanyakan soal proses pemeriksaan yang dilakukan, apakah memang dilakukan observasi, wawancara, dan asesmen langsung. "
"Jawabannya memang dikatakan demikian. Kemudian disampaikan bahwa anak-anak tersebut menderita PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder) atau gangguan stres pascatrauma,” katanya.
Saat pihak Paula menanyakan alasan dari kesimpulan itu, dijawab bahwa trauma muncul karena anak disebut takut dengan ibunya yang berteriak-teriak.
Namun, pihak Paula tetap meragukan dasar dari kesimpulan tersebut.
“Saat kami tanya mengapa hal itu bisa terjadi, dijawab bahwa anak-anak itu disebut takut dengan ibunya yang berteriak-teriak. Maka dari itu muncul trauma bagi anak. Namun, yang kami pertanyakan juga adalah dasar dari kesimpulan itu. "
"Apakah ahli tersebut memang melihat langsung bahwa sang ibu memang berteriak-teriak? Atau dari mana ia mendapatkan informasi bahwa sang ibu memang berteriak-teriak hingga membuat anak merasa takut?."
"Artinya, keterangan mengenai terjadinya PTSD itu sepenuhnya berdasarkan keterangan dari pihak pemohon, bukan dari fakta yang benar-benar dilihat atau diamati secara langsung oleh ahli tersebut,” pungkas Alvon.
Hotman Paris Bicara Peluang
Pengacara kondang Hotman Paris turut menanggapi putusan hakim Pengadilan Tinggi Agama Jakarta Selatan yang menjatuhkan hak asuh anak kepada Baim Wong.
Bahkan, Hotman Paris sudah mendengar kabar jika putusan ini diambil setelah penilaian bahwa Paula Verhoeven dianggap tidak layak memegang hak asuh tersebut.
Hotman yang pernah membantu Paula ini pun masih menyayangkan sikap Baim Wong membongkar fakta tersebut.
"Putusan pengadilan sudah begitu ya itulah yang berlaku, yaudah," jelas Hotman, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (26/6/2025).
Hotman sempat berguyon jika Paula batal menjadi asisten pribadinya (Aspri) lantaran sudah tak lagi menyambung komunikasi.
"Enggak ada lagi (komunikasi), dia gak jadi jadi aspriku, ini ada yang lebih cantik," seru Hotman Paris.
Baca juga: Kok Tega Banget, Hotman Paris Sayangkan Hak Asuh Anak Jatuh Baim Wong, Ada Faktor yang Pengaruhi
Lebih lanjut, Hotman menjelaskan jika Paula mengajukan banding kasasi PK, maka itu artinya putusan hakim belum final.
"Jadi hak asuh itu belum mengikat, selama banding kasasi PK hak asuh itu belum berlaku terhadap bapaknya karena belum final, dia (Paula) banding kan? berarti belum (final)," beber Hotman.
Tak dipungkiri Hotman Paris, adanya dugaan yang pernah disampaikan Baim terhadap Paula Verhoeven bisa mempengaruhi keputusan hakim dalam banding hak asuh anak ini.
"Yang jelas, faktor di mana si cowok mengatakan dia ada kelainan. Itu kelainan bisa mempengaruhi hakim di tingkat banding, kasasi, PK untuk memberikan hak asuh kepada bapaknya," kata Hotman.
"Makanya saya bilang kok tega banget gitu loh. Itu lho yang dibilang sudah kena penyakit itu sebelum nikah, itu bisa mempengaruhi," bebernya.
Dalam hal ini, dugaan penyakit itu bisa mempengaruhi hakim untuk menyatakan layak atau tidak mengasuh anak.
"Bisa mempengaruhi hakim untuk menyatakan layak atau tidak sebagai pemegang hak asuh. Itu sangat mempengaruhi," selorohnya lagi.
Hotman sendiri mengungkapkan, bisa jadi hal tersebut memang sudah menjadi bagian dari rencana Baim Wong.
"Ya mungkin, kita enggak tahu apakah memang dari awal sudah direncanakan," bebernya.
Walaupun menguatkan, sebagai seorang praktisi hukum, Hotman tidak setuju mengungkap hal privasi untuk memenangkan sebuah kasus.
"Namun demikian, aku enggak setuju karena itu kan track record-nya. Nanti catatan-catatan, historik yang dia punya, ini berita, you punya jejak digital masa lalu kan," sesal Hotman.
Ia menyesalkan bagaimana nasib anak-anak Baim di masa depan jika mengetahui hal tersebut.
"Apalagi anak itu kalau udah gede bagaimana perasaan calon mertuanya, calon istrinya gitu loh. Itu saya kira sangat merugikan anak," tegas Hotman.
Paula Dinilai Tidak Layak
Pengadilan Tinggi Agama Jakarta Selatan memutuskan bahwa Baim Wong memenangkan hak asuh kedua anaknya pada Rabu (25/6/2025).
Putusan ini diambil setelah pertimbangan panjang, termasuk penilaian bahwa Paula Verhoeven dianggap tidak layak memegang hak asuh tersebut.
Putusan hakim itu disampaikan oleh kuasa hukum Baim Wong, Fahmi Bachmid.
Fahmi Bachmid menjelaskan bahwa awalnya Pengadilan Agama Jakarta Selatan sempat memberi kesempatan bagi Baim dan Paula untuk mengasuh anak secara bergantian, yakni 2 minggu.
“Dulunya pada saat putusan tingkat pertama di Pengadilan Agama Jakarta Selatan anak itu dikasih hak 2 minggu kepada Baim Wong, 2 minggu kepada termohon (Paula),” ujar Fahmi, dikutip Tribunnews dari kanal YouTube Intens Investigasi, Rabu (25/6/2025).
Namun, putusan itu berubah usai pihak Baim Wong ajukan banding.
Fahmi mengatakan bahwa Pengadilan menilai termohon tak layak untuk mendapatkan hak asuh anak.
"Dalam putusan ini diperbaiki karena dianggap tidak layak untuk mendapatkan hak asuh terhadap anak tersebut,” kata Fahmi.
Ia juga mengungkapkan bahwa sikap Paula yang terus membuat laporan ke berbagai pihak turut memengaruhi pertimbangan hakim.
"Tetapi tiba-tiba (Paula) ngajukan banding dan semua orang dilaporkan ke mana-mana."
"Saya tidak tahu mau dilaporkan mungkin ke PBB juga mungkin,” sindir Fahmi.
Fahmi mengungkapkan bahwa karena berbagai sikap yang ditunjukkan Paula, Pengadilan Tinggi Agama memutuskan untuk memberikan hak asuh penuh atas kedua anak kepada Baim.
Sedangkan Paula hanya diberi kesempatan untuk bertemu tanpa mendapat akses yang lebih luas, dengan berbagai pertimbangan yang tidak perlu dijelaskan lebih jauh.
“Akibatnya dengan ulah-ulah seperti itu, sekarang diputuskan oleh Pengadilan Tinggi Agama, hak asuh anak ada di tangan Baim, dua-duanya. "
"Dia (Paula) hanya dikasih akses untuk bertemu, tetapi tidak diberikan akses untuk lebih luas dari itu. Ada banyak pertimbangan, tidak perlu saya bacakan,” tegas Fahmi.
(*)
Baca berita lainnya di google news
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
VIDEO Nafa Urbach Sesumbar Relakan Gaji dan Tunjangan DPR untuk Guru usai Panen Kritikan |
![]() |
---|
Unggahan Instagram Lisa Mariana dan Suami jadi Sorotan, Isyaratkan Rumah Tangga Alami Keretakan |
![]() |
---|
Sosok Yetty Wijaya, Artis Senior Pengisi Soundtrack Catatan Si Boy V Meninggal di Usia 74 Tahun |
![]() |
---|
Lapor Polisi, Chikita Meidy Ngaku Diancam Dibunuh oleh Suaminya di Tengah Proses Perceraian |
![]() |
---|
Kecurigaan Erin Taulany Ada 'Sosok' Pengaruhi Andre Taulany Untuk Menceraikannya, Tak Mau Berpisah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.