Berita Viral

Cuek Disapa Warga saat Bersepeda, Dedi Mulyadi Minta Maaf Akui Ada Waktu Sombong, Minta Tak Diganggu

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan permintaan maaf kepada warganet yang menilai dirinya bersikap sombong tak menggubris sapaan warga

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
ig/dedimulyadi71
DEDI MULYADI MINTA MAAF-Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan permintaan maaf kepada warganet yang menilai dirinya bersikap sombong tak menggubris sapaan warga 

TRIBUNSUMSEL.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan permintaan maaf kepada warganet yang menilai dirinya bersikap sombong.
 
Hal ini buntut warga membagikan video merasa dicueki Dedi Mulyadi saat tengah bersepeda di pagi hari menyusuri area sawah di Lembur Pakuan tanpa didampingi ajudan.

Penggunggah video itu awalnya menyapa Dedi Mulyadi yang saat itu mengenakan pakaian serba putih sedang bersepeda, namun sapaan itu justru tak digubris.

Baca juga: Kritisi Kebijakan Dedi Mulyadi, Denny Cagur Minta Kaji Ulang Anak Bermasalah Dibawa ke Barak

Kini viral lantaran menuai beragam komentar hingga disebut sombong, Dedi Mulyadi pun menyampaikan permintaan maaf.

Rupanya hal itu sengaja dilakukan Dedi Mulyadi setiap pagi.

"Mohon maaf ya pada siapapun yang sering bertemu saya pada saat pagi, saya bersepeda, dan mendengarkan musik pada saat bersepeda itu, kadang saya seperti kelihatan sombong," ujarnya melalui akun Instagramnya, Dedi Mulyadi, pada Senin, (2/6/2025).

Diakui KDM, dirinya memang sombong di pagi hari karena tidak ingin diganggu oleh siapapun.

Hal itu dilakukan KDM mulai pukul 05.00 WIB hingga 08.00 atau 10.00 WIB.

"Jujur aja saya memang lagi sombong itu, demi diri saya sendiri agar diri saya bisa berelaksasi menikmati jam di mana jam itu hanya untuk diri saya sendiri, yaitu jam 05.00 sampai 08.00, kalau hari Minggu sampai jam 10.00 WIB," tuturnya.

Sebab di luar jam itu, kata KDM, dirinya tidak bisa lagi menikmati waktu untuk dirinya sendiri.

"Karena di luar itu, saya bukan untuk diri saya sendiri. Saya untuk banyak orang," tambahnya.

Maka dari itu, pagi hari adalah momen berharga yang ia gunakan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran.
 
Karena itulah satu-satunya waktu ia bisa menikmati waktu untuk dirinya sendiri.

Baca juga: Ada Warga Sumsel "Ngadu" ke Dedi Mulyadi, Herman Deru: Ortu Tak Bisa Handle Anak, Boleh Lapor Kita

Sebagai pelayan masyarakat, Dedi Mulyadi mengatakan dirinya harus selalu sehat.

"Diri saya juga harus sehat, saya tidak mungkin berpikir, bertindak untuk kepentingan orang lain manakala diri saya tidak dalam keadaan sehat," ucapnya.

Meski demikian, ia menyadari bahwa sikapnya mungkin terlihat kurang ramah di mata publik. 

Oleh karena itu, ia menyampaikan permintaan maaf atas kesan yang ditimbulkan.

"Untuk itu mohon pada semuanya mohon maaf banget kalau saya sombong, kalau saya angkuh, kalau saya cuek pada saat jam itu," katanya.

Salah satu kritik yang mencuat dari warganet menyebut Dedi Mulyadi hanya bersikap ramah jika sedang berada di depan kamera untuk membuat konten. 

Namun Dedi membantah anggapan tersebut. 

"Bukan karena ada kamera atau tidak. Saya memang menikmati momen olahraga pagi saya, dan tidak ingin diganggu oleh siapapun," tegasnya dikutip dari Tribun Jabar.

Dalam beberapa video lainnya, Dedi tampak tetap berusaha tersenyum dan melambaikan tangan meski tidak berhenti. 

Ia juga terlihat menggunakan headset saat bersepeda, yang kemungkinan membuatnya tidak mendengar sapaan warga.

"Memang jam itu untuk diri saya sendiri, demi kesehatan diri saya, dan badan saya yang sehat banyak manfaatnya untuk melayani orang banyak. Terima kasih atas pengertiannya ya, mohon maaf sekali," tutupnya.

Sebelumnya, Netizen tersebut mengunggah momen dirinya bertemu Gubernur Jawa Barat itu namun merasa diabaikan.

Lantas netizen itu menilai Dedi Mulyadi sombong saat tak ada kamera untuk membuat konten.

Namun ada juga momen Dedi Mulyadi menjawab sapaan warganya.

"Pagi pak," kata seorang wanita.

"Pagi," jawab KDM sambil terus mengayuh sepedanya melewati wanita itu.

Kemudian saat dipepet oleh pengendara motor, Dedi Mulyadi terlihat enggan menoleh meski sudah dipanggil.

Rupanya KDM menggunakan headset sehingga suara pengendara motor itu tidak terdengar.

Meski begitu, di tengah kayuhannya Dedi Mulyadi tetap berusaha tersenyum meski tidak menjawab sapaan warga.

Bahkan saat on frame di kamera warga, KDM hanya mengucapkan terima kasih sambil melambaikan kamera.

"Nuhun ya, salam, nuhun," katanya sambil tersenyum.

Kemudian saat melintas di tengah ramainya warga yang menunggu dirinya di sisi jalan, KDM pun tampak enggan berhenti.

(*)

Baca berita lainya di google news

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved