Berita Lubuklinggau

100 Hari Kerja Wali Kota Lubuklinggau Didemo Mahasiswa, Tagih Realisasi Janji Kampanye

Aktivis mahasiswa mengkritisi soal capaian 100 hari kinerja pemerintahan Wali Kota H Rachmat Hidat (Yoppy Karim) dan H Rustam Effendi.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
DEMO MAHASISWA -- Massa mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di kantor Wali Kota Lubuklinggau, Senin (26/5/2025) siang. Ditemui langsung Wali Kota Lubuklinggau, Yoppy Karim, massa menagih janji realisasi saat kampanye. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis 


TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Massa mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di kantor Wali Kota Lubuklinggau, Senin (26/5/2025) siang

Aktivis mahasiswa dari gabungan sejumlah organisasi ini mengkritisi soal capaian 100 hari kinerja pemerintahan Wali Kota H Rachmat Hidat (Yoppy Karim) dan Wakil Wali Kota H Rustam Effendi.

Mereka menilai kinerja Yoppy Karim dan Rustam Effendi ini masih jauh dari harapan dan belum memberikan gebrakan program yang meyakinkan. 

Bahkan, di aksi tersebut, mahasiswa memberikan simbol kekecewaan karena mereka menganggap belum ada satupun janji wali kota dan wakil wali kota terealisasi.

Mereka juga menyanyikan lagu yel-yel 'Botak Peci Takut Kami' lagu tersebut mereka nyanyikan di tengah aksi demo ketika menyambut kedatangan Wali Kota Lubuklinggau.

Teguh Koordinasi Aksi saat menyampaikan tuntutannya meminta wali kota menuntaskan janji politik Linggau Juara jangan hanya seremoni belaka.

"Tuntutan anggaran RT, tunaikan gaji RT sesegera mungkin stop KKN birokrasi di kota Lubuklinggau dan tuntaskan permasalahan sampah di kota Lubuklinggau," ungkapnya pada wartawan.

Baca juga: Pengakuan AY Guru SMKN 1 Lubuklinggau Bantah Lecehkan Siswinya, Jadi Tersangka Perbuatan Asusila

Kemudian mereka menyoroti tunaikan janji umum, tunaikan janji pelunasan hutang BPJS, stop event yang  tidak bermanfaat yang menghamburkan uang APBD.

"Tuntaskan seragam gratis sekolah, perbaiki pelayanan kesehatan kota Lubuklinggau, selesaikan masalah kriminalisasi di Kota Lubuklinggau," ujarnya.

Kemudian merek juga menyoroti truk angkutan batu bara yang melintas bebas di tengah Kota Lubuklinggau setiap hari.

"Setop angkutan batu bara, tutup total hiburan malam tak berizin dan prostitusi," ujarnya.

Sementara, Wali Kota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat menyampaikan terkait tuntutan yang mahasiswa dari sekian banyaknya tuntutan itu ada tiga hal yang menjadi catatannya.

"Kami tangkap ada tiga kegiatan yang ia catat, sampah,  kesehatan dan angkutan batu bara serta hiburan malam," ungkapnya.

Yoppy mengatakan, bila kinerjanya memang tidak banyak dipublikasikan, mulai pendidikan saat ini pihaknya sedang menyiapkan anggaran seragam gratis.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved