Berita Palembang
Mundur Saat Ditertibkan, PKL di Pasar Lemabang Kembali Maju ke Pinggir Jalan Saat Satpol PP Pergi
Setelah diimbau, para PKL terlihat mundur dari pinggir jalan yang menyebabkan kemacetan.
Penulis: Angga Azka | Editor: Slamet Teguh
Laporan wartawan Sripoku.com, Angga
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Usai viral di media sosial, satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Palembang mengimbau para pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Lemabang yang berjualan di pinggir jalan untuk mundur agar tidak menghalangi para pengendara yang melintas pada Selasa (20/5/2025), pagi.
Setelah diimbau, para PKL terlihat mundur dari pinggir jalan yang menyebabkan kemacetan.
Namun, setelah Pol PP tidak lagi mengawasi para pedagang, PKL tersebut kembali berjualan di pinggir jalan dan bentor (becak motor) masih ada yang menunggu penumpang di pinggir jalan sehingga membuat perlambatan kendaraan kembali terjadi.
Mamat, salah satu pengendara yang melintasi jalan ini, mengungkapkan jika saat ada Pol PP semua pedagang tertib mundur namun saat tidak ada yang mengawasi lagi, ada beberapa oknum pedagang yang kembali berjualan.
"Barulah mau enak pagi tadi lewat jalan ini, tapi agak siang dikit sudah ada lagi pedagang dan bentor yang menunggu penumpang," ungkap Mamat, saat dijumpai di lokasi.
Mamat juga mengungkapkan jika para pedagang harus ditunggu hingga siang hari barulah lalu lintas menjadi kondusif.
"Kalau tidak diawasi ya pasti mereka kembali lagi, karena mereka juga sudah lama mendengar akan diamankan namun belum ada tindakan dari pihak Satuan Polisi Pamong Praja," katanya.
Baca juga: Sering Buat Macet, PKL di Pasar Lemabang Palembang Resahkan Para Pengendara yang Melintas
Baca juga: Kondisinya Sangat Mengkhawatirkan, Pasar Lemabang Bakal Dirapikan Pemkot Palembang
Sedangkan Samu, salah satu pedagang mengungkapkan jika para pedagang telah menuruti apa yang dihimbau oleh pihak pol PP.
"Kita pagi tadi mundur dari tempat biasa berjualan, ada juga yang pindah kedalam karena takut diamankan tapi kami hanya mundur," ungkap Samu, sambil melayani pembeli, pada Selasa (20/5/2025).
Ia juga mengungkapkan jika ia sudah lama berjualan di pinggir jalan pasar Lemabang, jika hendak pindah ia berharap pemerintah memberikan solusinya.
"Sudah lama berjualan disini," katanya.
Sedangkan salah satu pengendara bentor, Badar mengungkapkan jika saat memarkirkan bentornya dipinggir jalan akan cepat mendapat penumpang.
"Kitakan berebutan untuk mendapat penumpang jadi siapa cepat dia dapat," kata Badar.
Namun, adanya bentor dan pedagang kaki lima dipinggir jalan ini sangat mengkhawatirkan para pejalan kaki salah satunya ibu rumah tangga, yaitu Ratu, yang sangat mengkhawatirkan jika tesenggol mobil apalagi saat kontainer sedang melintas.
"Deket nian ban kontainer itu dengan badan kita, " kata Ratu.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Lagi Nyebrang, Pasutri Lansia Pencari Rongsokan di Palembang Ditabrak Motor Hingga Masuk Rumah Sakit |
![]() |
---|
Bulog Sumsel Babel Pastikan Pasokan Beras SPHP Aman, Stok di Gudang Cukup Hingga 10 Bulan ke Depan |
![]() |
---|
Pria di Palembang Curi Laptop & TV di MTS Miftahul Jannah Kenten Banyuasin, Uangnya Untuk Beli Sabu |
![]() |
---|
Sensasi Berbeda 'Kedai Sedolor Mancing' Palembang, Bisa Mancing Sambil Menikmati Jembatan Ampera |
![]() |
---|
Pemkot Palembang Bakal Perbaiki Jalan Setapak Bertiang di Kalidoni Palembang, 5-6 Bulan Selesai |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.