Berita Pali
Diguyur Hujan Deras Rumah Ketua RT di PALI Jebol Tertimpa Jalan Amblas, 2 Rumah Lain Terancam Ambruk
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Minggu (4/5/2025) malam, sekitar pukul 00.05 Wib.
Penulis: Apriansyah Iskandar | Editor: Slamet Teguh
Kendati demikian, Aldo bersyukur tidak ada korban jiwa maupun luka, karena saat kejadian posisi Aldo dan adiknya belum tidur.
"Untungnya kami belum tidur, kalau kami tidur entah apa yang akan menimpa kami, sebenarnya diruangan bawah ini hanya ada dapur dan ruangan keluarga. Tapi kadang-kadang juga dipakai buat tidur, "tuturnya.
Baca juga: Dampak Cuaca Ekstrem, Sejumlah Jalan di OKU Selatan Amblas, BPBD Pasang Pembatas
Baca juga: Turunkan Alat Berat, Jalan Amblas di Simpang OKU Selatan Ditargetkan Bisa Dilewati Siang ini
Pihak BPBD dan warga lainya yang tiba dilokasi langsung membantu Aldo untuk mengevakuasi material dinding rumah dan tanah yang amblas tersebut.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material ditaksir tidak sedikit dan mencapai puluhan juta rupiah.
Apalagi menurut Aldo, dirinya bersama keluarganya masih dihantui perasaan khawatir, jika terjadi hujan deras lagi, karena dapat memperburuk struktur tanah.
Dengan kondisi badan jalan setapak tersebut yang sudah habis tergerus, dan kondisi lingkungan setempat berupa perbukitan, dibutuhkan penanggulangan lebih serius.
"Takut juga kalau hujan lagi, ini kan badan jalan setapaknya sudah amblas semua, hanya tinggal tersisa sedikit lagi dari pondasi rumah tetangga sebelah. Takutnya rumah di sebelah juga ambruk menimpa kesini kalau tanahnya amblas lagi, jika tidak segera ditanggulangi," kata Aldo.
Dia juga mengatakan, saat ini ada 3 rumah warga yang berpotensi tanahnya amblas, yaitu, rumah miliknya serta 2 rumah tetangga yang bersebelahan dan butuh bantuan penangannan dari pemerintah setempat.
Untuk itu, selaku ketua RT setempat, Aldo mohon bantuan dari pemerintah Kabupaten PALI, agar dapat membantu penannggulangan antisipasi terjadinya tanah amblas dengan cara melakukan pengecoran atau membuat dam penahan tanah.
"Kalau biaya sendiri kami ga mampu pak, hitung-hitung biaya perbaikan dan kerugian yang saya alami ditaksir sekitar Rp 70 juta. Ini aja pakai uang tabungan dulu untuk nutup dinding yang jebol agar air hujan tidak masuk ke rumah. Saya berharap ada bantuanlah dari Pemkab PALI, untuk di cor atau dibuatkan dam penahanan tanah. Kalau kondisi seperti ini kami sebagai warga khawatir pak setiap hujan deras, khawatir kalau rumah kami ambruk karena tanahnya amblas,"imbuhnya.
Kekhawatiran serupa juga dirasakan oleh Ponidi, tetangga sebelah rumah Aldo, dimana pondasi rumah Ponidi, hanya tinggal sekitar 50 centimeter.
"Ini tinggal sedikit lagi, dinding rumah saya bakalan ambruk juga kalau tidak segera diperbaiki, apa lagi kalau hujan deras kami juga khawatir. Monon bantuannya untuk dilakukan pengecoran atau dengan cara apa, supaya tanahnya tidak amblas lagi, dan kami warga disini tidak khawatir lagi," kata Ponidi.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Sempat Hilang, Dua Bocah Perempuan Ditemukan Tewas di Tepi Sungai Koteng PALI, Warga Panik |
|
|---|
| Pilu Remaja di PALI Tubuh Kurus Digerogoti Kanker Paru-paru, Bersama Ibu Tinggal di Gubuk Terpal |
|
|---|
| Sempat Coba Kabur, Pemuda Bawa Paket Sabu di Perbatasan Muara Enim-PALI Ditangkap Polisi |
|
|---|
| UMKM Kerupuk Ubi di Tanah Abang PALI Terus Berkembang, Jadi Andalan Penggerak Ekonomi Warga |
|
|---|
| Pria Lansia di PALI Ditangkap Saat Hendak Transaksi Sabu, Polisi Sita 60 Paket Siap Edar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Diguyur-Hujan-Deras-Rumah-Ketua-RT-di-PALI-Jebol-Tertimpa-Jalan-Amblas-2-Rumah-Lain-Terancam-Ambruk.jpg)