Arti Bahasa Arab

Apa yang Dimaksud Insan Kamil? Manusia Sempurna Manusia Paripurna, ini Kriterianya Menurut Alquran

Baik dan buruknya seseorang serta hina dan mulianya tergantung pada perjuangannya dalam mengusahakan kemuliaan dan menghindari kehinaan

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel grafis/khoiril
INSAN KAMIL -- Ilustrasi tentang Insan Kamil, Manusia Sempurna Manusia Paripurna, berikut Kriterianya Menurut Alquran 

Ia akan hidup istiqamah, tidah mudah diombang-ambingkan oleh kekuatan yang berada di luar dirinya.

QS Ar Radu ayat 28

ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَتَطۡمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكۡرِ ٱللَّهِۗ أَلَا بِذِكۡرِ ٱللَّهِ تَطۡمَئِنُّ ٱلۡقُلُوبُ  

Artinya 

 "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”. (QS. al-Ra’du, [13]: 28).


Kriteria mukmin sejati selanjutnya adalah mereka yang apabila mendengar atau memperhatikan ayat-ayat Allah, imannya bertambah kuat. 

Alkisah Umar bin Khatab menjadi insaf, ketika ia mendengar beberapa ayat al-Qur’an. Umar waktu itu, berniat akan menyiksa adik perempuannya karena masuk Islam, ia merasa tertarik ketika mendengar adiknya membaca awal surat Thaha.

Umar kemudian insaf dan segera masuk Islam mengikuti jejak adik perempuannya Fathimah. Tawakkal adalah menyerahkan segala sesuatu kepada Allah s.w.t. setelah berikhtiar semaksimal mungkin  yang bisa dilakukan. Manusia mukmin harus bersungguh-sungguh dalam berusaha terlebih dahulu, baru kemudian bertawakkal.

Tawakal dan Berusaha

Manusia paripurna adalah manusia yang tawakkal dengan usaha terlebih dahulu, sehingga usahanya berhasil, seperti yang dijelaskan dalam hadisnya:

لَوْ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرُزِقْتُمْ كَمَا يُرْزَقُ الطَّيْرُ تَغْدُو خِمَاصًا وَتَرُوحُ بِطَانًا (رواه الترمذي)

Artinya:

“Sekiranya kalian bertawakkal kepada Allah, dengan tawakkal yang sebenarnya, pasti kamu akan diberi rizki seperti burung diberi rizki. Burung itu terbang di waktu pagi dalam keadaan lapar dan kembali di waktu sore dalam keadaan kenyang.” (HR. Tirmidzi, No: 2266). 

Hadits di atas menjelaskan kepada kita perumpamaan dari ikhtiar atau usaha yang dilakukan burung yang kita lihat setiap saat. Burung-burung itu terbang ke sana-kemari mencari makanan  dan baru kembali di waktu sore dalam keadaan kenyang. Selain dari kriteria di atas, insan kamil dilengkapi juga dengan kriteria selanjutnya yaitu menegakkan shalat dan menafkahkan rizki yang diperolehnya.


Itulah penjelasan tentang Insan Kamil, Manusia Sempurna Manusia Paripurna, ini Kriterianya Menurut Alquran. (lis/berbagai sumber)

Baca juga: Innal Muminu Lil Mumini Kalbunyani Yasyuddu Badhuhu Badha, Hadits Kewajiban Saling Tolong Menolong

Baca juga: Hadits Amal Saleh yang Dicintai Allah 10 Hari Pertama bulan Dzulhijjah, Bulan Haji, Bulan Berqurban

Baca juga: Arti Allahumma Aktsir Maali Wawaladi Wabariklii Fiima Athoitani, Doa Panjang Umur yang Berkah

Baca juga: Hadits Berikan Upah Pekerja Sebelum Keringatnya Kering, Utul Ajiro Ajrohu Qobla An Yajiffa Araquhu

Baca juga: Ayat Alif Lam Mim Tanzil, Pembuka Surat As Sajdah, Isi Kandungan, Keutamaan dan Manfaat Membacanya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved