Berita Viral

Ditegur Dedi Mulyadi, SMK di Bekasi Batalkan Perpisahan ke Bali usai Wali Murid Ngadu Biaya Rp6 Juta

SMK Karya Pembaharuan Kabupaten Bekasi akhirnya membatalkan kegiatan perpisahan ke Bali pada Juni 2025 mendatang usai ditegur Dedi Mulyadi

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
ACHMAD NASRUDIN YAHYA/KOMPAS.com/Ig/dedimulyadi71
SMK BATALKAN STUDY TOUR- (kiri) Suasana SMK Karya Pembaharuan di Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jumat (25/4/2025). (kanan) Dedi Mulyadi dan seorang ibu di Kabupaten Bekasi curhat bahwa kegiatan study tour yang diselenggarakan sekolah anaknya ke Bali memakan biaya Rp 5-6 juta. SMK Karya Pembaharuan Kabupaten Bekasi akhirnya membatalkan kegiatan perpisahan ke Bali pada Juni 2025 mendatang usai ditegur Dedi Mulyadi 

Tetuko mengungkapkan, jumlah iuran yang sudah terkumpul untuk kegiatan perpisahan ke Bali sekitar Rp 500 juta.

Jumlah itu berasal dari iuran 179 siswa kelas 12 sebesar Rp 100.000 per bulan sejak awal masuk tahun ajaran baru 2022/2023.

Hanya saja, sebagian iuran yang sudah terkumpul sudah terlanjur dikeluarkan untuk memesan kamar, bus, seragam perpisahan, dan makanan. 

"Total uang yang buat booking ratusan juta," jelas dia.

Rupanya, sudah beberapa tahun belakangan sekolah menggelar perpisahan di Bali dan Yogyakarta.

Kegiatan ini sudah menjadi tradisi setiap tahun sebagai kenangan siswa dan siswi setelah tiga tahun menempuh pendidikan.

"Untuk ke Bali baru sekali tahun kemarin, sebelumnya perpisahannya di Jogja," ungkap Tetuko.

Setelah kegiatan perpisahan ke Bali dibatalkan, pihak sekolah akan mempertimbangkan menggelar perpisahan di lingkungan sekolah.

"Ya kita selenggarakan nanti secara internal saja, barang kali di dalam lingkungan sekolah," imbuh dia.

Duduk Perkara

Duduk persoalan rencana kegiatan study tour peserta didik SMK Karya Pembaharuan berawal ketika seorang ibu mengadu ke Dedi terkait kegiatan ke Bali yang memakan biaya Rp 5-6 juta.
 
Aduan tersebut direkam melalui ponsel Dedi dan diunggah di akunInstagram-nya, @dedimulyadi71, Kamis (24/4/2025). 

"Ini saya lagi di Bekasi, ini salah satu warga yang mengadu, SMK mana?" kata Dedi membuka percakapannya.

Ibu tersebut mengungkapkan, anaknya yang bersekolah di SMK Karya Pembaharuan Bekasi.

Baca juga: Sinyal Dedi Mulyadi Laporkan Orang yang Ancam Membunuhnya di Live Chat, Tolak Pengawalan Khusus

Dari pihak sekolah disebut meminta dengan metode pembayaran cicilan sebesar Rp150.000 per bulan.

"Selama tiga tahun kami diwajibkan membayar Rp150.000 per bulan," jawabnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved