PPG

Referensi Jawaban: Tugas Mandiri Modul Fikih Topik 1-8, PPG Kemenag Daljab 2025

Melansir dari kanal Youtube Elisa Nurarofah dan beberapa sumber lainnya, inilah referensi jawaban Tugas Mandiri Modul Fikih Topik 1-8, PPG Kemenag Dal

Tribunsumsel.com
ILUSTRASI PPG DALJAB 2025 - Referensi Jawaban: Tugas Mandiri Modul Fikih Topik 1-8, PPG Kemenag Daljab 2025 

TRIBUNSUMSEL.COM - Inilah referensi Tugas Mandiri Pedagogik dalam PPG Kemenag Daljab 2025 untuk Modul Fikih.

Tugas Mandiri Pedagogik merupakan salah satu bentuk tugas yang harus diselesaikan oleh Ibu/Bapak Guru saat mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) di Kementrian Agama (Kemenag) tahun 2025.

Adapun tujuan dari program tersebut yakni untuk mengasah kemampuan dalam merancang, melaksanakan hingga mengevaluasi proses pembelajaran.

Melansir dari kanal Youtube Elisa Nurarofah dan beberapa sumber lainnya, inilah referensi jawaban Tugas Mandiri Modul Fikih Topik 1-8, PPG Kemenag Daljab 2025, untuk pembelajaran mandiri.

_____________

Modul Fikih - PPG Kemenag Daljab 2025

A. Peta Konsep atau Gagasan Apa Saja yang Anda Temukan dari Topik 1 sd Topik 8. Sebutkan Kurang Lebih 5 Gagasan dan Mohon Dijelaskan dalam Satu Dua Alinea.

Contoh Jawaban:

1. Pembelajaran Berpusat pada Peserta Didik

Semua pendekatan seperti PBL, PJBL, DBL, hingga pembelajaran inklusif memiliki satu benang merah: fokus pada kebutuhan, karakteristik, dan pengalaman belajar peserta didik. Model pembelajaran ini mendorong siswa untuk aktif dalam menggali pengetahuan, menyelesaikan masalah nyata, serta terlibat dalam pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan.

Guru berperan sebagai fasilitator yang merancang lingkungan belajar fleksibel dan menantang, serta mampu mengakomodasi gaya belajar yang beragam, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus.

2. Integrasi Materi, Teknologi, dan Pedagogi (TPACK)

Gagasan dari TPACK menekankan pentingnya keterpaduan antara tiga unsur utama dalam pembelajaran modern: konten (materi), pedagogi (cara mengajar), dan teknologi. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga bagaimana menyampaikannya dengan metode yang efektif, serta memanfaatkan teknologi secara tepat guna.

Dalam era digital dan Al, kemampuan mengintegrasikan ketiganya menjadi kunci untuk menciptakan pembelajaran yang adaptif dan kontekstual.

3. Pendekatan Pembelajaran Bermakna dan Menyenangkan (Deep Learning)

Deep learning dalam konteks pendidikan mendorong pembelajaran yang tidak hanya fokus pada pencapaian kognitif, tapi juga pada keterlibatan emosional dan kesadaran siswa (mindful, meaningful, joyful).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved