Berita OKU Timur
Sosok Wakimin, Kepala Dinas Pendidikan OKU Timur, Mengabdi Lebih Dari 3 Dekade di Dunia Pendidikan
Pria kelahiran Belitang, 25 Desember 1966 ini merupakan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) senior di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Timur.
Penulis: CHOIRUL RAHMAN | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Dibalik kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten OKU Timur, terdapat sosok Wakimin, SPd MM yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) OKU Timur.
Pria kelahiran Belitang, 25 Desember 1966 ini merupakan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) senior di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Timur.
Ia telah mengabdi sejak awal berdirinya kabupaten ini pada tahun 2004.
Wakimin bukanlah sosok baru dalam dunia pemerintahan daerah.
Ia telah melewati masa kepemimpinan empat Bupati OKU Timur, mulai dari Bupati pertama Drs Amri Iskandar MM, hingga saat ini di bawah kepemimpinan H. Lanosin Hamzah ST.
Loyalitas dan konsistensinya dalam mengabdi membuatnya menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan birokrasi pendidikan di daerah tersebut.
Anak bungsu dari lima bersaudara ini memulai kariernya dari titik nol.
Usai menyelesaikan pendidikan di Sekolah Guru Olahraga Negeri (SGON) Palembang dan Pendidikan Guru Sekolah Menengah Tingkat Pertama Negeri (PGSMTPN) Palembang.
Ia juga sempat menjadi guru honorer selama satu tahun di Palembang dan enam bulan di Belitang.
Pada tahun 1988, Wakimin mengikuti seleksi Calon ASN yang kala itu hanya dibuka untuk 15 formasi, sementara peserta yang mendaftar hanya lima orang.
Ia lulus dan resmi diangkat menjadi ASN pada tahun 1989.
"Kalau dulu teman-teman banyak yang lebih memilih bekerja di swasta, tidak banyak yang tertarik menjadi pegawai negeri," kenangnya.
Anak dari Sabarwiknyo dan Rajina ini pertama kali bekerja sebagai ASN Guru olahraga di SMPN 1 Belitang Madang Raya pada tahun 1989 hingga 2004.
Wakimin pertama kali ditugaskan sebagai guru olahraga di SMPN 1 Belitang Madang Raya, tempat ia mengabdi selama 15 tahun hingga tahun 2004. Masa-masa itu ia kenang sebagai salah satu bagian terindah dalam hidupnya.
“Menjadi guru itu punya kenikmatan tersendiri, terutama ketika melihat anak-anak berprestasi. Rasa lelah itu seakan terbayar,” katanya, Minggu (13/04/2025).
Baca juga: Sosok Alexander, Jabat Camat Ilir Barat I Palembang, Pernah Jadi Lurah dan Camat Terbaik
Baca juga: Sosok Sunarso Kades Gunung Sugih OKU Timur Hadirkan Pos Bantuan Hukum Gratis Bagi Warga, Mantan Kuli
Langit OKU Timur Jadi Saksi Airborne Super Garuda Shield 2025, Ratusan Prajurit TNI Unjuk Kebolehan |
![]() |
---|
Sidak ke Gudang dan Pasar, Polisi Sebut Harga Beras di OKU Timur Stabil, Pastikan Tak Ada Penimbunan |
![]() |
---|
APBD OKU Timur 2026 Turun Rp191 M, Pemkab Hadapi Dilema Fiskal Antara Kebijakan Pusat & Janji Daerah |
![]() |
---|
Lanosin Tegaskan Bakal Rotasi Sejumlah Jabatan ASN di Pemkab OKU Timur |
![]() |
---|
50 Hektare Sawah Padi di Sridadi OKU Timur Porak Poranda Diterjang Angin Kencang, Terancam Membusuk |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.