Berita Lahat

Warga Lahat Kembali Bongkar Paksa Kafe Remang-remang, Geram Pemilik Enggan Bongkar Sendiri

Warga di Kabupaten Lahat, Sumsel kembali membongkar sendiri warung remang-remang yang masih nekat beroperasi di wilayah ini, Selasa (6/1/2026).

Penulis: Ehdi Amin | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Dokumentasi/Warga
DIBONGKAR WARGA -- Warga Desa Wonorejo melakukan pembongkaran kafe di ada di wilayah tersebut, Selasa (6/1/2026) Aksi turut didampingi Anggota Satpol PP Dan anggota Polres Lahat. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat membongkar paksa kafe remang-remang yang masih nekat beroperasional
  • Sebelumnya warga Desa Tanjung Payang dan Desa Batay, Lahat sudah lebih dulu melakukan aksi serupa
  • Warga kesal lantaran pemilik kafe dianggap tidak komitmen dengan perjanjian bahwa akan membongkar sendiri bangunan kafe hingga tenggang waktu

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT -- Warga di Kabupaten Lahat, Sumsel kembali membongkar sendiri warung remang-remang yang masih nekat beroperasi di wilayah ini, Selasa (6/1/2026).

Sebelumnya warga Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat, Selatan dan Warga Desa Batay Kecamatan Gumay Talang yang membongkar paksa bangunan kafe remang remang.

Kali ini dilakukan warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat

Warga kesal lantaran pemilik kafe dianggap tidak komitmen dengan perjanjian bahwa akan membongkar sendiri bangunan kafe hingga tenggang waktu. 

Atas hal tersebut, puluhan warga setempat mendatangi lokasi bangunan kafe.

Berbekal alat seadanya, warga kemudian membongkar bangunan kafe yang selama ini meresahkan warga sekitar. 

"Ya sebelumnya sudah ada peringatan dari warga untuk menghentikan aktivitas di kafe karena meresahkan. Selain jadi lokasi prostitusi juga ada aktifitas penjualan minuman keras, " Ujar Kasat Pol PP Herry Kurniawan. 

Ikut menambahkan, Kabid Penegakan Peraturan Daerah Sat POM PP Pemkab Lahat, Aria Pulun menuturkan ada 10 hingga 12 kage remang remang yang dibongkar paksa oleh warga setempat. 

Disampaikanya jika aksi nekad yang dilakukan warga setempat lantaran waktu yang disepakati telah habis. 

"Tidak ada keributan. sampai saat ini aksi pembongkaran berjalan aman. sempat ada riak-riak kecil saat warga lakukan pembongkaran tapi bisa diselesaikan. Saat ini bangunan kafe sudah rata, " Ujarnya. 

Ditambahkan Aria Pulun, pasca pembongkaran pihaknya kembali mengingatkan pemilik kafe agar tidak beraktivitas kembali dan memicu kemarahan warga.

"Sudah lama warga memantau aktivitas kafe. Warga juga sudah memberikan teguran dan peringatan. Aktivitas yang ada di kafe selama ini sangat menganggu dan merusak ketentraman, " ujar salah satu warga.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved