Tiga Polisi Lampung Tewas Tertembak

Hasil Uji Lab 3 Polisi Ditembak Oknum TNI saat Judi Sabung Ayam, Ditemukan Proyektil Laras Panjang

Hasil uji laboratorium forensik tiga anggota polisi korban penembakan oleh Kopda Basarsyah saat menggerebek judi sabung ayam di Way kanan, Lampung

|
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Tribun Lampung / Hurri Agusto
Dirreskrimum Polda Lampung, Kombes Pol Pahala Simanjuntak (tegah) ungkap Hasil uji laboratorium forensik tiga anggota polisi korban penembakan oleh Kopda Basarsyah saat menggerebek judi sabung ayam di Way kanan, Lampung di Mapolda Lampung, Jumat (28/3/2025). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Hasil uji laboratorium forensik tiga anggota polisi korban penembakan oleh Kopda Basarsyah saat menggerebek judi sabung ayam di Way kanan, kini telah keluar.

Hasil uji laboratorium itu disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Lampung, Kombes Pol Pahala Simanjuntak di Mapolda Lampung, Jumat (28/3/2025). 

Polda Lampung telah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengumpulkan bukti guna mengungkap kasus ini.

Baca juga: TNI Tak Ragu Pecat Peltu Lubis dan Kopda Basarsyah Tersangka Penembakan 3 Polisi: Ngapain Dilindungi

Adapun tiga polisi yang gugur, diantaranya, AKP (Anumerta) Lusiyanto, Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto, dan Briptu (Anumerta) M Ghalib Surya Ganta.

Ketiganya tewas ditembak oknum TNI, Kopda Basarsyah yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Sampai dengan hari ini kami telah melakukan serangkaian kegiatan mencari dan mengumpulkan bukti-bukti, sehingga membuat terang tindak pidana yang terjadi,  mulai dari olah TKP kemudian melakukan otopsi terhadap ketiga korban kemudian pemeriksaan terhadap saksi-saksi," ujar Kombes Pol Pahala Simanjuntak, Jumat (28/3/2025).

"Selanjutnya kami melakukan pemeriksaan ke laboratorium forensik terhadap temuan di TKP dan terhadap proyektil yang didapat dari dalam tubuh korban," kata dia.

Dia mengatakan, Uni laboratorium forensik dilakukan lakukan guna pembuktian secara ilmiah terhadap selongsong seluruh proyektil dan juga sampel darah korban yang diambil dari TKP.

"Kemarin kami sudah menerima hasil pemeriksaan dari pusat laboratorium kriminalistik bareskrim polri terkait dengan proyektil selongsong maupun sampel darah," kata Pahala.

"Kami sampaikan bahwa untuk proyekti l yang diambil dari dalam 3 orang korban adalah serpihan anak peluru kaliber 5,56 MM full methal jacket yang dikeluarkan dari laras panjang kaliber 5,56 MM," jelasnya

Adapun 8 butir selongsong peluru merupakan selongsong peluru kaliber 5,56 berhandstain pin 5,56 ca DP dan to buatan Indonesia.

Baca juga: Sederet Janji Kapolri ke Keluarga 3 Polisi yang Gugur Ditembak Kopda Basarsyah di Way Kanan

Sementara, 3 butir selongsong peluru merupakan selongsor peluru kaliber 7,62 kali 45 mm berhandstain tim 7,62 ta dan to buatan Indonesia 

Kemudian, untuk 2 selongsong peluru merupakan selongsong kaliber 9, 19 mm berhandstain tim 9 cp dan co buatan Indonesia 

Pahala melanjutkan, bahwa hasil uji forensik memm juga menunjukkan profil DNA yang ditemukan di TKP yang dianalisis dengan sampel darah milik ketiga korban telah dinyatakan cocok dengan masing-masing korban.

"Profil DNA dari swab darah TKP 1 cocok dengan profil DNA milik korban atas nama lusiyanto, profil DNA dari swab darah di TKP 2 cocok dengan profil milik korban atas nama Petrus, profil DNA dari swab darah di TKP  3 cocok dengan profil dna milik korban atas nama Ghalib," ujar Kombes Pol Pahala.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved