Berita Nasional

Disaat Mendikdasmen Izinkan Sekolah Study Tour, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Tegas Melarang

Polemik pelarangan study tour bagi sekolah yang berada di Jawa Barat terus tuai sorotan.Adapun Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tetap tegas melarang

Editor: Moch Krisna
Tribun Jabar
GUBERNUR JABAR DEDI MULYADI LARANG STUDY TOUR - Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat melarang study tour siswa, kini dampaknya wisata turun drastis, hal ini diungkap Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardana yangmengklaim wisata turun 70 persen dampak Dedi Mulyadi melarang siswa study tour. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Polemik pelarangan study tour bagi sekolah yang berada di Jawa Barat terus tuai sorotan.

Adapun Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tetap tegas melarang pelaksaan study tour.

Ditengah kebijakan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti yang malah memperbolehkan sekolah melaksanakan study tour. 

Melansir dari Kompas.com, Jumat (28/3/2025) Dedi Mulyadi menerangkan jika study tour membebani orangtua siswa, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu.

"Tidak boleh anak piknik di atas rintihan orangtua," tegas Dedi.

Ia menjelaskan bahwa banyak orangtua terpaksa berutang atau menjual barang berharga demi membiayai perjalanan study tour anak mereka.

KEBIJAKAN DEDI MULYADI. Potret Dedi Mulyadi di hari pertama dia dilantik menjadi Gubernur Jawa Barat, Kamis (20/2/2025). Dedi Mulyadi mengimbau agar para orang tua murid tidak boleh mengantarkan apalagi menunggu anaknya di sekolah, dikhawatirkan mengintervensi guru.
KEBIJAKAN DEDI MULYADI. Potret Dedi Mulyadi di hari pertama dia dilantik menjadi Gubernur Jawa Barat, Kamis (20/2/2025). Dedi Mulyadi mengimbau agar para orang tua murid tidak boleh mengantarkan apalagi menunggu anaknya di sekolah, dikhawatirkan mengintervensi guru. (Youtube Dedi Mulyadi)

Hal ini, menurutnya, bertentangan dengan prinsip pendidikan yang seharusnya mengedepankan esensi pembelajaran, bukan sekadar rekreasi.

Lebih lanjut, Dedi menyatakan bahwa study tour yang selama ini berlangsung lebih menyerupai piknik daripada perjalanan pendidikan. 

"Saya bukan melarang study tour, tapi faktanya yang berjalan selama ini adalah piknik," katanya.

Ia juga menekankan bahwa stabilitas ekonomi warga Jawa Barat menjadi prioritasnya sebagai gubernur. 

"Saya tahu kemampuan ekonomi rakyat Jabar. Saya cinta Jabar. Saya larang study tour karena saya ingin menjaga stabilitas ekonomi warga," tandasnya. 

Menurut Dedi, banyak sekolah yang menjadikan study tour sebagai bisnis, dengan biaya perjalanan yang tinggi dan memberatkan orangtua. Ia juga menyoroti ketimpangan sosial yang terjadi di sekolah akibat program ini.

"Posisi siswa di kelas jadi minder. Ini melahirkan masalah baru," ujarnya.

Sebagai alternatif, Dedi menyarankan agar kegiatan pendidikan di luar kelas dilakukan di lingkungan sekitar yang masih memiliki nilai edukatif.

 "Kalau mau study tour, tak usah jauh-jauh. Di lingkungan sekitar banyak hal yang bisa dipelajari. Sampah menumpuk di mana-mana, sekolah kumuh. Berarti pendidikan tidak berjalan dengan baik. Lebih baik fokus membenahi lingkungan sekolah dan sekitar.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved