Willie Salim Dilaporkan ke Polisi
Kesultanan Palembang Darussalam Tuntut Willie Salim Lakukan Ritual Adat Imbas Konten Rendang Hilang
Kesultanan Palembang Darussalam mengeluarkan maklumat tegas mengutuk dan mengharamkan Willie Salim kembali datang ke kota Palembang imbas kontennyA
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM- Kasus konten hilangnya daging rendang 200 kg yang dimasak Willie Salim di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang kian berbuntut panjang.
Baru-baru ini, Kesultanan Palembang Darussalam mengeluarkan maklumat tegas mengutuk perbuatan Willie Salim yang menimbulkan cemoohan bagi warga kota Palembang.
Pihaknya pun mengharamkan Willie Salim kembali mendatangi kota Palembang seumur hidup.
Baca juga: Inikah Bukti Konten Willie Salim Soal Rendang 200 Kg Hilang Palembang Settingan? Public Figur Bicara

Pasalnya, Budaya semon (malu) yang menjadi ciri khas Wong Palembang dinilai telah dinodai oleh konten tidak bertanggung jawab ini.
Dalam kesempatan itu hadir, diantaranya Mufti Kesultanan Palembang Darussalam Pangeran Muhammad Mustofa, pembakti Kesultanan Palembang Darussalam diantaranya Raden Zainal Abidin Rahman Dato’ Pangeran Puspo Kesumo,R.M.Rasyid Tohir,S.H, Dato’ Pangeran Nato Rasyid Tohir, Pangeran Jayo Syarif Lukman, Dato' Pangeran Suryo Febri Irwansyah, Pangeran Mas’ud Khan , Dato' Pangeran Surya Kemas A. R. Panji, Pangeran Sastro Fir Azwar , Pangeran Wiro Iskandar Sabani , Putri Ayu Kiki Kirana Leni Mastuti, youtuber Mang Dayat, seniman Palembang Ali Goik, Genta, Ketua Dewan Kesenian Palembang M Nasir.
Dilansir dari Sripoku.com, Sultan Palembang Darussalam, YM Sultan Mahmud Badaruddin IV Raden Muhammad Fauwas Diradja SH M.kn, menyampaikan lima poin maklumat, Selasa (25/3/2025):
Kesultanan Palembang Darussalam menilai video tersebut bertentangan dengan tradisi makan Palembang yang menjunjung tinggi tata krama.
"Dalam budaya kami, tamu adalah raja yang harus dilayani dengan hormat, bukan dijadikan bahan ejekan," ujarnya, di Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam di Jalan Sultan M Mansyur Palembang, Senin (24/3/2025).
Pihaknya meminta agar Willie Salim melakukan permintaan maaf secara terbuka di hadapan Majelis Adat Kesultanan Palembang Darussalam.
Selain itu, Willie Salim didesak melakukan tradisi tepung tawar sebagai bentuk pembersihan diri atas tindakannya yang dianggap melanggar adat Melayu Palembang.
Semua video terkait konten memasak rendang di BKB yang mengandung hinaan, bullying, dan fitnah harus dihapus dari semua platform media sosial.
"Video ini telah menimbulkan stereotip buruk terhadap masyarakat Palembang. Padahal, apa yang terjadi di BKB tidak mewakili budaya kami yang sesungguhnya," paparnya.
Baca juga: Bela Warga Palembang, Bobon Santoso Sentil Willie Salim Hilang saat Konten Masak: Harus Mau Capek!
Lebih lanjut, Kesultanan Palembang Darussalam mendukung upaya masyarakat Palembang yang menempuh jalur hukum terhadap Willie Salim.
Kutukan dan Pengucilan
Jika Willie Salim tidak mengindahkan tuntutan ini, Kesultanan Palembang Darussalam akan mengharamkan kedatangannya ke Palembang seumur hidup.
"Jika Willie tidak memenuhi tuntutan kami, atas nama Kesultanan Palembang Darussalam dan segenap masyarakat Palembang menyatakan kutukan kepada Willie Salim dan mengharamkan kedatangannya ke Palembang seumur hidupnya," tandasnya.
Duduk Perkara
Tak Kunjung 'Tepung Tawar' ke Palembang, Pelapor Pertanyakan Willie Salim Tak Kunjung Dipanggil |
![]() |
---|
Berkas Sudah Dilimpahkan, ini Kata Kapolrestabes Palembang Soal Laporan Konten Rendang Willie Salim |
![]() |
---|
Willie Salim Dilaporkan ke Polrestabes Palembang Oleh Koalisi Masyarakat Palembang Gugat |
![]() |
---|
Ajak Warga Palembang Buka Bareng, Besok Richard Lee Bakal Masak 1 Ton Ayam Opor di BKB |
![]() |
---|
Susno Duadji Soroti 'Skenario' Willie Salim Soal Rendang 200 Kg Hilang di Palembang: Seolah Dimaling |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.