Kisah Fidya Kamalinda

Fidya Kamalinda Kabur 10 Tahun, Sang Ayah Bantah Siksa Anak Jika Kalah Bertanding : Astaghfirullah

Hindarto ayah Fidya Kamalinda menahan amarahnya sampai istighfar dituduh menyiksa putrinya sendiri, akui bertujuan untuk mendidik sang putri.

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Youtube TVOneNews
KLARIFIKASI AYAH FIDYA. Hindarto ayah Fidya Kamalinda menahan amarahnya sampai istighfar dituduh menyiksa putrinya sendiri, akui bertujuan untuk mendidik sang putri. 

Disisi lain, ibunda Fidya, Khodijah tak kuasa membendung tangisnya berharap putrinya kembali ke pangkuannya.

Khodijah menyayangkan pernyataan Fidya yang mengaku disiksa ayahnya.

"Bisa ditanyakan teman-temannya, soalnya setiap latihan bapaknya yang anter, tidak sesuai dengan apa yang dibicarakan (Fidya)," ujar Khodijah.

Perihal isu orang tua tak menerima anak Fidya, Khodijah membantahnya dengan tegas.

Khodijah mengaku justru senang jika tahu Fidya sudah punya anak.

"Kalau punya anak pasti diterima. Saya enggak tahu dia punya anak atau belum, kalau memang punya anak alhamdulillah kita terima aja," imbuh Khodijah.

Karenanya, Khodijah kini berharap Fidya bisa pulang ke rumah dan kembali rukun dengan orang tua.

Khodijah menduga jika putrinya itu sedang berada di bawah tekanan.

"Saya harap kakak pulang ya kak, mama udah kangen, udah rindu. Apapun kakak yang bicarakan, mama tidak akan bicarakan apa-apa. Mama lebih tahu bahwa kakak ada tekanan. Mama tahu persis siapa anak siapa. Saya tahu persis, cuma itu yang saya bisa sampaikan, kakak pulang ya kak," pinta Khodijah.

Baca juga: Awal Mula Fidya Kamalinda, Atlet Taekwondo Kabur usai Disiksa Ayah hingga Dilaporkan Hilang 10 Tahun

Sebelumnya, Fidya Kamalinda muncul membantah dilaporkan hilang jadi korban penculikan seperti yang disampaikan orangtuanya.

Fidya mengungkap fakta mengejutkan jika ia sengaja pergi dari rumah karena menjadi korban penyiksaan ayah sendiri sejak kecil.

Orang tuanya, Hindarto dan Khodijah Dede Indriany, melaporkan kehilangan Fidya kepada pihak kepolisian dan secara aktif melakukan pencarian.
 
Peristiwa itu bermula saat pagi hari, Fidya meminta izin kepada orang tuanya untuk pergi ke warnet mencetak beberapa dokumen karena printer di rumah sedang rusak.

Di warnet tersebut, Fidya Kamalinda dikatakan bertemu seorang pria lalu dibawa paksa menggunakan mobil.

Hingga kabar hilangnya atlet Taekwondo Fidya Kamalinda sempat ramai diberitakan pada tahun 2016.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved