Berita Lubuklinggau

Tunaikan Janji Politik, Wali Kota Lubuklinggau Akan Cairkan TPP ASN 3 Bulan Sekaligus Jelang Lebaran

Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN di Lubuklinggau akan dibayarkan 3 bulan sekaligus atau sebelum lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
TPP ASN -- Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat saat menyampaikan sambutan saat pembukaan acara seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Kota Lubuklinggau tahun 2025 pada wartawan, Rabu (5/3/2025). TPP 3 Bulan ASN dibayar sebelum Lebaran, Wali Kota Lubuklinggau sebut Tanggal 15 Maret semuanya sudah cair 

Laporan wartawan TribunSumsel.com, Eko Hepronis 

 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di Lingkungan Pemerintah Kota Lubuklinggau untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dibayarkan 3 bulan sekaligus atau sebelum lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

Wali Kota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat menyampaikan realisasi TPP tersebut sesuai dengan komitmennya saat kampanye Pilkada lalu.

"Sesuai dengan janji Politik kemaren bahwa sudah kita anggarkan 14 bulan. Akan kita bayar tiga bulan ini sebelum lebaran," kata Yoppy sapaan akrabnya pada wartawan, Senin (10/3/2025).

Namun, menurut Yoppy kedepan akan menyesuaikan dengan keputusan menteri keuangan apakah bisa 13 bulan atau 14 bulan.

"Bila 13 bulan artinya bersama THR, kemudian apabila 14 bulan artinya dengan gaji 14. Tinggal tergantung keputusan menteri keuangan," katanya.

Yoppy pun menegaskan realisasi TPP sebelum lebaran ini supaya para ASN dilingkungan Pemkot Lubuklinggau tenang menghadapi lebaran.

"Supaya rekan -rekan ASN tenang menghadapi lebaran, menghadapi tamu-tamunya yang datang ke rumah sebelum lebaran,  karena TPP sudah kita keluarkan 3 bulan sebelum lebaran. Insyallah kedepan sebelum tanggal 15 Maret seluruh TPP ASN semuanya sudah cair," ungkapnya.

Sebelumnya, Sekda Kota Lubuklinggau Trisko Defriansya menyampaikan sudah menerima perintah langsung dari Wali Kota Lubuklinggau dan meminta seluruh ASN mempersiapkan Surat Perintah Membayar (SPM).

"Untuk pencairannya harus menyiapkan SPM, Karena SPM itu tidak boleh sekaligus, SPM itu harus perbulan," ungkapnya pada wartawan.

Menurut Sekda meski sudah ada perintah (wali kota) langsung, apabila tidak SPM, BPKAD tidak bisa mencairkan anggaran tersebut, jadi tolong untuk masing-masing dinas mempersiapkannya.

"Surat perintah pembayaran dari dinas masing - masing, sistemnya perbulan, seperti SPM Januari, SPM Febuari dan SPM Maret bukan global langsung (gelondongan) bukan," ujarnya.

Trisko merinci sistem pencariannya kedepan mungkin per empat hari atau persatu satu minggu, tidak boleh sekaligus seperti gaji kecuali gaji berkala sistemnya bisa dibayar enam bulan.

"Artinya tiga bulan itu misal satu Minggu ini Rp. 1 juta, berselang seminggu lagi Rp. 1 juta lagi, makanya dari sekarang buatlah SPM- nya supaya tercapai menjelang lebaran," ungkapnya.

Dengan pengerjaan seperti itu  kata Trisko akhir Ramadan mendatang semua TPP ASN selesai sampai lebaran.

"Untuk anggaran sampai akhir tahun sudah kita anggarkan Rp. 47 miliar," ujarnya. 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved