Berita Pagar Alam

Jadi Biang Macet, Pemkot Pagar Alam Bakal Tata Ulang PKL yang Berjualan Hingga Makan Badan Jalan

Pasalnya lapak yang sebagian besar menggunakan gerobak tersebut sudah hampir memakan separuh badan jalan.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/ Wawan Septiawan
BERDIALOG - Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah didampingi Sekda dan Kasat Pol PP Kota Pagar Alam berdialog dengan sejumlah pedagang buah di Pasar Dempo Permai, Kamis (6/3/2025). Walikota mengajak pedagang berdialog terkait keluhan pengguna jalan karena adanya lapak pedagang yang memakan badan jalan. 

LAPORAN Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM - Sempitnya badan jalan di kawasan Pasar Dempo Permai karena banyaknya pedagang yang menggelar lapak baik itu pedagang buah dan pedagang kaki lima (PKL) lainnya menjadi keluhan masyarakat Kota Pagar Alam.

Pasalnya lapak yang sebagian besar menggunakan gerobak tersebut sudah hampir memakan separuh badan jalan.

Akibatnya kawasan tersebut sering menjadi langganan macet.

Padahal kawasan Pasar Dempo Permai merupakan kawasan paling ramai lalu lalang kendaraan.

Mendengar adanya keluhan masyarakat tersebut, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah langsung turun kelokasi untuk melihat langsung kondisi dilapangan agar bisa tahu apa yang menjadi keluhan masyarakat tersebut.

"Saya mendapat keluhan masyarakat tekait sering terjadi kemacetan di kawasan jalan Pasar Dempo Permai. Setelah saya cari tahu ternyata kemacetan tersebut disebabkan badan jalan yang menyempit karena banyak lapak pedagang kaki lima yang  sudah memakan badan jalan," ujar Wako.

Baca juga: Ludi Oliansyah Bakal Bangun Pusat Olahraga Terpadu di Pagar Alam, Wujudkan Mimpi Masyarakat

Baca juga: Ludi Oliansyah Kagumi Site Plan Kawasan Perkantoran Gunung Gare Pagar Alam yang Dibuat Djazuli Kuris

Untuk itu, Walikota langsung turun ke Pasar Dempo Permai untuk berdialog dengan para PKL yang menggelar lapak dagangan mereka di badan jalan yang menyebabkan jalan menjadi sempit.

"Saya langsung mengajak para pedagang berdialog kenapa mereka berjualan dengan mengelar lapak dibadan jalan. Hal ini dilakukan agar kita tahu kenapa mereka menggelar lapak dijalan tersebut," katanya.

Dari hasil dialog antara Walikota dan PKL bahwa dalam waktu satu dua hari ini para pedagang buah dan pedagang lainnya yang menggelar lapak di badan jalan akan ditata ulang agar tidak merugikan pengguna jalan.

"Kita sudah ajak mereka berdialog dan akan kita tata ulang para pedagang ini dengan tujuan tidak ada yang dirugikan baik pengguna jalan maupun pedagang itu sendiri," ungkapnya.

Sementara itu Sekda Pagar Alam Dahnial Nasution mengatakan, jika pihaknya pernah melakukan penertiban pada pedagang tersebut dan sempat tertib. Namun saat petugas tidak mengawasi mereka akan kembali menggelar lapak dibadan jalan.

"Kita akan mencarikan solusi bagaimana agar para pedagang ini tidak lagi berjualan dengan memakan badan jalan. Agar kondisi lalulintas lancar dan pedagang tetap bisa berjualan," katanya. 
 

 

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved