Berita Nasional
Tangis Warti Eks Karyawan PT Sritex Kena PHK Massal Usai 25 Tahun Kerja, Kini Cari Usaha Sampingan
Salah satu mantan karyawan PT Sritex tak kuasa menangis mengungkapkan kesedihannya setelah kena PHK massal.
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM - Salah satu mantan karyawan PT Sritex tak kuasa menangis mengungkapkan kesedihannya setelah kena PHK massal.
Karyawan bagian garmen, Warti, mengaku kecewa dan tersakiti atas putusan tersebut.
Apa lagi dirinya sudah 25 tahun bekerja di perusahaan tersebut.
"Di sini sudah 25 tahun, hati saya sakit rasanya ingin menangis," ucapnya.
"Keluarga juga ikut menangis karena sudah lama di PT Sritex ini," kata Warti, melansir Tribun Solo.
Ia juga mengaku telah menerima surat pernyataan formulir Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tanggal 26 Februari 2025 kemarin.
"Ke depannya ya saya harus cari kerja sampingan. Karena masih urus anak dan membiayai anak," terangnya.
Sementara, saat disinggung soal barang-barang pribadinya yang dibawa pulang, Warti menyebut ada beberapa.
Seperti keranjang sampah, kipas angin, dan sepatu yang ia gunakan tiap hari di PT Sritex.
Selain itu, salah satu Security PT Sritex, Sri Cahyaningsih, juga terdampak PHK massal ini.
Baca juga: 3 Fakta Penyebab PT Sritex Pailit hingga PHK Ribuan Karyawan, Puncaknya saat Pandemi Covid-19
Ia merasa seperti mimpi tidak menyangka.
"Selama saya 25 tahun di sini, seperti mimpi ada kejadian seperti ini. Soalnya saya berdiri di sini kerja di sini, mengabdi di Sritex untuk keluarga bisa bantu saudara-saudara," kata Sri.
Kondisi yang dirasakan saat ini membuat Sri tidak menyangka dan tetap ingin bekerja di PT Sritex.
"Teman-teman semua di sini juga seperti tidak percaya, sudah di sini mengabdi. Teman-teman di produksi juga begitu. Makanya kalau ada berita seperti ini semua tidak percaya, menangis," terangnya.
Ia sebagai keamanan merasakan kesedihan yang mendalam, dan ke depan ia akan istirahat terlebih dahulu setelah terkena PHK ini.
| Bela Saiful Mujani, Mahfud MD Minta Polri Profesional & Tidak Asal Proses Laporan Dugaan Penghasutan |
|
|---|
| Isi Pertemuan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dengan Purnawirawan TNI di Kantor Kemhan |
|
|---|
| Profil Praka Rico Pramudia, Prajurit Gugur di Lebanon Usai Satu Bulan Dirawat Akibat Serangan Israel |
|
|---|
| Alasan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Tak Temui Massa Demo: Demi Keamanan dan Protokol |
|
|---|
| Bareskrim Tangkap Istri dan Dua Anak Bandar Narkoba Koh Erwin Terkait Pencucian Uang, Aset Disita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Tangis-buruh-PT-Sritex-saat-di-PHK.jpg)