Berita Nasional

Isi Pertemuan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dengan Purnawirawan TNI di Kantor Kemhan

Sejumlah isu strategis terkait dengan pertahanan menjadi isu utama dalam pertemuan

Tayang:
Editor: Weni Wahyuny
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
MENHAN BERTEMU TOKOH - Menteri Pertahanan RI (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin kumpulkan beberapa tokoh serta purnawirawan TNI di Kantor Kementerian Pertahanan RI (Kemhan), Jakarta, Jumat (13/6/2025). Beberapa tokoh hadir seperti Jenderal TNI (Purn) Wiranto hingga Refly Harun. 

Ringkasan Berita:
  • Jenderal Purnawirawan TNI AD, AL hingga AU dikumpulkan di kantor Kemhan, Jumat (24/4/2026).
  • Isi pertemuan membahas soal strategi pertahanan hingga bakal bangun 150 batalyon teritorial pembangunan.
  • Salah satu menjadi topik utama diskusi adalah pertemuan Sjafrie dengan Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth pada Senin (13/4/2026).

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan sejumlah jenderal purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Dari TNI Angkatan Darat antara lain hadir Jenderal TNI (Purn.) Wiranto, Jenderal TNI (Purn.) Gatot Nurmantyo, Jenderal TNI (Purn.) Andika Muhammad Perkasa, Jenderal TNI (Purn.) Agustadi Sasongko, dan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman.

Ada juga Jenderal TNI (Purn.) Agum Gumelar, Letjen TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Letjen TNI (Purn.) Kiki Syahnakri, Letjen TNI (Purn.) Valentinus Suhartono Suratman, Letjen TNI (Purn.) Fadillah, serta Letjen TNI (Purn.) Bambang Darmono.

Dari TNI Angkatan Laut, tampak hadir Laksamana TNI (Purn.) Agus Suhartono, Laksamana TNI (Purn.) Yudo Margono, Laksamana TNI (Purn.) Siwi Sukma Adji, Laksamana TNI (Purn.) Marsetio, Laksamana TNI (Purn.) Ade Supandi, serta Letjen TNI (Purn.) Mar. Muhammad Alfan Baharudin.

Sementara dari TNI Angkatan Udara, hadir Marsekal TNI (Purn.) Djoko Suyanto, Marsekal TNI (Purn.) Imam Sufaat, Marsekal TNI (Purn.) Ida Bagus Putu Dunia, Marsekal TNI (Purn.) Agus Supriatna, Marsdya TNI (Purn.) Imran Baidirus, serta Marsdya TNI (Purn.) Hadiyan Sumintaatmadja.

Selain itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, KSAU Marsekal Tonny Harjono, serta pejabat Kemhan lainnya turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Baca juga: Profil Sjafrie Sjamsoeddin Menhan kini Rangkap jadi Menko Polkam Gantikan Budi Gunawan, Harta Rp99 M

Apa yang Dibahas?

Sjafrie mengumpulkan para "sesepuh" itu untuk membahas, salah satunya, strategi pertahanan bagi Indonesia.

Sejumlah isu strategis terkait dengan pertahanan menjadi isu utama dalam pertemuan, terutama yang menyinggung kepentingan Indonesia di tengah kondisi geopolitik saat ini.

“Saya akan menyampaikan satu hal esensial yang mungkin perlu diketahui oleh para sesepuh TNI, yang tentunya ini sangat berhubungan dengan strategi pertahanan,” kata Sjafrie di lokasi pertemuan para purnawirawan jenderal TNI.

Pertemuan berlangsung tertutup.

Menhan Sjafrie dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hendak memaparkan sejumlah hal kepada para senior sekaligus meminta pandangan mereka.

“Strategi pertahanan negara ini juga tidak lepas daripada prinsip tata kelola negara, yaitu yang berkaitan dengan konstitusi dan juga berkaitan dengan kepentingan nasional,” kata Sjafrie sebelum memulai pertemuan.

Bahas isi pertemuan dengan AS

Hal penting lain yang menjadi topik utama diskusi adalah pertemuan Sjafrie dengan Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth pada Senin (13/4/2026).

“Hal tersebut di-update oleh Bapak Menhan Sjafrie terkait dengan kegiatan yang beliau lakukan, khususnya yang terakhir adalah bersama dengan Secretary of War, Pete Hegseth, beberapa waktu yang lalu,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait di lokasi pertemuan.

Para purnawirawan TNI ini juga memberikan pandangan mereka terkait dengan usulan izin lintas udara (overflight clearance) yang diajukan AS untuk melintas di langit Indonesia.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved