Berita Lubuklinggau
Banyak ASN di Lubuklinggau Ajukan Pindah Pasca Pilkada 2024, BKPSDM Buka Suara: Itu Biasa
Pasca Pilkada sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, Sumsel mulai banyak mengajukan mutasi atau pindah.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Pasca Pilkada sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, Sumsel mulai banyak mengajukan mutasi atau pindah.
Sejumlah pejabat yang telah mengajukan pindah tersebut terdiri dari Kepala OPD, Sekretaris OPD, Kepala Puskemas, Camat, Sekretaris Kecamatan, Kepala Bidang (Kabid) hingga Lurah.
Diinformasikan sejumlah pejabat yang sudah mengajukan pindah diantaranya, Kepala BKPSDM Lubuklinggau, Yulita Anggraini, Camat Lubuklinggau Timur I, Wahyu Lindra, Sekretaris Camat Lubuklinggau Timur II, Hendri.
Kemudian Kabid di Dinas Pendidikan, Tabrani, Sekretaris Pol PP, Zulhadi, Lurah Air Kuti, Mustaqiem, dan juga beberapa Kepala Puskesmas.
Selain itu beberapa pejabat juga akan memasuki masa pensiun tahun 2025 diantaranya Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Abu Jaat, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lubuklinggau Zulfikar dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surya Darma.
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau Febrian Saputra membenarkan ada beberapa ASN di lingkungan Pemkot mengusulkan pindah.
"Sejauh ini memang ada beberapa (ASN) yang ngusulkan untuk mutasi keluar," ungkap Febrian saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Kamis (26/12/2024).
Menurut Yayan,panggilannya, pengajuan mutasi keluar dan masuk dalam lingkungan ASN merupakan hal yang biasa, karena memang tidak ada larangannya.
"Itu biasa, tidak ada aturannya yang melarang terkait mutasi masuk dan mutasi keluar," ujarnya.
Kemudian khusus ASN yang hendak mutasi masuk ada peraturan wali kota (Perwal) no 2 tahun 2020 yang mengatur tentang aturan mutasi masuk, di sana juga mengatur sistem seleksi ujian kompetensi untuk OPD yang akan ditempati.
"Hal itu juga tetap mempertimbangkan anjab ABK ditiap OPD di Lingkungan Pemkot Lubuklinggau," ungkapnya.
Wali Kota Lubuklinggau terpilih H Rachmat Hidayat (Yoppy Karim) menegaskan akan merangkul semuanya dan lebih melihat kepada profesional.
"Kita akan tetap mengedepankan profesionalitas dalam bekerja," kata Yoppy sapaannya pada Tribunsumsel.com, Selasa (9/12/2024).
Yoppy mengungkapkan bila kedepan tidak ada perbedaan lagi, karena jelas ASN itu tidak boleh terlibat berpolitik.
Namun, mereka mempunyai hak Politik dan hak suara untuk memilih.
"Dari pada itu tidak ada perbedaan, ketika sudah ada wali kota dan wakil wali kota terpilih mereka tetap bekerja dengan profesional," ungkapnya.
Tanggapan Wali Kota Terpilih Terkait Akan Merangkul Semua ASN
Sebelumnya, Wali Kota Lubuklinggau terpilih H Rachmat Hidayat (Yoppy Karim) mengaku kedepan tidak ada lagi istilah pendukung dan bukan pendukung wali kota, karena semuanya kedepan harus dirangkul.
"Karena wali kota tidak bisa memberhentikan ASN dan tidak ada perbedaan," bebernya.
Menurut Yoppy perbedaan dukungan dan pilihan itu hanya berlaku sampai tanggal 27 November 2024 kemarin, namun setelah ditetapkan sebagai wali kota dan wakil wali kota tidak ada lagi perbedaan.
"Karena kami akan selalu mengedepankan profesionalitas dalam bekerja untuk membangun kota Lubuklinggau," ujarnya.
Yoppy pun bersyukur Pilkada Kota Lubuklinggau berlangsung damai dan sampai batas waktu yang ditetapkan tidak ada gugatan yang masuk ke MK.
"Setelah pleno kemaren dan ada masa ke MK (gugatan). Alhamdulillah dihari Jumat sampai pukul 00.00 Wib atau 6 Desember dari Lubuklinggau tidak ada laporan ke MK," ungkapnya.
Menurut Yoppy bila tidak ada gugatan ini sekarang tinggal proses penetapan calon terpilih yang akan dilakukan oleh KPU Lubuklinggau.
"Artinya tinggal proses penetapan calon terpilih, bila tidak salah dijadwalkan tanggal 20 Desember mendatang," bebernya.
Namun, kembali lagi nanti tergantung pihak terkait kapan akan melakukan paripurna penetapan calon terpilih.
"Kalau jadwalnya demikian tapi tergantung mereka kapan melakukan penetapan," ujarnya.
Awal Mula Bocah SD di Lubuklinggau Ketahuan Idap Diabetes, Jajan Sembarang Diduga Jadi Pemicu Utama |
![]() |
---|
Nakes Puskesmas Temukan Sejumlah Bocah SD di Lubuklinggau Idap Diabetes, Ada yang Sudah Cuci Darah |
![]() |
---|
Ngajak Rujuk, Pria di Lubuklinggau Malah Aniaya Istri Hingga Masuk RS, Korban Pilih Memaafkan |
![]() |
---|
Alun-Alun Merdeka Kota Lubuklinggau Dialihfungsikan Jadi Tempat Parkir Mobil, Dishub: Tingkatkan PAD |
![]() |
---|
Siasat Licik Penipu Modus Bayar Pakai QRIS Palsu, Pelaku Asal Banten Ditangkap di Lubuklinggau |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.