Berita Viral

Pilu Dianiaya George Anak Bos Toko Roti, Kini Ayu Dikuliahkan dan Dapat Pekerjaan dari Jhon LBF

Tak hanya itu, Ayu pula dibantu dalam menjalani proses hukum dan juga ditawari pekerjaan oleh Jhon LBF.

Editor: Weni Wahyuny
ig/jhonlbf/TV Parlement
Jhon LBF (kiri) dan Ayu (kanan) korban penganiayaan anak bos toko roti di Cakung. Kini Jhon LBF akan menguliahkan Ayu hingga memberinya pekerjaan. 

"Saya sempat ditarik sama bos saya untuk keluar, katanya laporin saja ke polisi. Tapi karena handphone sama tas saya masih di dalam akhirnya saya balik lagi (ke toko) untuk mengambil," ujarnya.

Nahas, saat Ayu kembali masuk untuk mengambil ponselnya, George kembali melakukan penganiayaan dengan melemparinya dengan barang-barang.

Bahkan, loyang yang dilemparkan George sampai membuat kepala Ayu mengalami pendarahan.

"Waktu itu saya belum sadar kalau kepala berdarah, hanya memegangi kepala saja. Kalau luka yang sampai berdarah hanya di kepala, tapi kalau memar banyak. Di tangan, kaki, paha, pinggang," tuturnya.

Ayu lantas diantar oleh orangtua George ke klinik untuk menjalani perawatan. Namun, karena peralatan kurang, klinik itu meminta korban untuk menjahit luka pendarahannya ke rumah sakit.

Namun, korban menolaknya karena masih syok dan ketakutan usai dianiaya George secara membabi buta.

Tanpa adanya perawatan lanjutan, Ayu bersama rekan sesama karyawan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Timur pada 17 Oktober 2024.

"Laporan diterima di Polres Jakarta Timur. Setelah laporan saya diantar untuk visum di RS Polri Kramat Jati. Barang bukti yang saya serahkan ke kepolisian baju saya yang ada ceceran darah," lanjut Ayu.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Nasib Baik Ayu Korban George Sugama: Dipekerjakan, Dikuliahkan, Disiapkan Pengacara oleh Jhon LBF

Baca berita lainnya di Google News

Bergabung dan baca berita lainya di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved