Penembakan Kasat Reskrim Solok Selatan

Pupus Rencana AKP Ryanto Ulil Menikah dengan Polwan Tahun Depan, Kini Tewas Ditembak Kabag Ops

Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshar ternyata berencana akan menikah tahun depan sebelum tewas ditembak AKP Dadang Iskandar

|
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Youtube KOMPASTV
Jenazah AKP Ulil Riyanto Anshari, Kasat Reskrim Polres Solok Selatan tiba di kampung halamannya di Kompleks Antang Jaya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, pada Sabtu (23/11/2024) pukul 01.00 Wita. 

"Tidak. Dia cuma bilang, 'iya, Ma. Terima kasih banyak. Nanti saya cerita. Nanti saya cerita lagi," ungkap Cristina menirukan ucapan almarhum putranya.

Setelah percakapan itu, Cristina mengaku dirinya selalu memikirkan perkataan Ulil.
 
"Jadi, memang setelah itu saya selalu galau. Anakku di sana pasti dalam tekanan mungkin," ujar dia.

Chirtina Yun Abu Bakar ibunda AKP Ulil Ryanto menangis histeris putranya tewas ditembak Kabag Ops Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar. sempat berkomunikasi dengan putranya sebelum tewas
Chirtina Yun Abu Bakar ibunda AKP Ulil Ryanto menangis histeris putranya tewas ditembak Kabag Ops Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar. sempat berkomunikasi dengan putranya sebelum tewas (Youtube KOMPASTV Pontianak)

Hal yang sama diungkap Paman Ulil, Danial Fery Mangin, , ponakannya pernah mengungkapkan ingin keluar dari kepolisian karena merasa tugasnya sangat berat dan penuh tekanan.

"Kalau tidak salah, Ulil ingin keluar dari Polri karena tugasnya sangat berat dan banyak tekanan," kata Danial.

Danial menuturkan, Cristina memberi penguatan kepada putranya tersebut. 

"Tapi, ibunya bilang, lawan nak. Tahulah kalau Ulil orang lahir dan besar di Makassar, berani dan lurus atau jujur," ujar Danial.

Danial melanjutkan, Ulil yang masih lajang, tengah merencanakan pernikahan sebelum kejadian nahas tersebut.
 
Jenazah Tiba Di Makassar

Jenazah AKP Ulil Riyanto Anshari, Kasat Reskrim Polres Solok Selatan tiba di kampung halamannya di Kompleks Antang Jaya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, pada Sabtu (23/11/2024) pukul 01.00 Wita.

Jenazah Ulil diterbangkan dari Jakarta dan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kota Makassar, sekitar pukul 00.00 Wita di terminal kargo.

Setelah itu, jenazah diangkut menggunakan mobil jenazah RS Bhayangkara Polda Sulsel, dengan pengawalan mobil patroli serta iring-iringan mobil keluarga yang menjemput.

Setibanya di rumah duka, ibu Ulil, Cristina Yun Abu Bakar, histeris melihat anaknya terbaring tak bernyawa di dalam peti yang dibalut kain bendera merah putih dan digotong oleh pasukan Brimob Polda Sulsel.

Isak tangis keluarga mewarnai kedatangan jenazah Ulil di rumah orangtuanya yang berlantai dua.

Selanjutnya, pelayat melakukan ibadah umat Kristiani dan memanjatkan doa untuk jenazah Ulil.

Paman Ulil, Danial Fery Mangin, yang dikonfirmasi terkait proses pemakaman, menyatakan bahwa pihak keluarga masih akan berembuk mengenai waktu pemakaman.

"Kita belum tahu kapan waktunya, pastinya pihak keluarga akan berembuk dulu. Diperkirakan paling lambat hari Minggu (24/11/2024)," ucap Danial.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved