Berita Lubuklinggau

Penjelasan PLN Usai Ratusan Pelanggan di Lubuklinggau Utara Alami Pemadaman Listrik Semalaman

Pemadaman ini terjadi saat peristiwa hujan disertai angin kencang pada Jumat 1 November 2024 malam.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Slamet Teguh
HUMAS UID S2JB
Ilustrasi Perbaikan Listrik - Penjelasan PLN Usai Ratusan Pelanggan di Megang Lubuklinggau Alami Pemadaman Listrik Semalaman 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Warga Kota Lubuklinggau Sumsel mengeluhkan layanan PLN Lubuklinggau karena melakukan pemadaman hinga semalaman.

Pemadaman ini terjadi saat peristiwa hujan disertai angin kencang pada Jumat 1 November 2024 malam.

Wilayah yang paling banyak terdampak pemadaman hingga pagi terjadi wilayah Lubuklinggau Utara.

Manager ULP PLN Lubuklinggau, Achmat Meiledy mengungkapkan penyebab pemadaman semalam dikarenakan ada gangguan akibat hujan angin.

"Gangguannya karena ada kabel konduktor wilayah Megang terlepas, mungkin karena kencangnya angin terlepas," ungkap Achmat saat memberikan keterangan pada Tribunsumsel.com, Sabtu (2/11/2024).

Dia mengatakan proses pencarian sempat memakan waktu yang lama, karena sejak mendapat laporan adanya gangguan, titik lokasi kerusakan baru ditemukan Sabtu dinihari pukul 01.00 Wib.

"Penyisiran lama karena harus mencari titiknya terlebih dahulu, baru dilakukan perbaikan," bebernya.

Baca juga: Lubuklinggau Dilanda Angin Puting Beliung, 8 Rumah Warga Rusak Parah, Atapnya Beterbangan

Baca juga: Sudah Sebulan Listrik Sering Padam di Lubuklinggau Hingga Dikeluhkan Warga, Begini Penjelasan PLN

Kemudian saat perbaikan juga tidak bisa cepat karena wilayah di dekat kabel yang terlepas itu harus disterilkan dulu, mengingat kondisinya sangat membahayakan.

"Jadi jaringan itu tidak bisa dilakukan eksekusi harus dilakukan pemadaman dulu, kemudian wilayah titik itu harus diamankan dulu karena bahaya," bebernya.

Untuk wilayah yang mengalami gangguan semalam yakni sepanjang wilayah Jalur Megang meliputi Taman Makam Pahlawan hingga wilayah Kelurahan Jogo Boyo.

"Alhamdulillah sekarang tinggal rumah-rumah yang mati sendiri karena cuaca semalam, ada yang tertimpa seng, sekarang sedang dikerjakan anggota dilapangan," bebernya.

Lanjutnya, ketika sehabis dikerjakan juga harus dilakukan pengecekan ulang, misalkan ketika tidak ada gangguan lagi baru akan dinormalkan.

"Gangguan itu diluar prediksi kita, intinya dalam pengerjaan dilakukan percepatan dan masyarakat Lubuklinggau sekarang mulai banyak ngerti. Mereka menghubungi saya, saya jelaskan mereka bilang oya pak, saya jelaskan ada pohon roboh," ungkapnya.

Kemudian, dalam bulan ini khusus Lubuklinggau hanya dijadwalkan enam kali pemeliharaan dan rencana itu dalam waktu dekat segera dikerjakan dan memang terjadwal.

"Kita maksimalkan pemadaman kita minta hanya tiga jam saja, karena khusus Lubuklinggau yang paling sering dapat gangguan yakni wilayah Air Kati karena masih banyak kebun,pemeliharaan tanam  tumbuh juga harus izin pemilik kebun," ujarnya.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved