Berita OKU Selatan
Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di OKU Selatan Diprediksi Meningkat di Tahun 2024
Hal ini disampaikan kepala Dinas PPPA-PPKB, Ummu Manazilawati, di wawancarai media diruang kerjanya, Rabu (23/10/2024).
Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Slamet Teguh
Laporan Wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (PPPA-PPKB), Kabupaten OKU Selatan, Sumsel melaporkan laporan Kasus kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Bumi Serasan Se-Andanan meningkat.
Hal ini disampaikan kepala Dinas PPPA-PPKB, Ummu Manazilawati, di wawancarai media di ruang kerjanya, Rabu (23/10/2024).
Dimana dikatakannya saat ini laporan kasus kekerasan tersebut sudah terdapat 37 kasus, sehingga diperkirakan tahun 2024 ini akan mengalami peningkatan jika dilihat dari laporan kasus sepanjang tahun 2023 lalu total sebanyak 39 kasus.
"Saat ini, terhitung dai Januari-September, sudah terdapat 37 kasus, 9 orang perempuan,"katanya.
Kasus ini diprediksi bakal meningkat mengingat masih tersisa lebih dari 2 bulan, menuju penghujung tahun, Dinas PPPA-PPKB aktif melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.
"Karena September ini sudah 37, kemungkinan meningkat. Kita lihat di Bulan September, November dan Desember ini,"bebernya.
Baca juga: Pelajar di OKU Selatan Tewas Mengenaskan, Dibacok Tetangganya Karena Geber Motor di Tongkrongan
Baca juga: 3 Rumah Tak Layak Huni di 3 Kecamatan OKU Selatan Direhab Oleh Baznas RI
Menurutnya, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten OKU Selatan khususnya terhadap asusila dipicu beberapa faktor mulai dari, pengaruh cuaca, ekonomi, hingga masalah pendidikan minimnya pengetahuan.
"Jadi faktornya itu, karena kurangnya ilmu pengetahuan, namun terkadang pengaruh pada cuaca sehingga di tempat-tempat cuaca dingin lebih dominan," tambahnya
Menanggapi itu Dinas PPPA-PPKB OKU Selatan ikut prihatin terhadap peristiwa terhadap perempuan dan anak di Kabupaten OKU Selatan, hingga melakukan upaya-upaya penanggulangan.
Dinas PPPA-PPKB OKU Selatan, melalukan penanggulangan dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah serta membentuk kader Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di tingkat Desa.
"Kita juga bekerjasama dengan Polres dan Kejaksaan untuk melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah di regional Kecamatan,"tandanya.
Dinas PPPA-PPKB juga menghimbau para orang tua khususnya di wilayah Kabupaten OKU Selatan, sama-sama menjaga anak-anak dilingkungan terdekat, mengedukasi agar tidak tejadi kekerasan terhadap anak.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Pemkab Siap Jalankan Program Makan Bergizi Gratis di OKU Selatan, Sekda Tekankan Sinergi OPD |
![]() |
---|
Dua Pria Pengedar Narkoba Ditangkap Polres OKU Selatan, Sempat Buang Empat Paket Sabu saat Ditangkap |
![]() |
---|
Pemugaran Candi Jepara OKU Selatan Ditargetkan Selesai November 2025, Disiapkan Jadi Wisata Sejarah |
![]() |
---|
Pemkab OKU Selatan Matangkan Soal Kebijakan Tambahan Penghasilan Pegawai Bagi Para ASN |
![]() |
---|
Buat Masyarakat Resah, Pemuda di OKU Selatan DItangkap Polisi Karena Jadi Pengedar Sabu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.