Arti Kata Bahasa Arab
Arti Qiradh, Qardh dan Dayn, Istilah Bahasa Arab untuk Hutang Piutang Berikut Hukum & Perbedaannya
Utang itu bisa disebut dain, bisa juga disebut qardh. Maka semua qardh adalah dain, tetapi tidak semua dain adalah qardh.
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
TRIBUNSUMSEL.COM -- Hutang-piutang dalam bahasa arab sering disebut juga dengan qiradh.
Qiradh ialah harta yang diberikan kepada orang lain yang diqiradhkan untuk dia memberikan setelah dia mampu sesuai dengan perjanjian.
Qiradh juga sering disebut dengan qardh yang berarti meminjamkan atau memberi hutang.
Dikutip dari laman journal.uinkudus.ac.id dalam tulisan Abdul Aziz Ramdansyah, ESENSI UTANG
DALAM KONSEP EKONOMI ISLAM, hutang secara terminologi adalah memberikan harta kepada orang yang akan memanfaatkannya dan mengembalikan ganti rugi dikemudian hari (Abdullah bin Muhammad ath-Thayyar, 2009: 152).
Sedangkan menurut Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, hutang adalah penyediaan dana atau tagihan antar lembaga keuangan syariah dengan pihak peminjam untuk melakukan pembayaran secara tunai atau cicilan dalam dalam jangka waktu tertentu.
Pengertian Qardh dan Dayn serta perbedaannya
Pengertian Qardh
Qardh artinya pinjaman.
Qardh adalah akad pinjaman dana tanpa imbalan.
Dalam perbankan syariah, definisi akad qardh adalah perjanjian pinjam meminjam dana, dimana pihak peminjam wajib mengembalikan dana sesuai dengan jumlah yang diterimanya dan dalam jangka waktu tertentu.
Hal ini dikarenakan dalam Islam, adanya imbalan pada suatu pinjaman akan tergolong perbuatan riba.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam akad qardh peminjam hanya berkewajiban untuk mengembalikan dana pokok pinjamannya saja.
Qardh kamu memberikan harta kepada orang lain dengan mengharapkan pengembalian darinya. Qardhul Hasan berarti memberikan pinjaman tanpa keuntungan atau bunga, ini bisa digunakan untuk yang abstrak baik yang menyangkut kebaikan atau keburukan (Al-Mu‟jam Al-Wasid, 2004: 307).
Pengertian Dayn atau Dain
Dayn secara bahasa dapat didefinisikan sebagai memberikan pinjaman.
Dalam dayn, terdapat syarat jangka waktu tertentu dalam pengembalian utang.
Dayn disebut juga
dengan (مة الذ وصف) sesuatu yang harus dilunasi atau diselesaikan.
Al Dayn mensyaratkan jangka waktu
tertentu dalam pengembalian utang, hal ini yang membedakan al-Qardh yang tidak mensyaratkan jangka waktu tertentu dalam pengembalian utangnya, dayn lebih umum dari al-qardh (Nurul Huda, 2012: 239).
Menurut Abu Al-Kasim kata dayn berarti memberi utang atau berhutang. dan kata qardh memiliki arti apa yang dibayarkan kepada orang lain dari harta dengan syarat
mengembalikannya sebagai gantinya (Abu Al-kasim, 233).
Adapun menurut al-Mu‟jam al-Wasid kata dayn adalah adalah utang yang bertempo sedangkan qardh utang yang tidak
bertempo (Al-mu‟jam al-wasid, 2004: 307).
Jadi baik kata dayn maupun kata qardh adalah kata yang bermakna utang yang memiliki tempo dan tidak bertempo
Perbedaaan Dayn dan Qardh
1. Memiliki konsekuensi hukum yang berbeda sehingga kalau keliru mengatakan apakah suatu utang itu termasuk qardh atau dain maka kesimpulan hukumnya pun akan berbeda.
2. Perbedaan mendasar antara qardh dan dain terletak pada cakupan maknanya. Dain memiliki pengertian lebih umum daripada qardh. Hal ini sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Abdin ketika mendefinisikan dain:
“Tanggungan wajib yang dipikul seseorang, yang disebabkan oleh adanya akad, atau akibat dari menghabiskan/merusakkan (barang orang lain), atau karena pinjaman.”
3. Dain itu mencakup segala jenis utang baik akibat dari suatu akad atau transaksi, seperti jual beli yang dilakukan secara kredit, akad sewa yang upahnya diakhirkan dan lain-lain. Atau akibat dari menghabiskan atau merusakkan barang orang, misalnya secara tidak sengaja kita memecahkan kaca rumah orang, maka kaca yang pecah itu menjadi tanggungan atau utang kita. Termasuk juga tanggungan karena akad qardh (utang piutang).
4. Dayn lebih umum daripada qardh. Sebab dain mencakup segala jenis utang karena sebab apapun. Sedangkan qardh adalah utang yang memang terjadi karena akad pinjaman atau utang-piutang.
5. Contoh untuk membedakan dain dan qardh, misalnya kita membeli sepeda motor secara kredit kepada sebuah perusahaan leasing, maka selama kredit kita belum lunas, kita punya utang kepada perusahan tersebut. Utang di sini dalam bahasa fiqihnya adalah dain, bukan qardh. Karena utang di sini bukan akibat dari akad pinjaman, melainkan dari akad jual-beli.
Sedangkan jika kita meminjam uang kepada bank, misalnya. Utang itu bisa disebut dain, bisa juga disebut qardh. Maka semua qardh adalah dain, tetapi tidak semua dain adalah qardh.
Itulah Arti Qiradh, Qardh dan Dayn, Istilah Bahasa Arab untuk Hutang Piutang Berikut Hukum & Perbedaannya . (lis/berbagai sumber)
Baca juga: Pengertian Riba, Riba Haram, Riba Halal, Dalil Tentang Riba, dan Jenis-jenis Riba dan Contohnya
Baca juga: Arti Thalab Al Ilmi, Tholabul Ilmi, Kosa Kata Bahasa Arab Tentang Menuntut Ilmu Keutamaan dan Tujuan
Baca juga: Arti Kun Fayakun Innallaha Ala Kulli Syain Qadir, Kalimat Dzikir dan Doa Keyakinan dan Motivasi Diri
Baca juga: Arti Aqrabu Ma Yakunul Abdu Min Rabbihi Wa Huwa Sajidun, Hadis Tentang Banyaklah Berdoa ketika Sujud
qiradh artinya adalah
akad qiradh adalah
qardh adalah
hukum qardh adalah
dayn artinya adalah
dain artinya
Tribunsumsel.com
Tribunnews.com
perbedaan dain dan qardh
Arti Shollu Alan Nabi Muhammad, Sholli Alan Nabi dan Cara Menjawabnya, Seruan untuk Bersholawat |
![]() |
---|
Arti Laulaka Lama Khalaqtul Aflak, Hadits tentang Nabi Muhammad Rahmat Bagi Seluruh Alam Semesta |
![]() |
---|
Arti Laqad Kana Lakum Fi Rasulillahi Uswatun Hasanatul Liman Kana Yarjullah, Surat AL Ahzab Ayat 21 |
![]() |
---|
Arti Rabbana Atmim Lana Nurona Waghfirlana, Kutipan Surat At Tahrim ayat 8, Doa untuk Menjaga Anak |
![]() |
---|
Arti Sholawat Penutup Doa, Washalallahu Ala Sayyidina Muhammadin Wa Ala Alihi Wa Shahbihi Wasallam |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.