Gadis di Ogan Ilir Hilang Ditemukan
BREAKING NEWS: Remaja Putri Asal Ogan Ilir yang Dilaporkan Hilang Ditemukan di Muba, Alami Trauma
Remaja putri berinisial Y (16 tahun) asal Kabupaten Ogan Ilir yang dilaporkan menghilang dari rumah kini ditemukan polisi.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Remaja putri berinisial Y (16 tahun) asal Kabupaten Ogan Ilir yang dilaporkan menghilang dari rumah kini ditemukan polisi.
Sebelum, Y meninggalkan kediamannya di Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, pada 1 September lalu dan sempat terlihat oleh sang adik naik motor dengan seorang pria tak dikenal.
Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Muhammad Ilham mengatakan, Y dijemput polisi di Sungai Lilin, Musi Banyuasin (Muba).
"Iya, tadi malam Yunita dijemput di Sungai Lilin. Sekarang masih di Mapolres (Ogan Ilir)," kata Ilham dihubungi via telepon, Jumat (20/9/2024).
Polisi saat ini masih melakukan trauma healing kepada Y, untuk selanjutnya diperiksa.
"Pendekatan dulu kepada yang bersangkutan (Y). Masih trauma," terang Ilham.
Sementara orang tua Y mengaku bersyukur putri mereka ditemukan dalam keadaan selamat.
Ayah Y, Sanik meminta polisi memproses pria yang membawa kabur Y.
"Alhamdulillah anak kami ditemukan. Kami juga minta pelaku dihukum," pinta Sanik dihubungi terpisah.
Keluarga Lapor Polisi
Sebelumnya, hilangnya Y (16 tahun) yang sudah 3 minggu tak diketahui keberadaannya membuat keluarga mendatangi Polres Ogan Ilir, Sumsel guna meminta bantuan.
Sebelum meninggalkan kediamannya di Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, pada 1 September lalu dan sempat terlihat oleh sang adik naik motor dengan seorang pria tak dikenal.
Sanik, ayah Y mengungkapkan, putrinya itu ikut orang tua bekerja sebagai penyadap karet.
"Hari Minggu itu sekitar jam 12.30, Yunita pamit ke ibunya mau pergi. Dia bersama adiknya bawa KK (Kartu Keluarga) dan kartu bansos," kata Sanik kepada wartawan di Mapolres Ogan Ilir, Kamis (19/9/2024).
Di tengah jalan, Y meminta adiknya kembali ke rumah untuk mengambil buku tabungan.
Menurut Sanik, dirinya sedang tidur saat Y pergi.
"Waktu adiknya minta buku tabungan, ibunya bilang harus izin saya dulu. Setelah pergi lagi, adiknya bilang kalau Yunita pergi naik motor sama laki-laki," ungkap Sanik.
Tak jelas siapa lelaki yang dimaksud dan ke mana Y dibawa pergi.
Hari itu, Sanik mengaku mencoba tenang dan menunggu hingga 24 jam, berharap Yunita kembali.
Keesokannya, Sanik mencari keberadaan putrinya ke rumah keluarga dan kerabat di wilayah Ogan Ilir dan sekitarnya.
"Informasi terakhir yang kami dapatkan, anak kami ada di wilayah Muba (Musi Banyuasin). Kami terus terang masih bingung mau bertindak seperti apa," kata Sanik.
Dia berharap Y baik-baik saja dan polisi segera menemukan Yunita dalam keadaan selamat.
"Saya ingin dia cepat pulang. Kepada pihak kepolisian, mohon kiranya dapat menemukan anak kami," ucap Sanik.
Sementara polisi telah memeriksa saksi-saksi yang terakhir kali melihat Yunita dan masih melakukan penelusuran.
"Laporannya (orang hilang) sudah masuk. Masih dilakukan pencarian," kata Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Muhmmad Ilham, dihubungi terpisah.
Ilham menerangkan, hasil penyelidikan awal, Y sempat dihubungi seorang pria sebelum dinyatakan menghilang.
Polisi telah mengeluarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) perkara menghilangnya Y.
"Jadi, remaja yang menghilang itu diduga sempat janjian dengan seseorang. Sudah terbit SPDP dan kami masih telusuri keberadaannya," jelas Ilham.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.