Berita Palembang

IRT di Palembang Babak Belur, Dianiaya Suaminya di Depan Anak-anak, Tak Kuat Pilih Lapor Polisi

Raut wajah TDL (31) warga Palembang ini masih tampak trauma ketika datang melapor ke Polrestabes Palembang, Rabu (18/9/2024) siang.

Penulis: andyka wijaya | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/ Andi Wijaya
Korban Saat Membuat Laporan di Polrestabes Palembang - IRT di Palembang Babak Belur, Dianiaya Suaminya Didepan Anak-anak, Tak Kuat Pilih Lapor Polisi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Raut wajah TDL (31), ibu rumah tangga (IRT) di Palembang ini masih tampak trauma ketika datang melapor ke Polrestabes Palembang, Rabu (18/9/2024) siang.

Sekujur tubuhnya lebam, setelah ia menjadi KDRT yang dilakukan oleh suaminya berinisial DF.

Kepada petugas piket pengaduan, TDL menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (16/9/2024), sekitar pukul 15.00 WIB di jalan Soekarno Hatta tepatnya di samping masjid BMKM Pulo Gadung Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang

Ketika itu, korban mendapatkan pesan whatsapp dari suaminya untuk mengajak membeli sepeda anak-anak.

"Awalnya dia mengajak saya untuk membeli sepeda anak anak pak. Dan mengirim pesan singkat lewat WhatsApp," kata TDL kepada petugas. 

Lalu,korban pun di jemput di kawasan Talang Jambe mengunakan mobil.

Lantaran didalam mobil ada anak-anak korban, saat itu korban pun mau ikut.

"Saya mau ikut itu karena ada anak-anak saya pak di dalam mobil," ungkapnya. 

Baca juga: Selain Romli yang Bunuh Adik Ipar di Kamar Mandi Palembang, Polisi Buru Satu Orang yang Masih Buron

Baca juga: Motor Ojol di Palembang Dibawa Kabur Pencuri di Parkiran Minimarket, Padahal Baru Ditinggal 2 Menit

Sesampai di TKP (Tempat kejadian perkara), sambung Tiara, terlapor pun memberhentikan laju mobilnya dan menyuruh anak anaknya untuk turun .

"Anak anak saya suruh turun pak. Karena saya merasa takut saya juga ikut turun," katanya. 

Namun, saat itu terlapor menjambak rambut korban dan dengan tangan kosong memukul bagian muka korban, hingga pecah bibir, serta menampar korban. 

" Saya tidak terima pak oleh itulah saya melapor ke sini. Berharap dia ditangkap. Peristiwa ini pun bukan kali pertamanya," kata Tiara. 

Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang Kompol Fadly membenarkan adanya laporan korban terkait kasus KDRT.

" Laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)," kata Fadly.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved