Rahmad Pribadi : 3 Tahun PIQI Ciptakan Benefit Sampai Rp 1,8 Triliun

Ajang menunjukan karya inovasi yang digelar oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) selama tiga tahun mencatat benefit atau keun

Editor: Moch Krisna
Tribunsumsel.com/Siemen Martin
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi di event Pupuk Indonesia Quality & Innovation (PIQI) 2024 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Siemen Martin

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ajang menunjukan karya inovasi yang digelar oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) selama tiga tahun mencatat benefit atau keuntungan mencapai Rp 1,8 triliun.

Hal itu menegaskan komitmen badan usaha milik negara Indonesia di bidang produksi pupuk dan bahan kimia menjawab tantangan masa depan melalui  inovasi.

"Sebuah jumlah yang signifikan. Ini menandakan budaya inovasi sudah benar-benar melekat di pupuk Indonesia," kata Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi di event Pupuk Indonesia Quality & Innovation (PIQI) 2024

Adapun fokus utama Pupuk Indonesia adalah mengedepankan inovasi yang mengarah pada pertumbuhan serta keberlanjutan industri. 

"Inovasi pada industri pupuk sangat krusial mengingat peran strategis Pupuk Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional," jelas dia

Terlebih saat ini tengah dirundung dinamika perekonomian dan geopolitik dunia hingga perubahan iklim yang turut mempengaruhi rantai pasok pangan global.

"Event konvensi inovasi yang dilakukan Pupuk Indonesia Grup. Seleksi inovasi dilakukan mulai dari level anak perusahaan, kemudian dilakukan agregasi dan dilombakan kembali di level holding. Proses agregasi dan kompetisi ini dilakukan agar ada transfer knowledge antar anak perusahaan sehingga penemuan di satu anak perusahaan bisa diterapkan di tempat lain dalam ekosistem Pupuk Indonesia Grup," jelas Rahmad 

Para finalis PIQI 2024 tercatat mampu menjawab kebutuhan dan tantangan bisnis di Pupuk Indonesia, baik dari segi keandalan operasional, penekanan biaya produksi, peningkatan daya saing produk, hingga peningkatan efektivitas organisasi. 

Pupuk Indonesia sendiri telah berhasil mengembangkan aplikasi digital terintegrasi di tingkat kios (i-Pubers) untuk menurunkan nilai koreksi sekaligus mempercepat proses penagihan subsidi pupuk. Aplikasi ini telah dijalankan oleh lebih dari 27 ribu kios dan meningkatkan kemudahan petani dalam menebus pupuk bersubsidi.

Pada tahun ini, PIQI 2024 mengusung tema “Green Growth”, terdapat 4.684 karya inovasi dibagi dalam 3 kategori, yakni Growth, Digital, dan Sustainability. 

Sementara itu dari Pupuk Sriwidjaja Palembang yang memodifikasi unit daya hidrolik sehingga mempercepat waktu perbaikan aktuator hidrolik yang merupakan komponen vital untuk mengendalikan berbagai peralatan dan mesin pada pabrik pupuk Urea. 

Sebelum ada inovasi ini, proses perbaikan aktuator hidrolik memakan waktu 336 jam dan dilakukan oleh pihak ketiga. Setelah inovasi, perbaikan dapat dilakukan secara mandiri dan hanya memakan waktu 16 jam, sehingga meningkatkan keandalan operasional, efisiensi serta optimalisasi produksi.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved