Berita Palembang

PKL Pasar 16 Ilir Palembang Segera Direlokasi ke Taman Nusa Indah Dekat Jembatan Ampera

Pedagang tumpah Pasar 16 Ilir akan direlokasi ke taman nusa indah atau parkiran di kawasan bawah jembatan Ampera.

Penulis: Hartati | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM/HARTATI
Pedagang tumpah yang berjualan di tengah jalan depan pasar dan samping pasar 16 Ilir akan direlokasi ke samping rumah makan Makwo di komplek parkiran bawah jembatan Ampera. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pedagang kaki lima (PKL) Pasar 16 Ilir akan direlokasi ke taman nusa indah atau parkiran di kawasan bawah jembatan Ampera.

Sasaran yang akan direlokasi adalah pedagang tumpah yang biasa berjualan di tengah jalan dan pinggiran pasar atau di pinggir pagar pembatas pasar 16 ilir. 

Pedagang tersebut akan ditempatkan di pinggiran pagar hingga pinggiran rumah makan mak Wo dan akan disusun rapi sehingga tidak berjualan lagi di tengah jalan.

"Kita dukung revitalisasi Pasar 16 Ilir agar cepat dan aman sehingga pedagang kita pindahkan agar kalau tidak ada meterial bahan bangunan jatuh tidak menimpa pedagang atau pengunjung," ujar A Damenta saat meninjau pasar 16 Ilir, Selasa (6/8/2024).

A Damenta menjelaskan bahwa pemerintah tidak mengganggu pedagang, pihaknya hanya menata kembali posisi pedagang berjualan dengan baik. 

"Pemerintah melakukan pembenahan bukan mengusir pedagang karena ini juga demi kelancaran pembangunan, kalau pasar nanti bagus pengunjung juga ramai," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: 2 Terdakwa Pembunuh Preman Disebut Punya Ilmu Kebal di Palembang Dituntut Pidana Mati

Damenta meminta agar pedagang tumpah tersebut secepatnya direlokasi agar target pembangunan dua tahun terlaksana dan selesai tepat waktu.

Dia menyebut tidak ada penolakan karena revitalisasi Pasar 16 Ilir ini akan selesai bukan terbengkalai seperti pasar Cinde.

Selain itu revitalisasi pasar 16 ilir ini juga masuk dalam rencana pembangunan jangka panjang Palembang.

Soal biaya sewa yang dikhawatirkan pedagang naik, Damenta menyebut disesuaikan dengan fasilitas dan manfaat yang akan dirasakan oleh pemilik kios nantinya.

Dia menyebut biaya itu akan sebanding dengan fasilitas yang akan didapat pengunjung nantinya dan sepadan dengan perhitungan waktu sewanya yang juga lama.

"Kalau mau dihitung-hitung juga pasti lebih mahal biaya beli rokok, bayangkan saja berapa harga rokok sebungkus, nah alihkan saja itu untuk bayar sewa hariannya daripada beli rokok," ujarnya.

Sementara itu Mak Wo pemilik lahan parkir bawah Jembatan Ampera setuju pedagang tumpah di tengah jalan pasar 16 itu direlokasi ke kawasan parkiran yang dia kelola.

Sehingga nanti akan disusun rapi dan tidak akan menggangu lahan parkir yang sudah ada karena lokasinya luas.

"Silahkan saja diatur pedagang mau di tempatkan nanti karena luas lokasinya dan kita dukungan Pemkot Palembang," ujar Mak Wo.

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved