Pegi Setiawan Bebas
Cerita Farhat Abbas Bertemu Hakim Eman Sulaeman di Masjid Bandung, Doakan jadi Hakim Agung
Farhat Abbas kini menceritakan momen pertama kali saat bertemu dengan Hakim Eman Sulaeman, ungkap punyai kepribadian jujur dan sederhana...
Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Weni Wahyuny
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri
TRIBUNSUMSEL.COM - Pengacara Farhat Abbas menceritakan momen pertama kali bertemu dengan Hakim Eman Sulaeman, hakim praperadilan Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon 2016 silam.
Farhat Abbas mengatakan bertemu dengan Eman Sulaeman karena tak sengaja.
"Kemarin saya ke Bandung khusus untuk meminta salinan praperadilan. Waktu ke kota Bandung, kebetulan rumah tempat saya tinggal pertama kali, satu bulan di Jalan Riau 82, itu di rumah Ketua pengadilan Bandung, udah kayak keluarga sama pak Muslim Sidik. Saya tinggal satu pager sama pengadilan, jadi hampir semua itu kenal, yang senior-senior yang pegawai pegawai situ," jelasnya, dilansir dari yourtube Intens Investigasi, Senin (22/7/2024).
Saat itu ia yang berkunjung ke Bandung bertemu Hakim Eman Sulaeman di masjid dekat tempat tinggalnya.
Farhat Abbas kemudian bak merasa takjub dengan sosok Hakim Eman Sulaeman yang ternyata sangat baik dan sederhana.
"Saya datang sekalian reuni, tiba-tiba ada pak Eman, saya tegur aja, ternyata dia ramah, dia diajak foto ga nolak karena suasana sudah pulang kantor, kita diberi motivasi memang orangnya sederhana, pembawaannya betul- betul dengan pegawai itu ketawa-ketawa sama beliau, dia doain kita juga," kata Farhat Abbas.
Ia bahkan menilai jika Hakim Eman Sulaeman adalah sosok yang jujur dan tak mementingkan kebutuhannya sendiri.
"Kebetulan juga kan ayah saya mantan Hakim Agung, adik saya juga masih Hakim, ipar, suami sepupu hakim, jadi ga kagok karena juga rumah saya di samping pengadilan, ketemu di masjid seperti biasa. Tetapi ketika ia mengambil suatu keputusan walaupun hukuman mati orang, tetap saja dia manusia biasa yang butuh sosisalisasi, silaturahmi, yang penting tidak ada kaitan perkara," pungkasnya.
"Saya lihat hakim Eman juga ke kantor jalan kaki, jadi dia dengan satpam dan pegawai biasa-biasa, cuma putusannya luar biasa ternyata kejujuran hakim itu dibawa, dia juga bukan hakim yang pakai barang-barang mewah, bukan hakim yang kaya raya dan menutup pergaulan. Dari awal dia memang mengatakan bahwa dia memberikan keputusan bukan yang menyenangkan termohon tapi yang terbaik buat Indonesia, selamat pak Hakim Eman semoga bapak jadi Hakim Agung dan Independen seorang hakim sangat diperlukan," sambung Farhat Abbas.
Baca juga: Prof Gayus Saran Pegi Segera Daftar Tuntutan ke Polda Jabar, Sebut Eman Sulaeman Bakal Jadi Hakimnya
Baca juga: Rencana Pegi Setiawan Bebas Tersangka Kasus Vina, Ingin Kerja di Bali, Kini Belajar Bahasa Inggris
Terakhir, ia mengungkap jika Hakim Eman Sulaeman sangat berhati-hati dengan putusannya agar tak diganggu pihak luar.
"Dia bilang putusan ga ada bocor, dia ngetik sendiri dia ngeprint sendiri, jadi ga ada intervensi, inilah rahasia hakim Eman," ucap Farhat Abbas menjelaskan.
Sahabat Ungkap Kebaikan Hakim Eman Sulaeman
Menurut sahabat semasa kuliahnya, Yan Mahal Rizzal yang saat ini bekerja sebagai Kepala Bidang Penegakkan Perundangan Daerah Satpol PP Sumedang di masa kuliah, Eman dikenal sebagai pribadi yang jujur.
Rizzal mengatakan bahwa selama kuliah tak ada bedanya dengan sekarang, sosoknya kalem dan berintegritas tinggi.
"Memang beliau orang yang ulet, jujur, namun bergaul juga tidak memandang siapapun," kata Rizzal di Sumedang, Rabu (10/7/2024) dilansir dari Tribun Jabar.
Ia juga menyebut jika nilai akademik sang hakim memang tampak bagus semasa kuliah.
Eman juga rupanya menyelesaikan pendidikan kuliahnya dalam waktu yang cepat.
"Nilai akademik yang bersangkutan bagus dengan masa penyelesaian kuliah 4,5 tahun," kata Rizzal.

Hebatnya lagi, di antara mahasiswa satu angkatan, hanya Eman Sulaeman yang lolos menjadi hakim.
"Beliau satu-satunya yang lolos menjadi hakim, kami bangga bisa berteman, dan satu aumni dengan beliau," katanya.
Sebagaimana dahulu Eman punya kekhasan, Rizzal mengatakan putusan yang dijatuhkan kepada Pegi Setiawan agar bebas, adalah putusan yang sesuai fakta dan dapat dipertanggung jawabkan.
"Dengan begitu kalem dan lurus, kami meyakini bahwa yang bersangkutan memutus seusai dengan fakta dan keyakinan, apalagi beliau katakan bahwa beliau terlepas dari intervensi apapun," katanya.
Hidup Sederhana
Ternyata Eman telah mengabdi menjadi hakim sekitar tahun 2000an yang kini telah 20 tahun lebih.
Sepanjang masa kariernya Eman belum memiliki rumah dan selama ini tinggal di rumah dinas.
Aneng (70) ayah Eman menilai bahwa putranya memang merupakan sosok yang sederhana.
"Sederhana anaknya, karena kita juga dari keluarga biasa saja. Saya juga kan cuman buka warung di rumah," kata Ayah Eman Sulaeman, H. Aneng (70) saat ditemui Wartakotalive.com, di rumahnya di Kampung Kaum Jaya, Desa Puserjaya Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang pada Selasa (9/7/2024).
Aneng mengungkapkan, sejak remaja dan masa sekolah tidak pernah banyak menuntut kepada orangtuanya. Baik itu membeli barang elektronik maupun sepeda motor.
"Engga pernah banyak mau, sekolah aja dia (Eman) pergi sendiri naik angkutan, jalan kaki juga. Kadang saya juga antar jemput pakai motor," beber dia.
Dirinya juga mengaku heran, selama 20 tahun lebih menjadi hakim anaknya belum memiliki rumah maupun mobil.
Eman tinggal di rumah dinas dan menggunakan mobil dinas.
"Ya keluarga suka tanya-tanya itu kok jadi hakim biasa-biasa aja. Rumah engga punya, terus biasanya ke saudara atau orangtua kasih uang atau oleh-oleh ini kan engga," katanya.
Dulu Sering Utang
Di balik kesederhanaannya itu, Eman ternyata memiliki pengalaman memilukan.
Saat mengawali berkarier sebagai hakim. Eman kerap kali meminjam uang kepada orangtuanya ketika pindah tugas di sejumlah daerah.
"Awal-awal jadi hakim sering pinjam uang, Rp 5 juta, Rp 3 juta beda-beda waktu pindah tugas kan uangnya engga langsung ada katanya, (Eman)," jelas sang ayah.
Akan tetapi selama tujuh tahun terakhir ini, Eman sudah tidak pernah meminjam uang kepada orangtuanya.
"Sudah engga sekarang-sekarang, dulu aja itu suka pinjam ke bapak," imbuhnya.
Baca juga: Polda Jabar Kirim Surat Penghentian Penyidikan ke Kejati Jabar, Pegi Fokus Bersihkan Nama Baik
Aneng juga menceritakan, ketika itu meminta anaknya Eman untuk membangun kos-kosan di dekat rumahnya wilayah Karawang.
Lokasi rumahnya yang dekat kampus Unsika (Univesitas Singaperbangsa Karawang) itu tentu menjadi peluang ekonomi baru buat Eman ketika masa tua.
Namun, ketika itu Eman menjawab tidak punya uang dan menunggu ketika pensiun.
"Waktu itu sempat ini kan ada lahan kosong, terus dekat kampus Unsika. Bapak bilang, man ini bangun kosan buat nanti masa tua kan lumayan. Dia jawabnya engga punya uang terus," terangnya.
Sampai akhirnya Aneng berinisiatif membangun kos-kosan sendiri karena Eman kerap menjawab tidak punya uang.
"Makanya bapak aneh kok ini anak engga punya uang mulu ya," katanya.
Karena itu, banyak suadaranya yang berpikiran negatif terhadap Eman. Pasalnya, kehidupan Eman biasa saja, ditambah jarang bertemu saudaranya.
Akan tetapi ketika menjadi hakim tunggal praperadilan Pegi Setiawan dan membuat keputusan membebaskan Pegi Setiawan dari status tersangka pembunuhan Vina.
Saudara maupun tetangganya merasa bangga, terlebih keputusan dinilai banyak kalangan masyarakat adil.
"Semua jadi tahu Eman kayak gimana orangnya dan bangga juga kita semua. Apalagi keputusannya itu masyarakat banyak nilai positif," katanya.
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
(*)
Baca juga berita lainnya di Google News
Pegi Setiawan Bebas
Pegi Setiawan
Farhat Abbas
Eman Sulaeman
Eman Sulaeman Hakim Praperadilan Pegi Setiawan
Hakim Eman Sulaeman
Tribunsumsel.com
Rezeki Nomplok Pegi Setiawan Ditawari Main Film Horor Usai Jadi Korban Salah Tangkap Kasus Vina |
![]() |
---|
Terkenal Usai Bebas, Pegi Setiawan Jalani Perawatan Demi Penampilan, Balas Kritikan Nikita Mirzani |
![]() |
---|
Alasan Pegi Setiawan Sulit Temui Dedi Mulyadi Hingga Dicap Kacang Lupa Kulit, Kini Bakal Bertemu |
![]() |
---|
Pengusaha Jhon LBF Dibuat 'Kesal' Pegi Setiawan Usai Ditawari Bantuan Modal Bisnis, Masa Gua Hoaks |
![]() |
---|
Alasan Dedi Mulyadi Sulit Temui Pegi Setiawan Akhirnya Terkuak, Sebut Ada Ancaman dari Kuasa Hukum |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.