Pemilu 2024
Penghitungan Ulang Surat Suara Untuk 6 TPS di Dapil 4 DPRD Lahat Ricuh, Simpatisan Tendang Meja
Penghitungan Ulang Surat Suara di 6 TPS Pileg 2024 DPRD LAHAT Ricuh, Simpatisan Sampai Tendang Meja
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Slamet Teguh
Laporan Wartawan Sripoku.com, Ehdi Amin
TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Proses Penghitungan Ulang Surat Suara (PUSS) untuk 6 TPS di Pileg 2024 untuk Dapil 4 DPRD Lahat berlangsung ricuh dan alot.
Simpatisan yang hadir pada acara inipun sampai menendang meja.
Saksi dan simpatisan dari partai Golkar Lahat protes keras atas penghitungan ulang yang dilakukan KPU Lahat.
Bahkan ada simpatisan yang sampai menerjang meja, akibat merasa dicurangi oleh KPU Lahat.
Kericuhan ini terjadi gara-gara diduga suara yang sebelumnya tidak ada di salah satu caleg pada salinan C1, tiba-tiba suaranya muncul ketika PUSS.
Akibat kericuhan itu, PUSS jadi ditunda, komisioner KPU dan Bawaslu Lahat dibawa masuk oleh tim pengamanan dari Polres Lahat ke dalam Sekretaris KPU Lahat.
Seperti pada penghitungan ke dua, TPS 2, Desa Tanjung Kurung, Kecamatan Tanjung Tebat, Lahat.
Ketika penghitungan, suara dari nomor urut 5, atas nama Andra dari Partai Nasdem, yang dalam salinan C hasil tidak dapat suara, tiba-tiba ketika penghitungan ulang muncul 2 suara. Hal ini memicu spontanitas simpatisan menolak hingga membalikkan meja.
"Tidak sempat terjadi kericuhan besar. Memang ada kejadian seperti itu, diduga dari simpatisan. Tapi langsung anggota kita halau. Untuk rapat pleno PUSS ini kita terjunkan personil pengamanan hingga 300 orang. Sementara penghitungan ulang ditunda sejenak, sambil menunggu keputusan KPU apakah dilanjutkan atau disetop untuk hari ini," sampai Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro Sinsitor Sinaga SIK MH, melalui Kasubsi Humas, Aiptu Lispono, Rabu (19/6/2024).
Sementara, saksi dari Partai Demokrat Lahat, Ganda Taruna meminta, kejadian ini bisa jadi acuan Kapolres Lahat agar kedepan bisa menciptakan demokrasi yang aman di Kabupaten Lahat. Pasalnya kondisi seperti ini dibiarkan, jelas akan bisa memancing kericuhan.
"Kita tidak membela siapapun, karena Partai Demokrat tidak ada andil dalam penghitungan ulang ini. Hanya saja kita inginkan demokrasi harus sehat. Dari sini kita sudah bisa melihat kalau KPU Lahat sudah gagal dalam menegakkan demokrasi di Kabupaten Lahat," ucapnya.
Baca juga: Anggota DPRD Wilayah Lain Sudah Terpilih, KPU Masih Akan Hitung Ulang 6 TPS di Dapil 4 DPRD Lahat
Baca juga: Band Radja Semarakkan Puncak HUT ke-155 Lahat, Sukses Hibur Ribuan Penonton
Sebelumnya, sejak Rabu pagi, Rapat pleno terbuka penghitungan suara ulang (PSU) pemilu calon anggota DPRD Lahat dari Dapil 4 di Sekretariat KPU Kabupaten Lahat, sudah dimulai dengan ketegangan.
Ketegangan sudah terlihat sejak proses penghitungan dimulai. Dikarenakan KPU Lahat enggan menunjukkan daftar jumlah pemilih di TPS yang akan dilakukan penghitungan ulang.
Penghitungan ulang surat suara ini sesuai dengan putusan MK, untuk TPS 1 dan TPS 2 Desa Tanjung Kurung Ulu, TPS 2 Desa Tanjung Menang, TPS 1 dan TPS 2 Desa Padang Perigi, juga TPS 1 Desa Tanjung Kurung Ilir Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat.
Syarif Hidayatullah Askolani Jadi Anggota DPRD Sumsel Termuda, Sebut Ayah Jadi Guru Politiknya |
![]() |
---|
30 Anggota DPRD Prabumulih Periode 2024-2029 Dilantik 27 September, Tiap Dewan Dibatasi 4 Pendamping |
![]() |
---|
Daftar 45 Anggota DPRD Muara Enim Terpilih Periode 2024-2029, Segera Dilantik 27 September |
![]() |
---|
Profil H Ubaidillah Calon Ketua DPRD PALI Terpilih Periode 2024-2029, Segera Dilantik 27 September |
![]() |
---|
Sosok Fathi Atalla Panggarbesi Jadi Anggota DPRD Pagar Alam Termuda, Baru 22 Tahun, Putra Jubir HDCU |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.