Berita Banyuasin
Pria Pencari Ikan dan Daun Nipah Ditemukan Tergantung di Pohon Sungai Borang Banyuasin
Korban diketahui bernama Abdul Roni (51) warga Banyuasin yang ditemukan pertama kali oleh kapal pencari pasir di sekitar perairan.
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pria pencari ikan dan daun nipah ditemukan tewas tergantung di ranting pohon tepi perairan sungai Borang, Banyuasin, Sabtu (15/6/2024) pagi.
Korban diketahui bernama Abdul Roni (51) warga Banyuasin yang ditemukan pertama kali oleh kapal pencari pasir di sekitar perairan.
Kapolsek Sako, Kompol Aidil Fitri mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat tentang adanya penemuan mayat sekitar pukul 7 pagi.
Kini korban telah dievakuasi dan akan diserahkan ke pihak keluarga.
"Kami menuju lokasi menggunakan perahu ketek dan proses evakuasi memakan waktu sekitar satu jam karena posisi mayat tergantung di atas pohon. Kami turunkan mayatnya dari atas pohon," ujar Aidil saat dijumpai di lokasi.
Evakuasi dilakukan selama satu jam dibantu relawan PMI Kota Palembang kemudian dibawa ke tepi Sungai Borang, Kecamatan Sako.
Petugas harus menempuh waktu selama kurang lebih 20 menit untuk menuju ke lokasi menggunakan perahu ketek.
Setelah evakuasi, jenazah korban baru tiba di tepi sungai sekitar pukul 10:55 WIB.
"Proses evakuasi dilakukan bersama anggota Polsek dan Identifikasi Polrestabes Palembang menggunakan peralatan tali dari relawan PMI," katanya.
Korban sehari-hari bekerja mencari ikan di sungai dan daun nipah. Selanjutnya jenazah akan diserahkan ke rumah duka atas permintaan pihak keluarga.
"Barang bukti sampan milik korban kami bawa dan selanjutnya jenazah dibawa ke rumah keluarganya," katanya.
Baca juga: Antisipasi Bencana Karhutlah, Ini Upaya yang Dilakukan Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin
Baca juga: Jelang Hari Raya Idul Adha, Penjualan Hewan Kurban di Banyuasin Masih Sepi Pembeli
DISCLAIMER:
Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.
Kontak bantuan
Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling.
Pembaca bisa menghubungi Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes (021-500-454) atau LSM Jangan Bunuh Diri (021 9696 9293) atau melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Ada Kecelakaan, Jalintim Seputaran Talang Kelapa Berpotensi Macet, Polisi Beri Imbauan ke Pengendara |
![]() |
---|
Resmi Dibentuk, Koperasi Merah Putih di Banyuasin Belum Berjalan, Kini Masih Terkendala Modal |
![]() |
---|
Demi Kurangi Kemacetan, Simpang Tugu Polwan Banyuasin Bakal Dibangun Jalan Alternatif |
![]() |
---|
Tolak Dipindah Karena Jauh, Pedagang di Pasar Pangkalan Balai Gelar Aksi di Kantor DPRD Banyuasin |
![]() |
---|
Bakal Gelontorkan Rp 50 Miliar, Pemkab Banyuasin Siap Bangun Jalan Poros Kecamatan Air Salek |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.