Seputar Islam

Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadan di Bulan Dzulhijjah 1445 H/2024 Lengkap Tata Caranya

Bagaimana hukum jika puasa sunnah di bulan Dzulhijjah digabung bersamaan puasa qadha Ramadhan.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
GRAFIS TRIBUN SUMSEL/VANDA
Hukum jika puasa sunnah di bulan Dzulhijjah digabung bersamaan puasa qadha Ramadhan. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Bulan Dzulhijjah sebagai salah satu bulan haram memiliki keistimewaan, salah satunya yakni pada 10 malam pertama bulan Dzulhijjah.

Umat Islam dianjurkan untuk memberbanyak ibadah di Bulan Dzulhijjah ini karena pahala bagi seorang yang mengerjakan amalan shalih akan dilipatgandakan.

Di antara amalan shalih yang bisa dilakukan adalah berpuasa sunnah di bulan Dzulhijjah terutama Puasa Arafah bagi mereka tidak sedang beribadah haji.

Timbul pertanyaan bagaimana hukumnya jika puasa sunnah di bulan Dzulhijjah digabung bersamaan puasa qadha Ramadhan.

Dosen Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Ponorogo, Iswahyudi menjelaskan diperbolehkan puasa Dzulhijjah lalu diniati Puasa Qadha.

"Kalau misalkan dia niat meng-qadha bertepatan dengan tanggal 9 ia pun mendapat pahala sunnah Puasa Arafah," kata Iswahyudi dalam Program Oase, Tribunnews.

Ada dalil mengenai Puasa Sunnah di Bulan Dzulhijjah boleh digabung dengan Puasa Qadha Ramadhan. Disebutkan kalau Ulama yang memperbolehkan adalah Hanafiyah, Syafiyah dan Imam Ahmad.

Dalil yang dipakai sebagai berikut.

Imam Ibnu Utsaimin yang mengatakan,

”Orang yang melakukan puasa hari arafah, atau puasa hari asyura, dan dia punya tanggungan qadha ramadhan, maka puasanya sah. Dan jika dia meniatkan puasa pada hari itu sekaligus qadha ramadhan, maka dia mendapatkan dua pahala: (1) Pahala puasa arafah, atau pahala puasa Asyura, dan (2) Pahala puasa qadha. Ini untuk puasa sunah mutlak, yang tidak ada hubungannya dengan ramadhan.” (Fatawa as-Shiyam, 438).

Kalau mau melakukan puasa sunnah Dzulhijjah digabung puasa Ramadhan, cukup membaca niat yaitu niat Puasa Qadha Ramadhan.

Niat Puasa Qadha

صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved