Berita OKU

Pergi Memancing, Pensiunan PNS di OKU Ditemukan Meninggal Dipinggir Sungai Ogan, Keluarga Ikhlas

Kemudian Hasbi berangkat dahulu memancing di pinggir sungai tepatnya dibelakang rumah Makan Pingit.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Slamet Teguh
Dok Polisi
Hasbi (63) warga Kelurahan Sekarjaya Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU, ditemukan meninggal di pinggir Sungai Ogan Desa Bedegung Kecammatan Semidang Aji OKU. 

TRIBUNSUMSEL.COM.BATURAJA - Hasbi (63), yang tercatat sebagai Warga Komplek RSS Sriwijaya  Kelurahan Sekarjaya Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ditemukan meninggal dipinggi sungai Ogan.

Hal tersebut terjadi saat Hasbi yang merupakan pensiunan PNS ini pergi memancing bersama teman-temannya dipinggir sunga Ogan di Desa Bedegung Kecamatan Semidang Aji OKU.

Menurut informasi, pada hari Rabu (22/5/2024) sekitar pukul 08.00 WIB korban bersama rekannya Bakurman, pergi ke rumah mertua Bakurman untuk menitipkan motornya.

Kemudian Hasbi berangkat dahulu memancing di pinggir sungai tepatnya dibelakang rumah Makan Pingit.

Sedangkan temannya bernama Bakurman bersama Heriyanto memancing di belakang rumah mertua Bakurman di Desa Bedegung Kecamatan Semidang Aji.

Selanjutnya sekitar pukul 11.00 WIB Bakurman dan Heriyanto menyusul Hasbi, namun setiba di lokasi tempat Habis memancing ikan, saksi melihat korban sudah terlentang dipinggir sungai dalam keadaan tidak bernyawa.

Melihat hal itu Bakurman langsung melapor ke Polsek Semidang Aji.

Mendapat laporan adanya penemuan mayat dipinggir sungai, Kapolsek Semidang Aji IPDA Hartomi bersama Kanit Intelkam Bripka Budiman Amril SHM beserta anggota meluncur ke TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Kemudian Kanit Intelkam Bripka Budiman Amril menghubungi UPTD Puskesmas Ulak Pandan untuk melakukan tindakan pengecekan terhadap mayat korban.  

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban Hasbi sudah meninggal dunia, tidak ditemukan adanya tanda - tanda kekerasan dan diperkirakan korban sudah meninggal dunia sekitar 1 jam sebelum ditemukan oleh kedua temannya.

Baca juga: Ratusan Gas Elpiji 3 Kg Ludes Terjual Dalam 5 Menit di OKU Timur, Pemkab dan Pertamina Gelar OP

Baca juga: Beberapa Minggu Gas LPG 3 Kg Langka di OKU Timur, Masyarakat Mulai Bingung, Harga Tembus Rp 30 Ribu

Teman korban bernama Bakurman menjelaskan kepada polisi bahwa korban pernah bercerita bahwa dirinya  mengidap riwayat darah tinggi dan tahap pengobatan.

Kasi Humas Polres OKU IPTU Ibnu  Holdon menjelaskan,  dari keterangan anak korban atas nama Adi Irwanto menyebut memang benar ayahnya mengidap penyakit darah tinggi dan maag dan saat ini tahap pengobatan.

Pihak keluarga menerima dengan iklas atas kejadian tersebut dan telah membuat pernyataan tidak untuk dilakukan  autopsi serta menuntut secara hukum.

Selanjutnya sekira pukul 13.45 WIB  korban telah dibawah kerumah duka di RSS Sriwijaya Kelurahan  Sekarjaya Kecamatan  Baturaja Timur Kabupaten  OKU dan situasi di TKP saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif.

Dari hasil pemeriksaan di TKP oleh tim kesehatan Puskesmas Ulak Pandan dr Selly Alianti, tidak ditemukan adanya tanda - tanda kekerasan dan dapat disimpulkan korban meninggal karena sakit.

Polisi juga sudah mengamankan barang bukti yang ditemukan di TKP berupa alat pancing korban dan  tas yang berisikan perangkat pancing.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved