Kecelakaan Bus Siswa SMK Lingga Kencana

Obrolan Terakhir Desi Siswi SMK Lingga Kencana Sebelum Bus Alami Kecelakaan, Ayah Dapat Firasat Aneh

Firasat aneh sempat dirasakan Saimun sebelum putri semata wayanngya Desi Yulianti bersama rombongan bus SMK Lingga Kencana alami kecelakaan.Adapun B

Editor: Moch Krisna
Kolase Tribun Bogor/Warta Kota
Firasat Aneh Ayah Sebelum Putri Semata Wayang Tewas Kecelakaan, Obrolan Terakhir Siswi SMK Terkuak 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Firasat aneh sempat dirasakan Saimun sebelum putri semata wayanngya Desi Yulianti bersama rombongan bus SMK Lingga Kencana alami kecelakaan.

Adapun Bus yang ditumpangi Desi Yulianti bersama puluhan siswa lain beserta sang guru itu terbalik saat melewati tanjakan Ciater Subang diduga gegara rem blong.

Melansir dari Tribunnewsbogor.com, Minggu (12/5/2024) menurut Saimun, tak biasanya ia dan istrinya tiba-tiba merasa kenyang saat baru menyuap nasi.

"Saya makan bersama istri sebelum pukul 17.30 WIB. Tiba-tiba kami dua merasa kenyang. Makanan kami tidak habis," beber Saimun.

Saimun mengaku, ia dan sang anak sempat berkomunikasi sebelum terjadi kecelakaan.

Obrolan terakhir dengan Desi yakni memberikan kabar sedang makan di rest area.

"Kemarin pukul 17.30 WIB sempat komunikasi dengan Desi. Katanya mereka lagi makan di rest area Tangkuban Perahu. Setelah itu handphone-nya tidak aktif," ungkapnya.

Pria yang bekerja sebagai buruh lepas harian ini memang sempat merasakan firasat aneh sebelum kecelakaan terjadi.

Inilah potret terakhir perpisahan rombangan siswa SMK Lingga Kencana Depok sebelum kecelakaan maut di Subang.
Inilah potret terakhir perpisahan rombangan siswa SMK Lingga Kencana Depok sebelum kecelakaan maut di Subang. (TribunnewsDepok.com)

Saimun mengaku sang sayang kepada putrinya tersebut.

"Saya sangat kehilangan. Saya sayang banget sama dia," kata Saimun.

Saimun mengaku mendapatkan informasi kecelakaan yang dialami Desi dan teman-temannya kemarin malam sekira pukul 22.00 WIB.

"Tadi malam dapat kabar soal kecelakaan rombongan SMK Lingga Kencana pukul 22.00 WIB," kata Saimun di Rawadenok, Minggu (12/5/2024).

Karena penasaran tidak melihat data Desi (Desi) sebagai korban di Puskesmas dan RSUD Subang, Saimun pun langsung berangkat ke Subang mencari anaknya.

"Saya pergi ke Subang bersama mobil keluarga. Di sana saya baru tahu Desi jadi korban meninggal," ujarnya.

Penyebab Kecelakaan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved