Kakak Adik Tewas Kecelakaan di OKUS

Nasib Pilu Frayoghi, Kakak yang Tewas Kecelakaan Bersama Adiknya di OKU Selatan, Baru Lulus PPPK

Frayoghi Febrian Alfiraz (25) warga OKU Selatan yang tewas bersama adiknya saat hendak silaturahmi lebaran ternyata baru lulus PPPK.

SRIPOKU/ALAN NOPRIANSYAH
Frayoghi Febrian Alfiraz (25) guru SMA 1 Simpang OKU Selatan yang tewas kecelakaan bersama adiknya ternyata baru saja lulus PPPK. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA -- Frayoghi Febrian Alfiraz (25) warga OKU Selatan yang tewas bersama adiknya saat hendak bersilaturahmi lebaran ke tempat keluarga ternyata baru saja lulus menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Namun belum sempat dilantik, Frayoghi yang merupakan guru di SMA 1 Simpang, OKU Selatan kini menyusul ibunya yang sudah meninggal dunia dua tahun lalu. 

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM) Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), buka suara perihal status Almarhum Frayoghi Febrian Alfiraz (25) peserta yang lulus PPPK.

Kepala BKP SDM Eva Nirwana, SIP, MM menjelaskan bahwa memang sejauh ini pihaknya belum menerima laporan peserta yang lulus dalam rekruitmen PPPK lalu mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.

Apalagi saat ini peserta yang lulus P3K sudah dalam proses penomoran Nomor Induk Pegawai (NIP) oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat sebelum dijadwalkan untuk dilakukan pelantikan.

"Saat ini kita belum menerima laporan. Jika ada peserta yang lulus PPPK belum dilantik wafat. Tapi sesuai prosedurnya jika ada peserta yang meninggal sebelum dilantik ya otomatis batal,"jelas Eva kepasa Sripoku.com, Jumat (12/4/2024).

Kecelakaan Menewaskan Kakak Adik di OKU Selatan saat hendak silaturahmi ke tempat keluarga di hari kedua lebaran, Kamis (11/4/2024).
Kecelakaan Menewaskan Kakak Adik di OKU Selatan saat hendak silaturahmi ke tempat keluarga di hari kedua lebaran, Kamis (11/4/2024). (Dok Polisi)

Eva melanjutkan, jika sudah menerima laporan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan, BKP SDM akan menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan dengan pemerintah pusat perihal apakah formasi tersebut bisa diisi oleh peserta di bawahnya.

"Kemudian, kita harus koordinasi dengan BKN pusat dahulu,  apa masih bisa formasi yang kosong itu di isi, biasanya dengan sistem perangkingan,"jelasnya.

Kendati belum adanya laporan Eva Nirwana mengatakan dalam waktu dekat akan memastikan korban yang mengalami kecelakaan termasuk dalam peserta yang lulus PPPK formasi guru di Kabupaten OKU Selatan.

Sebagai informasi, pada Kamis (11/4/2023) sekira pukul 09.30 WIB dua orang kakak adik meninggal kecelakaan di Jalan Muaradua Simpang Martapura atas nama Frayoghi Febrian Alfiraz (25) dan Lucky Alzidho (14). Video kecelakaan viral tersebar di media sosial.

Korban Frayoghi Febrian Alfiraz (25) yang berprofesi sebagai guru di SMA 1 Simpang yang baru saja lulus dalam rekrutmen PPPK yang diselenggarakan oleh Pemda setempat.

Baca juga: Kakak Adik yang Tewas Kecelakaan di OKU Selatan Ternyata Guru, Sosok Tulang Punggung Keluarga

Dimakamkan Di Samping Ibu

Frayoghi Febrian Alfiraz (25) dan adiknya Lucky Alzidho (14) kini sudah dimakamkan berdampingan dengan makam sang ibu, Kamis (11/4/2024). 

Sebelumnya, kakak beradik tersebut tewas kecelakaan saat hendak bersilaturahmi lebaran ke tempat keluarganya. 

Saat ini keduanya telah dimakamkan di TPU Desa Simpang Agung Kecamatan Simpang Kabupaten OKU Selatan berdampingan dengan ibunya yang sudah meninggal dua tahun lalu. 

Adi Gautama, salah seorang tokoh di Desa setempat mengatakan, kedua korban dan keluarganya dikenal sebagai pribadi yang baik. 

Terutama Frayoghi yang semasa hidupnya bekerja sebagai honorer Guru di SMA 1 Negeri Simpang dinilai warga sebagai sosok yang baik, ramah dan memiliki banyak teman.

Dia juga aktif dalam kegiatan organisasi, sementara adiknya masih duduk di kelas 1 SMA dikenal anak yang baik.

"Sebagai sosok tulang punggung keluarga, Dia Alm Yoghi dikenal sebagai sosok yang baik, dan aktif di kegiatan di sekolah,"terang Adi disela pemakaman. 

Dikatakannya bahwa kakak adik yang tewas dalam insiden kecelakaan di Jalan Raya Muaradua-Simpang Martapura Kamis (11/4/2024) itu juga dimakamkan berdekatan dengan mendiang ibunya, yang lebih dulu wafat dua tahun silam.

"Iya, keduanya di makamkan berdampingan dengan makam ibunya di TPU Desa Simpang Agung, tadi sore,"terangnya.

Dihimpun, pihak keluarga menggunakan dua keranda untuk mengantar kepergian kakak adik ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Simpang Agung, pada Kamis (11/4/2024).

Nampak, pihak keluarga, kerabat yang dari kedua almarhum ramai mengantar keduanya.

Kronologi

Korban yakni Frayoghi Febrian Alfiraz (25) yang membonceng adiknya bungsunya Lucky Alzidho (14) bin Risma warga Desa Simpang Agung Kecamatan Simpang tewas setelah sepeda motornya bertabrakan dengan pikap, Kamis (11/4/2024) sekira pukul 09.30 WIB. 

Sementara pengendara mobil pikap warna putih BG 8832 VA yang dikemudikan oleh Suprihatin Bin Sukamto (50), juga membawa satu orang penumpang.

Kasatlantas Polres OKU Selatan AKP Desram melalui Kanit Laka Safar MB, SH mengungkapkan bahwa kecelakaan berawal dari kendaraan mobil Isuzu Traga dikendarai oleh Suprihatin, melaju dari arah Muaradua hendak menuju ke arah Simpang.

Setibanya di TKP  jalan yang menikung, dari arah berlawanan keduanya yang sama-sama melaju kencang bertabrakan dengan kendaraan sepeda motor yang dikendarai oleh dua kakak adik yang berboncengan.

"Korban yang melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. Dari tabrakan tersebut, akibatnya kendaraan sepeda motor tersebut terpental ke kiri jalan,"terangnya.

Akibat laka tersebut, korban yang terpental mengalami luka robek pada bagian pelipis mata kanan, luka robek pada pelipis mata kiri, luka robek pada bagian kepala, luka robek pada lutut kaki kanan, luka memar pada bahu kanan dan meninggal dunia ditempat kejadian. 

"Sedangkan untuk penumpang kendaraan  mengalami luka robek pada kaki kanan, luka memar pada dada dan mengalami penurunan kesadaran sehingga dirujuk ke RSUD Baturaja, nyawanya tak tertolong,"sambungnya.

Kendati demikian, Kepolisian sudah mengamankan pengemudi sudah diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polres OKU selatan.

"Tersangka sudah kita amankan, untuk penyebab kecelakaan masih kita dalami,"terang Kanit.

Sebelumnya, Alpian salah satu kerabat korban mengatakan, kedua keponakannya tersebut hendak mudik bersilaturahmi kepada keluarga di kampung halaman dalam momen hari raya Idul Fitri 1445 H ini.

Tiba di lokasi korban yang berboncengan mengendarai sepeda motor matic berwarna merah yang berkendara dengan kecepatan tinggi bertabrakan dengan mobil pick Up dari arah berlawanan hingga kecelakaan tak dapat terhindarkan.

Terpisah, Kades Simpang Adi Gautama yang juga masih kerabat korban mengungkapkan bahwa kedua korban yang merupakan pindahan dari warga Desa Simpang tersebut hendak menemui sang ayah di Desa Bayur di momen lebaran ini.

"Mereka (korban,red), hendak ke Desa Bayur Kecamatan Muaradua Kisam, hendak menemui keluarga ayahnya,"tandasnya.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved