Berita Musi Rawas

Gas 3 Kg Langka Jelang Lebaran, Disperindag Musi Rawas Duga Ada 'Permainan' Pihak Tertentu

Disperindag Musi Rawas menduga ada permainan pihak tertentu yang menjadi penyebab gas LPG 3 Kg langka di pasaran jelang Idul Fitri 2024.

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUN SUMSEL
Gas LPG 3 Kg langka di pasaran jelang lebaran Idul Fitri, Disperindag Musi Rawas menduga ada permainan dari pihak-pihak tertentu, termasuk juga agen. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Musi Rawas menduga ada permainan pihak tertentu yang menjadi penyebab gas LPG 3 Kg langka di pasaran jelang Idul Fitri 2024. 

Diketahui, masyarakat di sejumlah wilayah di Sumsel termasuk di Kabupaten Musi Rawas (Mura) kini resah dengan kelangkaan gas LPG subsidi ukuran 3Kg menjelang lebaran. 

Padahal, kebutuhan masyarakat akan LPG 3Kg saat mendekati lebaran seperti saat ini sangatlah tinggi, untuk keperluan sehari-hari.

Untuk itu, warga berharap pemerintah mengambil langkah dan memberikan solusi untuk masyarakat.

Kelangkaan LPG 3Kg, mulai dirasakan masyarakat hampir di setiap Kecamatan di wilayah Kabupaten Musi Rawas, salah satunya di Kecamatan Tugumulyo. 

Seperti disampaikan, Warni salah seorang warga F Trikoyo Kecamatan Tugumulyo mengatakan, sudah sejak beberapa hari, dia kesulitan mendapat gas LPG ukuran 3Kg. 

"Sudah sekarang, sudah beberapa hari ini sulit nyari gas," kata Warni, Jumat (05/04/2024). 

Baca juga: Harus Ngantri Sejak Pagi, Warga di Lubuklinggau Harus Berdesakan Berebut Gas LPG 3 Kg

Dikatakannya, dia harus mencarinya hingga keluar desa. Ketika didapat, harganya pun sangatlah tinggi, bahkan mencapai Rp35.000 per tabungnya.

"Kemarin dapat di wilayah A Widodo, harganya sampai Rp35.000 per tabung. Itu di warung-warung," ungkapnya.

Menurutnya, kondisi tersebut sudah menjadi tradisi saat menjelang lebaran. Dimana gas LPG ukuran 3Kg akan menghilang dan sangat sulit didapat. 

"Tradisi ini, setiap tahun pasti terjadi. Tidak tahu, apakah ada permainan pihak agen atau seperti apa. Kami harap, pihak pemerintah bisa memberikan solusinya," harapnya.

Sebab lanjut Warni, kebutuhan masyarakat akan LPG ukuran 3Kg sangat tinggi, apalagi saat menjelang lebaran seperti saat ini, baik untuk kebutuhan seperti memasak juga untuk persiapan pembuatan kue.

Sama halnya di sampaikan, Silat seorang ibu rumah tangga di Kecamatan STL Ulu Terawas, juga mengaku kesulitan mendapat gas LPG ukuran 3Kg. 

"Sangat, sangat susah mas. Kemarin dapat 1 di Desa sebelah, harganya mahal sampai Rp30.000," ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Distributor Pangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Musi Rawas, Armansyah mengatakan, sebenarnya menjelang lebaran ini, Musi Rawas mendapat kuota tambahan LPG 3Kg sebanyak 20.000 tabung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved