Kunci Jawaban
Jawaban Modul 3.8 Strategi Pengelolaan Kelas Pembelajaran Literasi Berdiferensiasi, Pintar Kemenag
Berikut akan Tribunsumsel.com sajikan 10 contoh soal materi modul 3.8 Strategi Pengelolaan Kelas dalam Pembelajaran Literasi Berdiferensiasi, dalam Pe
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Putri Kusuma Rinjani
A. Guru harus memastikan bahwa tujuan pembelajaran sudah sesuai dengan tahapan dan kebutuhan peserta didik berdasarkan hasil asesmen awal.
B. Guru dapat mengukur capaian hasil belajar peserta didik pada akhir pembelajaran jika diperlukan.
C. Sepanjang proses pembelajaran, guru dapat mengadakan asesmen formatif untuk mengetahui sejauh mana tujuan pembelajaran sudah dicapai oleh peserta didik.
D. Guru perlu merancang asesmen yang dilaksanakan pada awal pembelajaran, pada saat pembelajaran, dan pada akhir pembelajaran.
Jawaban: B
7. Sebelum melaksanakan pembelajaran, pak Faiz mengadakan asesmen awal untuk mengetahui profil belajar peserta didiknya di kelas. Dari hasil asesmen awal tersebut diketahui bahwa 30 persen peserta didik memiliki gaya belajar visual, 30 persen peserta didik bergaya kinestetik, dan 40 persen peserta didik bergaya auditori.
Pak Faiz juga berhasil mengumpulkan informasi, bahwa secara umum peserta didiknya memiliki kecenderungan minat yang relevan dengan gaya belajar masing-masing.
Berdasarkan data tersebut, pak Faiz merencanakan pembelajaran berdiferensiasi pada elemen proses sebagai berikut, kecuali...
A. Guru menyajikan penjelasan materi kepada peserta didik dalam bentuk modul atau bahan ajar seperti artikel informatif
B. Peserta didik diberi kebebasan untuk mengkreasikan pembuatan laporan hasil observasi, seperti laporan tertulis, power point, video, poster, maupun bentuk lain sesuai dengan bakat dan minat
C. Peserta didik diminta mengamati dan mendiskusikan isi video untuk memperoleh pengetahuan baru
D. Guru memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan praktik bermain peran agar mereka lebih memahami penjelasan guru
Jawaban: B
8. Implementasi Kurikulum Merdeka mengedepankan paradigma baru dalam pembelajaran, bukan dalam arti menghadirkan konsep dan prinsip pembelajaran yang sepenuhnya baru, namun lebih pada upaya untuk memastikan terciptanya praktik pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Penerapan paradigma baru dalam pembelajaran dimaksud tergambar pada beberapa kegiatan berikut, kecuali...
A. Pada awal tahun ajaran, guru berusaha mencari tahu kesiapan belajar peserta didik dan pencapaian sebelumnya.
B. Guru senantiasa memberikan umpan balik langsung yang mendorong kemampuan peserta didik untuk terus belajar dan mengeksplorasi ilmu pengetahuan
C. Guru menggunakan otoritas sebagai pembimbing utama pembelajaran dalam mengatasi permasalahan yang timbul tanpa melibatkan orang tua atau guru lain.
D. Guru menggunakan berbagai metode pembelajaran yang bervariasi dan untuk membantu peserta didik mengembangkan kompetensi.
Jawaban: C
Baca juga: Jawaban Modul 3.7 Evaluasi, Pelaporan dan Tindak Lanjut Pelatihan Bimbingan Konseling PINTAR Kemenag
Baca juga: Jawaban Modul 4.20 Program Kebutuhan Khusus Bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus, Pintar Kemenag
9. Setelah memahami substansi CP, guru diharapkan mulai mendapatkan ide-ide tentang apa yang harus dipelajari oleh peserta didik dalam suatu fase untuk dirumuskan ke dalam sejumlah Tujuan Pembelajaran (TP) yang lebih operasional dan konkrit. Dalam merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP), guru dapat memilih beberapa alternatif teknik berikut, kecuali....
A. Merumuskan TP secara langsung berdasarkan CP.
B. Merumuskan TP dengan cara menganalisis 'kompetensi' dan 'lingkup materi' pada CP.
C. Merumuskan TP secara lintas elemen.
D. Merumuskan TP dengan memperhatikan karakteristik peserta didik
Jawaban: D
10. Capaian Pembelajaran (CP) dirancang dengan banyak merujuk pada teori belajar Konstruktivisme dan pengembangan kurikulum dengan pendekatan "Understanding by Design" (UbD) yang dikembangkan oleh Wiggins & Tighe (2005).
Dalam kerangka teori ini, "memahami" merupakan kemampuan yang dibangun melalui proses dan pengalaman belajar yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk dapat menjelaskan, menginterpretasi dan mengaplikasikan informasi, menggunakan berbagai perspektif, dan berempati atas suatu fenomena.
Terkait hal tersebut, pernyataan yang benar dalam kurikulum Merdeka...
A. Hirarkhi pengetahuan tidak digunakan dalam merumuskan CP dan tujuan pembelajaran turunan dari CP
B. Taksonomi pengetahuan tidak menggunakan kata kerja operasional yang spesifik
C. Memberi kebebasan kepada guru mengukuti taksonomi pengetahuan menurut teori yang disukai
D. Pemahaman dimaknai sebagai suatu proses kognitif yang komplek tidak sederhana sebagai proses berpikir tingkat rendah
Jawaban: C
**
Baca berita dan artikel lainnya di google news.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.
Jawaban Modul 3.8 Pelatihan Literasi Asesmen
Pelatihan Literasi Pintar Kemenag
Kunci Jawaban Lengkap Pelatihan Literasi Asesmen A
Kunci Jawaban Modul Pintar Kemenag
Pelatihan Pintar Kemenag
Kunci Jawaban Guru Pintar Kemenag
Kunci Jawaban Guru
Kumpulan Kunci Jawaban
Tribunsumsel.com
Kumpulan Soal UTS PAI Kelas 8 SMP Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawabannya |
![]() |
---|
Jawaban Soal Informatika Kelas 7 Halaman 84 Kurikulum Merdeka: Mengetahui Spesifikasi Perangkat |
![]() |
---|
Soal dan Jawaban Matematika Kelas 4 halaman 52 53 54 Kurikulum Merdeka |
![]() |
---|
50 Latihan Soal PKN Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban |
![]() |
---|
20 Latihan Soal UTS IPA Kelas 7 Semester 1 2025 Lengkap dengan Kunci Jawabannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.