Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Buku Sejarah Kelas 12 Halaman 62 - 65 Kurikulum Merdeka, 5 Soal Asesmen Bab 1

Artikel berikut memuat Kunci Jawaban Buku Sejarah Kelas 12 Halaman 62 -65 Kurikulum Merdeka, 5 Soal Asesmen Bab 1. 

Tayang:
Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
GRAFIS TRIBUN SUMSEL/VANDA
ILUSTRASI KUNCI JAWABAN - Kunci jawaban Buku Sejarah Kelas 12 Halaman 62 -65 Kurikulum Merdeka. Soal pada Buku Sejarah untuk SMA/MA Kelas XII Edisi 1 ditulis Martina Safitry dkk.(KemendikbudRistek 2022) 

TRIBUNSUMSEL.COM - Artikel berikut memuat Kunci Jawaban Buku Sejarah Kelas 12 Halaman 62 -65 Kurikulum Merdeka, 5 Soal Asesmen Bab 1. 

Kunci jawaban ini untuk menjawab soal-soal pada Buku Sejarah untuk SMA/MA Kelas XII Edisi 1 Penulis Martina Safitry, Indah Wahyu Puji Utami dan Aan Ratmanto.

Buku Sejarah Kelas 12 diterbitkan Penerbit Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2022. (Kunci jawaban kelas 12 lainnya klik di sini)

Pada halaman 62 sampai 65 memuat 5 soal Asesmen Bab 1 Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan. Soal berupa pilihan ganda. 

Selengkapnya soal dan kunci jawaban diolah dari buku panduan guru KemendikbudRistek. 

______________

ASESMEN

Pilihan Ganda

1. Perhatikan potongan surat kabar Asia Raya tanggal 18 Agustus 1945 berikut!

Konvensi Montevideo pada tahun 1933 mengatur tentang syarat diakuinya sebuah negara dalam hubungan internasional. Potongan sumber sejarah di atas menunjukkan terpenuhinya salah satu syarat diakuinya
Indonesia sebagai sebuah negara, yaitu…

a. Memiliki konstitusi
b. Memiliki pemerintahan
c. Memiliki kepala negara
d. Memiliki rencana pembangunan
e. Memiliki lembaga perwakilan rakyat

Kunci Jawaban:

b. Memiliki pemerintahan


2. Perhatikan foto dan keterangan berikut dari Arsip Nasional Republik Indonesia!

Pada tanggal 7 Oktober 1946, Konsulat Jenderal Inggris Lord Killearn memimpin perundingan antara Indonesia dan Belanda di Gedung Konsulat Inggris di Jakarta. Delegasi Indonesia diketuai oleh Perdana Menteri Mr. Sutan Sjahrir, sedangkan Delegasi Belanda diketuai oleh Prof. Schermerhorn. 

Gencatan senjata yang disepakati antara Belanda dan Indonesia pada 30 September 1946 gagal dilaksanakan. Dalam perundingan ini, kedua bilah pihak sepakat untuk membicarakan masalah itu lebih lanjut dalam tingkat panitia yang juga diketuai oleh Lord Killearn. Tampak Konsul
Jenderal Inggris Lord Killearn sedang memberikan sambutan.

Delegasi Belanda duduk di sebelah kiri, tampak dua dari kiri: M van Poll, Dr. HJ van Mook, Prof. Schermerhorn. Delegasi Indonesia duduk di sebelah kanan, tampak Mr. Sutan Sjahrir, Mr. Moh. Roem, dan Mr. Soesanto Tirtoprodjo.

Foto dan kutipan teks dari ANRI tersebut menunjukkan peran penting Inggris dalam perundingan awal antara Indonesia dan Belanda, yaitu…

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved