Remaja Tewas Tawuran di Palembang

Tampang 3 Pelaku Tawuran di Palembang Tewaskan Seorang Remaja, Bawa Tombak Saat Beraksi

Tampang 3 pelaku tawuran di Palembang yang menewaskan seorang remaja diperlihatkan saat Satreskrim Polrestabes Palembang, Sabtu (17/2/2024).

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Tampang 3 pelaku tawuran di Palembang yang menewaskan seorang remaja diperlihatkan saat Satreskrim Polrestabes Palembang, Sabtu (17/2/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tampang 3 pelaku tawuran di Palembang yang menewaskan seorang remaja diperlihatkan saat Satreskrim Polrestabes Palembang, Sabtu (17/2024).

Tiga pelaku ini membawa tombak sepanjang 1,5 meter saat beraksi dan barang bukti tersebut juga sudah diamankan polisi.

Satreskrim Polrestabes Palembang menangkap tiga pelaku tawuran yang menyebabkan satu orang meninggal dunia yakni M Putra Alam (19) di Jalan Mayjen Yusuf Singedekane, Kelurahan Keramasan Kertapati.

Peristiwa tawuran itu terjadi pada 9 Februari 2024 dini hari.

Selain korban meninggal dunia ada dua orang korban lainnya yang mengalami luka yakni Engga dan Rio Ferdin.

Ketiga pemuda yang diamankan Laguna Nopriansyah, Miko Aprilian, dan M Fadil, bersama masing-masing senjata yang mereka gunakan saat tawuran.

Salah satu senjata yang digunakan adalah tombak sepanjang 1,5 meter.

Baca juga: BREAKING NEWS: Massa Tutup Jalinsum Sumsel-Jambi di Muratara, Protes Dugaan Kecurangan Pemilu 2024

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihartono didampingi Kasat Reskrim AKBP Haris Dinzah mengatakan, peristiwa tawuran itu dilatari dua kelompok remaja yang janjian di Instagram untuk melakukan tawuran.

"Antara kelompok barat seberang Ilir yang akun IG Begelo melakukan tawuran dengan kelompok selatan Seberang Ulu akun IG Pandawa Official, mereka saling tantang dan ejek di medsos," ujar Harryo.

Polisi mengamankan pula tiga senjata tajam yang terdiri dari tombak sepanjang 1,5 meter, celurit dan corbek.

Menurut keterangan saksi yang dihimpun penyidik pelaku Laguna alias Rian adalah salah satu orang yang ikut mengeroyok korban M Putra Alam. Sedangkan dua lainnya membacok dua korban luka lainnya.

"Menurut keterangan saksi pelaku ini dibantu teman-teman yang lain. Terdapat ketidaksesuaian keterangan diantara mereka, saling melempar. Yang jelas satu pelaku yang ikut membacok yakni Laguna alias Rian sudah kami amankan," ujarnya.

Kini polisi masih memburu tiga orang DPO pelaku tawuran yang masih berkeliaran. Salah satunya adalah pelaku yang juga membacok korban meninggal dunia.

"Tiga orang masih kita buru," katanya.

Para tersangka dijerat pasal 170 KUHP Ayat 2 angka 3e dengan ancaman pidana kurungan 12 tahun penjara.

Kronologi Tawuran di Palembang Tewaskan Seorang Remaja

Kronologi Putra Alam (19) warga Jalan Remifa Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang tewas dalam aksi tawuran, Jumat (9/2/2024) sekitar pukul 02.30 WIB.

Tepatnya aksi tawuran yang merenggut korban jiwa itu terjadi di Jalan Mayjen Yusuf Singedekane depan Komplek Citraland, Palembang.

Dari informasi yang dihimpun, mulanya korban bersama temannya dan kelompoknya mendatangi lokasi untuk tawuran dengan kelompok IG Enjoy Galo.

Setelah di TKP korban langsung diserang oleh kelompok IG ENJOY GALO dengan menggunakan senjata tajam hingga korban tekapar di jalanan, sementara kelompok IG ENJOY GALO langsung kabur ke arah Jembatan Musi II.

Mendapat info dari unit TKP 602 Musi 2 dan Comand Center, bahwa telah terjadi tawuran yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia, maka Piket Pawas, Panit SPKT, Unit Identikasi dan Piket Reskrim mendatangi TKP tersebut.

Kini jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk di visum oleh dokter forensik.

Ahmad (39) paman korban mengatakan, keluarga baru mendapat kabar ketika korban masih berada di lokasi. Korban Putra baru saja tamat SMA tahun lalu.

"Pas kami tahu korban masih di lokasi, saya sempat ke sana," ujar Ahmad.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti korban meninggal karena menjadi korban tawuran atau berkelahi dengan temannya.

"Nah kurang tahu, dia itu berkelahi ," katanya.

Keluarga korban telah membuat laporan ke SPKT Polrestabes Palembang dengan harapan supaya pelaku yang menyebabkan korban meninggal ditangkap segera.

"Sudah buat laporan di Polrestabes tadi Subuh," tandasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Haris Dinzah mengatakan, anggota piket reskrim dan SPKT Polrestabes Palembang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

"Iya benar kejadiannya ada. Masih kami selidiki," ujar Haris ketika dikonfirmasi.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved