Abdul Aziz Kamis, Caleg DPRD Sumsel : Dengarkan Rakyat dan Bantu dari yang Paling Bawah

Menurut mantan aktivis transparansi anggaran ini, Pendidikan juga baiknya dipisahkan antara applied science (ilmu terapan) dan pure science.

|
Editor: Sri Hidayatun
Tribunsumsel.com/Arief Basuki Rohekan
Abdul Aziz Kamis, seorang aktivis yang menjadi calon legislatif DPRD Sumatera Selatan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dalam podcast Mata Lokal Pemilih di kantor Tribun Sumsel, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG- Permasalahan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi seakan tidak pernah habis-habisnya di negeri ini.

Demikian halnya di Sumatera Selatan, ketiga isu tersebut menjadi sorotan dan perhatian karena memang menjadi permasalahan yang dialami oleh mayarakat menengah ke bawah.

Abdul Aziz Kamis, seorang aktivis yang menjadi calon legislatif DPRD Sumatera Selatan dari Partai Amanat Nasional (PAN) menyuarakan pentingnya perhatian yang lebih di sector pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, untuk membantu rakyat.

“Pendidikan sangat penting untuk semua kalangan, dari masyarakat yang paling bawah sampai menengah atas. Dan pemerintah wajib menyelenggarakan Pendidikan untuk semua kalangan masyarakat,” katanya dalam podcast Mata Lokal Pemilih di kantor Tribun Sumsel, beberapa waktu lalu.

Bahkan Aziz Kamis mengatakan, bukan hanya masyarakat yang tidak mampu, melainkan juga masyarakat yang tidak memiliki kecukupan waktu untuk pendidikan perlu difasilitasi.

“Semisal anak yang membantu orang tuanya dalam mencari nafkah, perlu diperhatian pendidikannya. Karena pendidikan tidak hanya dalam kelas, bias jadi pendidikan luar kelas. Bagaimana pun Pendidikan itu wajib untuk semua dan perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah,” jelasnya.

Menurut mantan aktivis transparansi anggaran ini, Pendidikan juga baiknya dipisahkan antara applied science (ilmu terapan) dan pure science (Ilmu murni).

Baca juga: Heboh PAN Posting Video Diduga Akad Nikah Verrell Bramasta dan Putri Zulkifli Hasan, Gimick Partai?

Baca juga: PAN Targetkan 60 Persen Suara Prabowo-Gibran di Sumsel, Begini Arahan Zulhas ke Kader

Dengan memilah pendidikan seperti itu, generasi penerus bangsa dapat berkembang sesuai dengan keilmuannya. Tidak hanya memenuhi kebutuhan industry sebagai tenaga kerja, tetapi juga generasi bangsa ini akan memiliki peneliti dan menemukan sesuatu yang baru untuk kemajuan bangsa ini.  

Demikain halnya juga terkait minat dan bakat anak yang sebaiknya disinergikan dengan dunia pendidikan sedari dini.

Abdul Aziz Kamis, seorang aktivis yang menjadi calon legislatif DPRD Sumatera Selatan
Abdul Aziz Kamis, seorang aktivis yang menjadi calon legislatif DPRD Sumatera Selatan dari Partai Amanat Nasional (PAN).

“Semisal, anak didik yang memiliki bakat olahraga dan music dapat dikembangkan talentanya yang harus mengorbankan pendidikannya. Sehingga generasi bengsa ini akan melahirkan generasi-generasi terdidik yang berprestasi," ujarnya.

Kenapa pendidikan menjadi perhatian yang pertama? Menurut Aziz Kamis, yang juga penggiat UMKM ini, pendidikan yang baik akan member dampak baik pada sektor-sektor lainnya.

Seperti halnya pengembangan ekonomi, dalam hal ini Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dengan sentuhan pendidikan, pengembangan UMKM dapat berkembang dengan pesat.

Karena menurut Caleg DPRD Sumsel dari PAN ini, persiapan social sangat penting dilakukan dalam mengembangkan UMKM, dan pendidikan adalah salah satu dari tahapan persiapan social itu, yakni pendidikan entrepreneur. 

“Pengembangan UMKM bukan hanya sekedar penyediaan pinjaman bunga ringan. Persiapan sosial sangat penting, dari motivasi pendidikan entrepreneur, seperti managemen, keuangan dan juga pengembangan produk dan pasar. Terlebih sekarang digital marketing sangat berkembang pesat, dengan pendidikan UMKM tidak akan tertinggal,” jelasnya.
 
Menurut Abdul Aziz Kamis yang juga merupakan penggiat desa ini, pendidikan juga akan mempengaruhi perbaikan sector kesehatan.

Bicara Kesehatan tidak meyembuhkan orang sakit, melaikan menciptakan lingkungan dan pola hidup sehat menjadi sangat penting untuk pencegahan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved