Berita Lubuklinggau

RS Dr Sobirin Lubuklinggau Kemalingan, Pencuri 4 Orang Terekam CCTV

RS Dokter Sobirin Lubuklinggau kemalingan, sejumlah perlengkapan dan fasilitas RS dr Sobirin Lubuklinggau hilang dicuri orang tak dikenal.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
RS Dokter Sobirin Lubuklinggau kemalingan, sejumlah perlengkapan dan fasilitas RS dr Sobirin Lubuklinggau hilang dicuri orang tak dikenal, Jumat (26/1/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Rumah Sakit dokter Sobirin di Kota Lubuklinggau Sumatra Selatan (Sumsel) kemalingan.

Kali ini, sejumlah perlengkapan dan fasilitas RS dr Sobirin Lubuklinggau hilang dicuri orang tak dikenal.

Dalam peristiwa ini para pencuri menggasak Televisi (TV) dan Pipa Samator milik rumah sakit.

Atas peristiwa ini pihak keamanan rumah sakit berjaga 24 jam.

Semenjak tidak beroperasi lagi sejak akhir 2023 lalu seluruh fasilitas Rumah Sakit Dr Sobirin tengah dalam pemindahan ke Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Arif salah satu penjaga keamanan Rumah Sakit Dr Sobirin menyampaikan aksi pencurian terjadi dua kali.

Pertama para pelaku mengambil Televisi (TV), pencurian itu terjadi malam hari dan terekam CCTV.

"Untuk pelaku yang mencuri TV itu sempat terekam CCTV, pelakunya empat orang," ungkap Arif pada Tribunsumsel.com, Jumat (26/1/2024).

Baca juga: 31 Kasus DBD per Januari, Dinkes OKU Timur Imbau Terapkan PSN 3M Plus

Dia menceritakan dalam rekaman CCTV itu satu pelaku masuk ke dalam rumah sakit, lalu melepas TV yang tengah terpasang di dinding.

Kemudian setelah berhasil langsung membawanya keluar.

"Satu pelaku duduk diatas motor, dua pelaku menunggu di pagar, sementara satu pelaku masuk ke dalam mengambil TV," ujarnya.

Sedangkan yang terbaru yakni Pipa Samator juga hilang dicuri, posisi pipa samator itu berada di belakang rumah sakit.

Pihaknya tidak menyangka sama sekali bila pipa samator itu juga akan dicuri.

"Posisinya di belakang, kami juga tidak menyangka pipa samator juga akan dicuri," ujarnya.

Arif mengungkapkan, semenjak rumah sakit tidak beroperasi lagi dan dalam proses pemindahan ke Muara Beliti sekarang mereka jaga 24 jam.

"Kami sekarang bukannya jaga barang saja tapi juga jaga maling, setiap malam kami selalu keliling patroli, karena khawatir terjadi lagi," ungkapnya.

Kasus pencurian di RS Sobirin Lubuklinggau ini kata Arif, telah dilaporkan kepada pihak rumah sakit, bahkan pihak rumah sakit telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Lubuklinggau Barat.

"Sudah dilaporkan, tapi belum ditindaklanjuti, alasan pihak kepolisian meminta bukti kuitansi pembelian TV baru ditindak lanjuti," ujarnya.

Sementara untuk mencari kuitansi itu entah dimana, mengingat barang-barang di rumah sakit ini dalam proses pemindahan ke Muara Beliti.

"Bingung juga mau cari kemana, karena barang-barang rumah sakit ini sedang dalam pembongkaran," ungkapnya. (Joy)

Baca berita lainnya langsung dari google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved