Pegawai Kios Semangka Kramat Jati Tewas
Curhat Bos Pegawai Kios Semangka di Pasar Rugi Rp 30 Juta Imbas DJ Pelaku Pembunuhan Siram Air Keras
bos pemilik semangka tempat korban bekerja, Sudarto (55) mengaku merugi Rp30 juta imbas insiden pegawainya tewas disiram air keras di pasar Kramatjati
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Sebelumnya, video rekaman CCTV memperlihatkan peristiwa pembacokan terhadap pedangang semangka di pasar Kramat Jati viral di media sosial.
Awalnya, DJ yang mengenalkan hoodie hijau dengan penutup wajah tanpa basa-basi datang menyiram korban dengan cairan dudga kuat adalah air keras.
Sutomo mengalami serangan membabi buta di kios semangkanya pada sekitar pukul 01.00 WIB.
Tak sampai itu, Dede juga memukuli korban yang hanya bisa menunduk karena tersiram air keras.
Bahkan saat itu Sutomo tampak seketika kesakitan, dan sejumlah kulit semangka yang berada di sekitar kios tampak melepuh terkena cipratan.
Mengetahui korban lemah, pelaku lantas mengeluarkan sebuah celurit dari dalam jaketnya.
Ia kemudian membacok Sutomo beberapa kali hingga membuat tubuh korban berdarah.
DJ terdengar beraksi sambil berteriak bak meluapkan kekesalannya.
Tubuh Sutomo akhirnya ambruk setelah celurit yang dibawa Dede menancap di bahunya.
Setelah itu DJ kabur dan meninggalkan Sutomo yang terluka parah.
Sutomo kemudian melambaikan tangannya lalu berteriak minta tolong dengan kondisi berdarah ke orang sekitar di pasar.
"Tolong," teriaknya dikutip dari video yang diunggah Instagram merekamjakarta, Selasa (9/1/2024).
Saat kejadian tersebut, para pembeli dan pedagang lain di Pasar Induk Kramat Jati lainnya tidak dapat berbuat banyak untuk menolong Sutomo.
Sebab, mereka takut menjadi sasaran penyerangan pelaku yang membawa air keras dan celurit.
"Karena pelaku bawa senjata jadi enggak ada yang berani menolong. Setelah pelaku pergi baru pada menolong. Kalau saya pas kejadian enggak ada di lokasi karena masuk (kerja) siang)," ujarnya.
Usai melakukan aksinya, sang pelaku kabur meninggalkan Sutomo dalam kondisi terluka parah.
"Setelah membacok itu pelaku kabur. Korban awalnya masih hidup, tapi pas dibawa pedagang lain ke RS Harapan Bunda di sana meninggal. Kemungkinan kehabisan darah," tutur Imron.
Lalu Sutomo sempat dibawa Rumah Sakit (RS) Harapan Bunda.
Namun naas, nyawa Sutomo tak dapat diselamatkan meski sudah sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Sutomo tidak tertolong diduga akibat kehabisan darah karena luka kekerasan senjata tajam.
Kini jenazah Sutomo sudah dibawa jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kramat Jati ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk proses autopsi keperluan penyelidikan.
Kata Imron, korban sudah bekerja di kios semangka Pasar Induk Kramat Jati atau tempat kejadian perkara, sudah sekitar delapan bulan.
"Korban itu kerja di sini (kios semangka) sudah sekitar delapan bulan. Sebelumnya dia juga kerja di Pasar Induk Kramat Jati. Setahu saya dia ngontrak di sekitar Pasar, tapi saya enggak tahu pasti," tuturnya.
Pelaku Diringkus di Pamulang
DJ alias Dede Jaya diringkus oleh Unit Reskrim Polres Kramat ketika bersembunyi pada rumah seorang kerabat di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan.
"Pelaku dapat kami amankan kurang dari 12 jam setelah kejadian. Karena ketika kami dapat informasi kejadian itu pukul 04.00 WIB," kata Kompol Tuti Aini selaku Kapolsek Kramat Jati di Jakarta Timur, Senin (8/1/2024) dilansir dari Tribun Jakarta.
Bahkan ia memasang raut wajah sang pelaku sadis itu datar ketika rumahnya dikepung polisi.
DJ juga terlihat sangat tenang meskipun kedua tangannya diborgol.
Saat ditanya soal aksinya terkait pembunuhan Sutomo, DJ memberikan reaksi biasa tanpa adanya penyesalan.
"Siapa namamu?" tanya polisi.
"Dede Jaya," jawabnya.
Setelah diringkus, polisi menggelandangnya ke Polsek Kramat Jati.
Barang bukti diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Kramat Jati dari pelaku di antara satu jaket berwarna hijau yang sebelumnya dikenakan DJ saat membunuh Sutomo.
Kemudian sebilah celurit digunakan untuk membacok korban, dan rekaman CCTV dari kios semangka di los buah Pasar Induk Kramat Jati tempat Sutomo bekerja yang menyorot kejadian.
"Alhamdulillah ya berkat kerjasama semua rekan-rekan Polsek bergabung bersama Jatanras Polres. Dan informasi rekan-rekan dari Pasar Induk akhirnya pelaku tertangkap," ujarnya.
Penyesalan Dede Jaya alias DJ usai bunuh pegawai kios semangka, kini terncam penjara 15 tahun.
Baca juga berita lainnya di Google News
Tribunsumsel.com
Pegawai Kios Semangka Kramat Jati Tewas
Curhat Bos Pegawai Kios Semangka
berita nasional
Asal Muasal Air Keras yang Digunakan DJ Siram Pegawai Kios Semangka, Beli Online, Lama Dipendam |
![]() |
---|
Nasib Basori Korban Kena Imbas DJ Siram Air Keras Pedagang Semangka, Alami Luka Bakar dan Jadi Saksi |
![]() |
---|
Kondisi Basori Warga yang Terkena Air Keras Saat DJ Bunuh Pegawai Kios Semangka, Alami Luka Bakar |
![]() |
---|
Nasib DJ Usai Bunuh Pegawai Kios Semangka Gegara Istri Selingkuh Terancam Penjara 15 Tahun, Menyesal |
![]() |
---|
Janji Pegawai Kios Semangka Nikahi Istri DJ Gegara Selingkuh Diingkari Malah Menantang Buat Murka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.