Seputar Islam

Naskah Khutbah Jumat Bertemakan Hari Guru Nasional 25 November 2023 Beserta File PDF Unduh Disini

Berikut ini merupakan isi naskah khutbah Jum'at bertemakan Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November, singkat dan penuh inspirasi

TRIBUNSUMSEL.COM
Naskah Khutbah Jumat Bertemakan Hari Guru Nasional 25 November 2023 Beserta File PDF Unduh Disini 

TRIBUNSUMSEL.COM - Berikut ini merupakan isi naskah khutbah Jum'at bertemakan Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November, singkat dan penuh inspirasi. Tersedia pula dalam format PDF yang dapat diunduh melalui link dibawah ini.

_________________

"Meraih Berkah Ilmu dengan Menghormati Seorang Guru"

Khutbah Pertama

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى: يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Pekan lalu kita memperingati Hari Guru pada tanggal 25 November. Guru adalah orang yang ucapan dan perilakunya menjadi teladan bagi para muridnya. Tidak berlebihan jika para guru dinobatkan sebagai pahlawan bagi anak-anak kita, yang dari mereka putra-putri kita bisa belajar dan memperoleh ilmu.

Tidak salah jika kita katakan bahwa guru adalah orang hebat yang melahirkan banyak orang hebat.

Hari guru harus menjadi nasihat bagi kita dalam memuliakan dan menghormati guru kita. Sekali saja mereka mengajarkan satu huruf, maka tidak ada istilah dalam kamus kita, ia adalah mantan guruku. Selamanya ia adalah guru kita, dulu, sekarang, dan sampai kapan pun.

Peradaban gemilang dibangun dari batu-bata keilmuan yang berkualitas. Masih ingatkah kita kisah Kaisar Jepang Hirohito pada perang dunia II?

Saat Hiroshima dan Nagasaki luluh lantak oleh bom atom, sang kaisar mengumpulkan para jenderalnya. Para jenderal menduga bahwa kaisar akan melakukan serangan balasan.

Dugaan mereka meleset. Kaisar ternyata bertanya berapa jumlah guru yang selamat. Kaisar Hirohito mengatakan bahwa Jepang telah jatuh.

Kejatuhan ini dikarenakan mereka tidak belajar. Jenderal dan tentara Jepang boleh jadi kuat dalam senjata dan strategi perang, tetapi tidak memiliki pengetahuan mengenai bom yang telah dijatuhkan Amerika.

Kaisar Hirohito menambahkan bahwa Jepang tidak akan bisa mengejar Amerika jika tidak belajar. Dia kemudian mengimbau pada para Jenderalnya untuk mengumpulkan seluruh guru yang tersisa di seluruh pelosok Jepang. Sebab, kepada para gurulah seluruh rakyat Jepang kini harus bertumpu, bukan pada kekuatan pasukan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved