Breaking News

Mahasiswi FKH Unair Tewas Dalam Mobil

Sosok BC Mahasiswi FKH Unair Tewas di Dalam Mobil, Pertama Kali Ditemukan Satpam

Inilah sosok mahasiswi FKH Unair yang tewas di dalam mobilnya, pilu pilih akhiri hidupnya karena ngaku banyak masalah...

|
Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Weni Wahyuny
Tribun Jakarta/Dok Polresta Sidoarjo / Kompas.com
Sosok BC Mahasiswi FKH Unair Tewas di Dalam Mobil, Pilu Akhiri Hidup Karena Banyak Masalah 

Kedua petugas tersebut memastikan jika perempuan di dalam mobil itu sudah meninggal dunia.

Mereka pun langsung menghubungi pihak kepolisian untuk mengevakuasi.

"Kami turun dan lakukan olah TKP. Terus ditemukan, kepalanya (korban) terbungkus plastik, bagian lehernya terlakban, terus ada selangnya terhubung ke gas helium," jelasnya.

Baca juga: Reaksi Kepsek SD Pekalongan Kasus Siswa Luka di Kepala Dibanting Teman Viral, Sebut Masalah Selesai

Baca juga: Kisah ODGJ Diduga Bunuh Bocah 4 Tahun di Nganjuk, Korban Ditemukan di Kotak Sampah Bersimbah Darah

Ilustrasi
Ilustrasi (Tribun Medan)

Tak hanya itu, BC juga meninggalkan surat wasiat yang tertulis dalam bahasa Inggris berisi permintaan maaf kepada keluarga.

"Iya ada (surat), kurang lebih tentang ada permasalahan hidup, pakai bahasa Inggris. Kemudian permintaan maaf kepada saudara, kakak, adik, dan ibunya," ujar dia.

Saat ini, jenazah perempuan itu tengah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur (Jatim), untuk mengetahui motif tewasnya mahasiswi tersebut.

"Kita otopsi dulu, kemudian cek di handphone-nya, pemeriksaan saksi, ke rumah tinggalnya. Mungkin besok atau paling lambat lusa, ada kesimpulannya," tutupnya.

Paling Disayang

Hal ini dijuga dibenarkan oleh ayah korban, Gunawan bila putrinya meninggalkan surat wasiat untuk kedua orangtuanya.

Inti surat yang ditulis dalam bahasa Inggris, setelah membuka mata untuk melihat dunia ternyata dunia juga tidak bersih.

Gunawan juga menjelaskan, tindakan yang dilakukan putrinya menggunakan gas helium.

"Saya sampai sekarang belum tahu, gas helium itu didapatkan dari mana. Ada dugaan gas helium dibeli lewat online," jelasnya. Dikutip dari TribunJatim.com, Senin (6/11/2023).

Sementara surat yang ditujukan untuk ibunya meminta maaf kalau telah menjaga selama ini.

"Mungkin sudah tidak kuat lagi menahan derita di dunia. Namun derita apa kami juga tidak tahu," ungkapnya.

Dalam surat wasiat yang ditulis dua lembar tidak tertuang alasannya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved