Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Subang

Sosok Yanti Istri Yoris yang Dicatut di Kasus Subang, Heboh Dituding Bawa Dana Bos Yayasan

Inilah sosok Yanti selaku istri Yoris, anak sulung Yosef pelaku pembunuhan Tuti dan Amalia di Subang, disorot diduga menguasai uang yayasan...

Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Moch Krisna
TribunnewsBogor.com
Sosok Yanti Istri Yoris Kuasai Uang Yayasan Kasus Subang, Disorot Terlibat Kematian Tuti dan Amalia 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri


TRIBUNSUMSEL.COM - Inilah sosok Yanti selaku istri Yoris, anak sulung Yosef pelaku pembunuhan Tuti dan Amalia di Subang.

Sosok Yanti merupakan istri dari Yoris yakni anak sulung Yosef.

Yanti kini menjadi sorotan lantaran diduga menguasai uang Yayasan Bina Prestasi Nasional usai kasus Subang.

Padahal sejak awal Yoris sempat menuding ayahnya, Yosef Hidayah, mencairkan uang setelah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu wafat.

Yoris anak Yosef dan istrinya rupanya masuk ke dalam daftar nama tersangka kasus pembunuhan sadis Subang, Jawa barat. Alhasil mereka pun langsung menyewa pengacara
Yoris anak Yosef dan istrinya rupanya masuk ke dalam daftar nama tersangka kasus pembunuhan sadis Subang, Jawa barat. Alhasil mereka pun langsung menyewa pengacara (Istimewa/Kolase)

Namun kini terungkap jika Yanti ikut campur masalah Yayasan dan menyimpan uang tersebut dengan Yoris di dalam kamarnya.

Hal itu diungkap oleh mantan bendahara Yayasan Bina Prestasi Nasional, Dedi.

Menurut penuturan Dedi, dirinya diminta oleh Yoris untuk mencairkan dana pascakejadian pembunuhan Tuti dan Amel.

Bahkan ia sampai dua kali mencairkan dana BOS tersebut.

"Pencairan pertama itu Januari 2022 untuk dana BOS SMK, kedua bulan Februari 2022 untuk dana BOS SMP," kata Dedi dilansir dari Youtube Heri Susanto, Selasa (31/10/2023).

Untuk pencairan dana BOS SMP Sarangpanjang dilakukan pada tanggal 17 Februari 2022.

Pencairan itu dilakukan oleh Dedi bersama Kepala Sekolah SMP Sarangpanjang, Adang.

"Diminta sama Yoris lewat telepon 2 hari sebelum pengambilan pencairan. Katanya Pak Dedi ada pencairan, cek dulu," tutur Dedi.

Saat dicek, ternyata ada dana yang masuk yakni senilai Rp 51.852.000.

Kemudian Dedi bersama Adang pun lanjut mencairkan dana tersebut ke Bank.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved