Berita Muba

Terlanjur Viral Panti Asuhan Elnuza Sekayu Muba Kena Prank Donatur, Fakta Terungkap

Terlanjur viral Panti Asuhan Elnuza di Sekayu Muba kena prank donatur yang membawa kembali bantuan usai foto-foto dengan anak panti, fakta terungkap.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/FAJERI
Terlanjur viral Panti Asuhan Elnuza di Sekayu Muba kena prank donatur yang membawa kembali bantuan usai foto-foto dengan anak panti, fakta terungkap. Donatur yang mengaku bernama Rewilson Emanuel mendatangi lagi panti asuhan Elnuza untuk mengklarifikasi viralnya bantuan yang dinarasikan prank, Kamis (26/10/2023) 

TRIBUNSUMSEL.COM,SEKAYU - Terlanjur viral Panti Asuhan Elnuza di Sekayu Musi Banyuasin kena prank donatur yang membawa kembali pulang bantuan usai foto-foto dengan anak panti.

Fakta terungkap ternyata informasi viral tersebut karena salah paham antara donatur dan pengurus panti.

Klarifikasi donatur disampaikan melalui video yang dibagikan pengurus panti bernama Sarmi.

Donatur yang sempat dikatakan melakukan prank tersebut diketahui bernama Rewilson Emanuel datang kembali ke panti untuk menjelaskan duduk persoalan bantuan yang sudah terlanjur viral tersebut.

Di dalam video tersebut, Emanuel menjelaskan bantuan tersebut sudah diberikan sebelumnya pada hari Senin (23/10/2023) sore.

"Senin sore barangnya sudah saya serahkan," kata Emanuel, Kamis (26/10/2023).

Baca juga: Pria Muda Warga Jakabaring Dikeroyok Diancam Pistol, Gegara Tegur Pengendara Motor Ngebut

Kemudian pada Selasa (24/10/2023) Emanuel kembali mendatangi panti dengan maksud berfoto dengan penghuni panti sebagai tanda bukti penyerahan bantuan yang sudah diberikan sebelumnya.

"Sebenarnya saya sudah kasih tahu sebenarnya ini cuma numpang foto saja, tapi karena kesibukan mereka (panti) lupa sama saya karena kesibukan mereka," kata dia.

Pada momen itu Emanuel meminta maaf pada pengurus panti asuhan atas kekeliruan yang terjadi.

"Saya mohon maaf karena saya lupa untuk konfirmasi ulang bahwa saya orang yang datang kemarin ke sini," kata dia.

Pengurus Panti bernama Sarmi dalam keterangan unggahannya mengaku dia sebagai manusia biasa yang tidak luput dari dosa.

Ia mengaku akan menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran baginya.

"Aku manusia biasa yg tak luput dari dosa, tuhan saja maha pengampun apa lagi aku manusia biasa ini jadi pelajaran buat kita semoga silaturahmi kita ke depannya lebih baik lagi," tulis Sarmi.

Kedua belah pihak sudah saling memaafkan atas kejadian tersebut.

"Kami sudah saling memaafkan kepada seluruh yg membaca status kami atas nama Sarmi sarmiati mohon maaf jangan disebarluaskan lagi," tulisnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved