Berita Palembang

PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni Bagikan Tips Jaga Kesehatan Hadapi Kabut Asap, Akui Tak Minum Vitamin

PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni Bagikan Tips Jaga Kesehatan Hadapi Kabut Asap, Akui Tak Minum Vitamin

TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA TRISNAWATI
Agus Fatoni Pj Gubernur Sumsel saat diwawancarai di kantornya mengungkap tips menjaga kesehatan meski harus beraktivitas di wilayah kabut asap, Jumat (13/10/2023) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pj Gubernur Sumsel membagikan tips dirinya bisa tetap sehat meski melakukan aktivitas di wilayah yang sedang dikepung kabut asap. 

Diketahui, kondisi udara di kota Palembang dan beberapa wilayah Sumsel lainnya masih dalam kondisi tidak sehat akibat pekatnya kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih merajalela. 

Bahkan berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kota Palembang masih diatas 200 mikro gram per meter kubik yang menandakan buruknya kualitas udara. 

Baca juga: Eddy Ganefo Ditahan Kejati Sumsel, Bacaleg Hanura Terjerat Dugaan Penipuan

Meskipun begitu tak menghalangi Pj Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari, dengan jadwal yang cukup padat. 

Lalu apa tips kesehatan dari Pj Gubernur Sumsel agar tetap fit saat beraktivitas dikondisi yang masih kabut asap.

"Menjaga kesehatan untuk pertama jaga pola makan, jaga pola hidup dan jaga pola pikir. Itulah yang membuat kita sehat selalu," kata Agus Fatoni saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (13/10/2023).

Menurut Agus, masyarakat sebaiknya melanjutkan kebiasaan untuk menerapkan pola hidup sehat sebagaimana yang dilakukan pada masa pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. 

Diantara yang mesti diterapkan yakni bagi orang sakit sebaiknya menggunakan masker serta rutin mencuci tangan dengan sabun.

Blak-blakan, Agus Fatoni mengaku ia tak mengkonsumsi vitamin sebagai pendukung untuk menjaga kesehatannya. 

"Saya tidak minum vitamin, tapi lebih menjaga pola makan makannya yang sehat," ungkapnya.

Kata dia, kebiasaan pola hidup tersebut yang membuatnya tetap sehat meski dalam keseharian memiliki agenda yang padat. 

"Jaga pola pikir kita, yang bukan urusan kita tidak usah dipikirkan, lewatkan saja. Urusan banyak, ya dibagi-bagi tugas. Semakin k eatas semakin besar tugasnya dan semakin bawah semakin teknis tugasnya," ungkapnya.

Terkait kabut asap, dia mengatakan, secara umum memang ada perbedaan dampak kabut asap, tapi aktivitas harus terus berjalan.

"Alhamdulillah tidak berpengaruh dan semoga tetap sehat-sehat semua. Untuk anak-anak sekolah yang daring masih daring, disesuaikan saja dengan kondisi masing-masing kabupaten/kotanya," ungkapnya 
 

 

Baca artikel menarik lainnya di google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved