Berita Palembang
COD Jualan Baju, Pria Muda Jadi Korban Pengeroyokan di Palembang, Dibacok dan Dipukuli
Ketemuan COD jualan baju dengan pembeli, pria muda jadi korban pengeroyokan di Palembang, korban dibacok dan dipukuli sejumlah pelaku.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ketemuan COD jualan baju dengan pembeli, pria muda jadi korban pengeroyokan di Palembang, korban dibacok dan dipukuli sejumlah pelaku.
Aksi pengeroyokan dialami korban bernama M Ramadhan (21) warga Perum Griya Asri Blok P,
Kecamatan Gandus Palembang.
Pengeroyokan terjadi di depan hotel Galaxy Musi II, Kecamatan Gandus Palembang, Rabu (11/10/2023) sekitar pukul 19.30.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka bacok di punggung belakang dan luka memar di bagian kepala dan muka sebelah kiri.
Atas kejadian itu, korban M Ramadhan dan saksi M Dutah Pratama melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polrestabes Palembang, Kamis (12/10/2023).
Baca juga: Ratusan Peserta Apel Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas di Palembang, Upaya Tekan Lakalantas
Kepada petugas saksi Dutah mengatakan, saat itu ia memposting jualan baju di Facebook, kemudian terlapor yang tidak di kenalnnya tertarik dan mengajak COD.
"Kemudian saya meminta korban menemani saya untuk COD di Tempat Kejadian Perkara (TKP)," kata kepada petugas piket SPKT Polrestabes Palembang.
Setelah bertemu terlapor ini mengecek baju tersebut. Berselang beberapa saat munculah terlapor Dandi dan Risky dan kawan-kawannya.
Mereka langsung melakukan pengeroyokan hingga membuat saksi dan korban kabur, namun korban ditarik salah satu terlapor hingga terjatuh dari motor.
"Kami hendak kabur, tapi korban ditarik oleh para terlapor. Saya berhasil menyelamatkan diri, sedangkan teman saya itu mendapatkan bogem mentah hingga luka bacokan," ungkapnya.
Lanjutnya, dari antara rombongan terlapor tersebut pernah berselisih paham dengannya.
"Salah satu terlapor ini pernah berselisih paham dengan saya tentang masalah mantan pacar terlapor," katanya.
Kemudian terlapor menantang ia untuk berkelahi, tapi tidak ia hiraukan.
"Mungkin karena masalah itu terlapor dendam, dan nekat melakukan aksi itu," ungkapnya.
Ia berharap agar terlapor dapat tertangkap atas laporan yang di buat oleh temannya tersebut. "Saya harapkan para terlapor ini tertangkap dan bertanggung jawab atas ulahnya," katanya.
Sementara itu, laporan korban sudah diterima anggota Piket SPKT Polrestabes Palembang, dan akan di serahkan ke Unit Reskrim Polrestabes Palembang. (sripoku/andyka wijaya)
Baca berita lainnya langsung dari google news
Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 pada Anak, DSA Sebut Pentingnya Pola Hidup Sehat Sejak Dini |
![]() |
---|
Pemprov Sumsel Pastikan Rombak Manajemen Sejumlah BUMD, DPRD Dorong Profesionalitas |
![]() |
---|
Viral Tukang Susu Keliling Diduga Berbuat Asusila ke Siswa SDN 113 di Sako Palembang, Sekolah Tegas |
![]() |
---|
Herman Deru Pastikan Pembangunan Palembang New Port Seluas 59 Hektare di Tanjung Carat Siap Dibangun |
![]() |
---|
Diabetes dan TBC Masih Signifikan di Indonesia, Generali Ajak Masyarakat Rutin Cek Kesehatan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.