KPK Geledah Rumah Menteri Pertanian

Harvick Hasnul Ambil Alih Tugas Syahrul Yasin Limpo yang Hilang Kontak Usai Rumahnya Digeledah KPK

Harvick Hasnul Qolbi mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar tugas di Kementerian Pertanian tetap berjalan.

Editor: Slamet Teguh
Kolase Tribunsumsel.com
Harvick Hasnul Ambil Alih Tugas Syahrul Yasin Limpo yang Hilang Kontak Usai Rumahnya Digeledah KPK 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi terpaksa menjalankan tugas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Hal itu dikarenakan Syahrul Yasin Limpo dikabarkan hilang kontak setelah rumah dinasnya digeledah KPK.

Padahal sesuai rencana, Syahrul Yasin Limpo sudah harus sudah tiba di Indonesia pada akhir pekan.

Harvick Hasnul Qolbi mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar tugas di Kementerian Pertanian tetap berjalan.

 "Tentu secara organisasi, pak presiden mengarahkan kita agar Tupoksi tetap berjalan sesuai tugas masing-masing  di Kementan. Utamanya menyangkut teknis ada 5 ditjen 4 badan 1 sekjen, 1 irjen ini kita harus berjalan tidak boleh berhenti karena bagian dari pelayanan masyarakat," kata dia usai rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (3/10/2023).

Ia mengatakan dengan tidak diketahuinya keberadaan SYL, maka tugas Menteri Pertanian akan diemban sementara olehnya.

"Ya tentu, itu secara otomatis memang karena saya pejabat yang satu kotak dengan pak menteri. Sama-sama dilantik oleh Pak presiden, tentu mengisi kekosongan  apalagi bersifat kebijakan, keputusan-keputusan stategis tentu tidak harus berhenti," katanya.

Harvick mengaku belum mengetahui posisi SYL sekarang. Belum ada kontak sama sekali antara dirinya dengan Mentan usai kunjungan kerja ke luar negeri.

"Kita belum kita ini posisi terakhirnya. Belum ada kontak sama sekali," katanya.

Pihak Kementan kata Harvick tidak melakukan pencarian keberadaan SYL. Pasalnya aparat penegak hukum pasti telah melakukan pencarian.

"Kelihatannya pemerintah tentu instansi yang bertanggung jawab soal ini mungkin sudah mulai mencari posisi keberadaan oak menteri kita," pungkasnya.

Hilang Kontak

Nama Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo kini tengah menjadi perhatian publik di Indonesia.

Hal itu dikarenakan, Syahrul Yasin Limpo dikabarkan hilang kontak saat berada di luar negeri.

Ini tentu menjadi perhatian, karena hilang kontaknya Syahrul Yasin Limpo terjadi pasca rumah dinasnya digeledah KPK.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengatakan, pihaknya saat ini kehilangan kabar atau lost contact dengan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

Menurut Harvick, pihaknya terus mencari keberadaan Menteri Syahrul.

"Betul. Jadi sampai hari ini kita terus mencari keberadaan Pak Menteri karena memang sampai detik ini kita belum ada kabar mengenai keberadaan Pak menteri sampai hari ini," ujar Harvick di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/10/2023).

Menteri Syahrul menjadi sorotan publik karena baru-baru ini rumah dinasnya digeledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Harvick menyampaikan, informasi yang terakhir diterimanya, Menteri Syahrul berada berada di Spanyol.

Ketika itu, Menteri Syahrul bersama sejumlah pejabat eselon Kementerian Pertanian.

Para pejabat eselon itu sedang ikut dalam kunjungan kerja Menteri Syahrul ke negara tersebut.

Namun, menurut Harvick, akhirnya rombongan tersebut terpisah dengan Menteri Syahrul.

"Eselon I ada yang ikut tiga orang, juga ada eselon II yang ikut kunjungan kerja Pak Menteri, dan ada beberapa staf," tutur Harvick.

"Kembali ke Tanah Air-nya ini memang masing-masing karena mungkin tiket juga terbatas. Akhirnya terpisah," kata dia.

Saat ditanya apakah ada indikasi bahwa Menteri Syahrul kabur dari kasus yang sedang ditangani oleh KPK saat ini, Harvick menegaskan tidak.

"Wah insya Allah sih enggak ya. Mudah-mudahan Kita doakan bersama-sama agar bisa selesai. Insya Allah," tutur Harvick.

Ia mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan Menteri Syahril sebelum acara kunjungan ke Spanyol.

Harvick juga tidak tahu saat ini di mana keberadaan menteri dari Partai Nasdem itu.

"Ini belun tahu kita ini posisi akhirnya. Belum. Belum ada kontak sama sekali," ujar dia.

"Kelihatannya pemerintah, tentu instansi yang bertanggung jawab sama hal ini sudah mungkin sudah mulai mencari posisi keberadaan Pak Menteri kita," tutur Harvick.

Baca juga: Mentan Syahrul Yasin Limpo Hilang Kontak di Luar Negeri Setelah Rumah Dinasnya Digeledah KPK

Baca juga: Tegas, Mahfud MD Minta Penemuan 12 Senjata Api di Rumah Dinas Syahrul Yasin Limpo Diproses Hukum

Rumah Syahrul Yasin Limpo Digeledah

Dalam penggeledahan ini, penyidik lembaga antirasuah mengamankan uang puluhan miliar dalam bentuk rupiah dan mata uang asing.

Selain uang, penyidik menemukan dan mengamankan 12 pucuk senjata api.

Kendati kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian sudah naik tahap penyidikan, KPK hingga kini belum mengungkap identitas para tersangka.

"Di KPK ada SOP (standard operating procedure), dalam proses penyidikan itu pasti sudah ada yang ditetapkan jadi tersangka," ujar Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2023).

Sementara itu, saat rumah dinasnya digeledah, Syahrul Yasin Limpo disebut sedang berada di Roma, Italia.

Dalam unggahan di akun Instagram resminya, Syahrul Yasin Limpo mengatakan sedang berada di Roma Italia, untuk menghadiri forum Global Conference on Sustainable Livestock Transformation yang diadakan oleh FAO (Food and Agriculture Organization/Organisasi Pangan dan Pertanian).

"Dalam pertemuan ini, saya mengajak seluruh negara untuk memperkuat kerja sama dalam mengatasi berbagai masalah di bidang pangan. Sebab, ini sektor strategis yang bisa berdampak luas," tulisnya di akun @syasinlimpo pada Selasa (26/9/2023).

Syahrul Yasin Limpo juga masih memuat unggahan soal kehadirannya di forum yang diinisiasi FAO sehari kemudian atau pada Rabu (27/9/2023).
Salah satu unggahan terbaru akun itu merekam kegiatan pembelajaran smartfarming Syahrul di Almeira Spanyol.

Video itu diunggah 14 jam lalu atau pada Kamis (28/9/2023) sore.

Hasil Temuan di Rumah Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang Digeledah KPK, Ada Sejumlah Uang (Kolase Tribunsumsel.com)
Kapan Diperiksa

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak dalam penyidikan perkara dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Lalu kapan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) akan dipanggil tim penyidik KPK?

Karena sebagaimana diketahui, Mentan SYL diduga jadi salah satu pihak yang dimintai pertanggungjawaban hukumnya oleh KPK.

 "Apakah akan dilakukan pemanggilan baik itu terhadap tersangka atau saksi, iya. Dalam proses penyelesaian sebuah perkara dari laporan masyarakat penyelidikan dan penyidikan, tentu diawali dengan pengumpulan informasi data dan bukti terlebih dahulu," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (3/10/2023).

"Setelah kami kumpulkan semuanya akan kami konfirmasi ke para saksi untuk hadir ke KPK dan diperiksa," imbuhnya.

Ali mengharapkan tersangka maupun saksi yang akan dipanggil agar bersikap kooperatif. 

Tujuannya supaya perkara yang tengah diusut KPK ini semakin terang benderang.

"Jadi siapa pun yang diduga mengetahui seluruh perbuatan para tersangka ini kami pastikan akan dipanggil jadi saksi. Dan kami harap pada kesempatan ini siapa pun yang dipanggil oleh penyidik kami harapkan kooperatif hadir," kata Ali.

Dalam penyidikan kasus ini, KPK telah menggeledah rumah dinas SYL dan kantor Kementan Pertanian di kawasan Ragunan.

Dari giat di rumah SYL itu, KPK mengamankan uang senilai Rp30 miliar yang terdiri dari pecahan mata uang asing dan rupiah.

Lembaga antirasuah turut mengamankan 12 pucuk senjata api yang kemudian diserahkan ke kepolisian. (Tribunnews.com/ Kompas.com)

(Tribunnews.com/ Kompas.com)

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved